HUBUNGAN PENGARUH GAYA HIDUP DAN IMT TERHADAP ANEMIA PADA REMAJA PUTRI : STUDI CROSS-SECTIONAL

Authors

  • Siti Faridah Program Studi Sarjana Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Intan Martapura, Banjar, Indonesia
  • Rusdiana Rusdiana Program Studi Pendidikan Profesi Ners, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Intan Martapura, Banjar, Indonesia
  • Melinda Restu Pertiwi Program Studi Sarjana Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Intan Martapura, Banjar, Indonesia
  • Heryyanoor Heryyanoor Program Studi Sarjana Administrasi Rumah Sakit, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Intan Martapura, Banjar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.55544

Keywords:

Anemia, Gaya Hidup, Gizi, Indeks Massa Tubuh, Remaja Putri

Abstract

Di Indonesia, anemia menjadi masalah yang belum bisa diatasi dimana anemia mengakibatkan kurangnya hemoglobin yang membawa oksigen ke seluruh tubuh.Upaya pencegahan anemia pada remaja putri melalui edukasi gizi seimbang, perbaikan pola makan, perubahan gaya hidup sehat, dan pemantauan indeks massa tubuh secara berkala. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada hubungan antara gaya hidup dan Indeks Massa Tubuh dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMP Negeri 4 Martapura. Penelitian kuantitatif dengan metode cross sectionl sampel berjumlah 64 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner tentang Gaya Hidup dan Indeks Massa Tubuh, juga menggunakan alat cek Hb dan alat pengukuran tinggi badan dan berat badan menggunakan microtoise dan timbangan digital dan Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara gaya hidup dengan kejadian anemia pada remaja putri. Remaja putri dengan gaya hidup kurang baik memiliki risiko anemia 4,193 kali lebih besar dibandingkan dengan yang memiliki gaya hidup baik. Terdapat hubungan antara gaya hidup dengan kejadian anemia pada remaja putri, sedangkan indeks massa tubuh tidak berhubungan secara signifikan dengan kejadian anemia.

References

Dahlia, M., Rahmadani, F., & Yuliani, N. (2023). Faktor Risiko Anemia Pada Remaja di Indonesia. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 15(3), 211-219

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Anemia pada Remaja Putri dan Wanita Usia Subur. Jakarta: Kemenkes RI

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Dampak Anemia Pada Kesehatan Remaja. Jakarta: Kemenkes RI

Utami, U., & Pratiwi, P. (2023). Dampak Anemia Berat Terhadap Fungsi Kardiovaskuler. Jurnal Keperawatan Klinis

World Health Organization. (2020). World Health Statistic 2020: Monitoring Health For The SDGs. Geneva: WHO

World Health Organization. (2023). Anaemia in Adolescent: Global Prevalence and Health Consequences. Geneva: WHO

Downloads

Published

2026-03-19

Issue

Section

Articles