EFEKTIVITAS EDUKASI DAN PENDAMPINGAN TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN KELUARGA MENGALAMI PENYAKIT DEGENERATIF

Authors

  • Ihwannur Yahya Barus Program Studi Sarjana Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Intan martapura, Banjar, Indonesia
  • Insana Maria Program Studi Sarjana Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Intan martapura, Banjar, Indonesia
  • Martini Nur Sukmawaty Program Studi Sarjana Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Intan martapura, Banjar, Indonesia
  • Taufik Hidayat Program Studi Pendidikan Profesi Ners, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Intan Martapura, Banjar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.55539

Keywords:

Edukasi, Keluarga, Pendampingan, Penyakit Degeneratif, Tingkat kecemasan

Abstract

Penyakit degeneratif merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang terus meningkat di Indonesia dan menyebabkan tingginya angka morbiditas, mortalitas, beban ekonomi pada masyarakat. Pemahaman keluarga tentang penyakit degeneratif dan mengatasi kecemasan dapat dilakukan dengan pemberian pendidikan kesehatan.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi dan pendampingan terhadap penurunan tingkat kecemasan pada keluarga yang memiliki anggota keluarga dengan penyakit degeneratif di wilayah kelurahan Syamsudin Noor Banjarbaru. Didapatkan hasil p value sebesar 0.000, dimana p < 0.005 sehingga adanya efektivitas edukasi dan pendampingan terhadap penurunan tingkat kecemasan keluarga dengan anggota keluarga mengalami penyakit degeneratif. Penilitian kuantitatif dengan Quasy Eksperimental Desain dengan menggunakan metode two group pretest postest with control design. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat kelurahan Syamsudin Noor Banjarbaru. Sampel 60 orang responden. Teknik pengambilan sampling pada penelitian ini melalui metode Consecutive sampling. Instrumen yang digunakan penelitian ini yaitu dengan kuesioner, kuesioner tentang tingkat kecemasan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon, Didapatkan hasil p value sebesar 0.000, dimana p < 0.005 sehingga adanya efektivitas edukasi dan pendampingan terhadap penurunan tingkat kecemasan keluarga dengan anggota keluarga mengalami penyakit degeneratif. Hasil analisis menunjukkan bahwa edukasi dan pendampingan secara signifikan lebih efektif  menurunkan tingkat kecemasan keluarga yang memiliki anggota keluarga dengan penyakit degeneratif dibandingkan dengan pemberian edukasi saja.

References

Andita, A., & Wardianti, A. (2018). Dampak perawatan pasien degeneratif terhadap keluarga. Prenada Media.

Astuti, R. P. (2021). Pengaruh patient family education terhadap tingkat kecemasan keluarga pasien di instalasi gawat darurat [Skripsi, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta].

Barrero-Mejias, M. A., et al. (2024). Effectiveness of psychological interventions for reducing depressive symptomatology and overload and improving quality of life in informal caregivers of non-institutionalized dependent elderly: A systematic review. Frontiers in Medicine. Advance online publication.

Beda, N. S., et al. (2024). Edukasi kesehatan terhadap kecemasan keluarga dalam pelaksanaan tindakan invasif. Jurnal Sains, Teknologi, dan Kesehatan, 1(2), 104–113. https://doi.org/10.62335/yvewc098

Budiarti, R. I. (2018). Pengaruh edukasi terhadap tingkat kecemasan pada pasien pre operasi di ruang Menur dan Dahlia RSUD dr. R. Goetheng Taroenadibrata Purbalingga [Skripsi, Universitas Muhammadiyah Purwokerto].

Dewi, A. Y., Damayanti, N., & Andayani, R. (2021). Penyakit degeneratif dan faktor risikonya. Salemba Medika.

Fauzia, F. R., & Yuniartika, W. (2023). Pengaruh edukasi kesehatan terhadap tingkat penurunan kecemasan pada lanjut usia penderita hipertensi di wilayah Puskesmas Kartasura (Unpublished manuscript). Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Hanum, A., & Ardiansyah, R. (2018). Gaya hidup sehat dan pencegahan penyakit degeneratif. Prenamedia Group.

Harahap, N., Waluyo, A., & Sutarni, N. (2024). Beban perawatan, kesiapan merawat, dan kecemasan pada family caregiver anak dengan kanker. Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA, 10(2), 193–201.

http://jurnal.uimedan.ac.id/index.php/JURNALKEPERAWATAN/article/view/1719

Hasby, H., Mauliza, M., & Mastura, M. (2019). Pemanfaatan tanaman obat sebagai pencegahan penyakit degeneratif. JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat), 1(2), 52–59. https://doi.org/10.37012/JPKMHT.V1I2.121

Health, A. P. (2023). Anxiety and depression levels among caregivers of chronic disease patients in home-based care. Anxiety and Depression, 10(3).

Hijriyah, E. (2020). Hubungan pengetahuan keluarga dengan tingkat kecemasan pada anggota keluarga yang dirawat di ruang intensive care unit (ICU) RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun [Skripsi, STIKes Borneo Cendekia Medika].

Huang, H.-L., et al. (2024). Caregiving management needs and predictors for family caregivers of persons with dementia: A cross-sectional study. BMC Geriatrics, 24, 724. https://doi.org/10.1186/s12877-024-05316-3

Liu, Y., Hughes, M. C., & Wang, H. (2024). Financial strain, health behaviors, and psychological well-being of family caregivers of older adults during the COVID-19 pandemic. PEC Innovation, 12(4), 100290. https://doi.org/10.1016/j.pecinn.2024.100290

Manungkalit, M., Sari, N. P. W. P., & Mare, A. C. B. (2023). Kemampuan perawatan diri dengan edukasi manajemen penyakit degeneratif pada lansia di panti werdha. BERDAYA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 25–32

Mighra, S., & Djaali, M. (2020). Statistik kesehatan penyakit degeneratif. Raja Grafindo Persada.

Mohamed, E. R., et al. (2023). Assessment of stress in caregivers of older adults: Prevalence and associated factors. Journal of Nursing Research, 30(1), 1–10.

Muzdalifah, M. (2023). Hubungan self care dengan quality of life pada penderita diabetes melitus tipe 2 di wilayah kerja UPTD Puskesmas Benteng Kab. Kepulauan Selayar. Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan.

Pratiwi, A. R., Wirawati, M. K., & Aini, D. N. (2022). Pengaruh edukasi terhadap tingkat kecemasan keluarga dalam merawat penderita hipertensi di Kelurahan Cangkiran. Jurnal Ilmiah Permas, 12(2), 239–246.

Putri Puspitasari, R., Mufidah, W., & Zunaidah, S. N. (2021). Efektifitas hipnoterapi dalam menurunkan tingkat kecemasan pasien gangguan jiwa. IDEA: Jurnal Psikologi, 5(2), 73–87.

Safitri, H. Y., Kamariyah, K., & Mekeama, L. (2023). Hubungan dukungan keluarga dengan perilaku pengendalian tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Simpang IV Sipin Kota Jambi. Jurnal Ners, 7(2), 1496–1504

Setyawan, M. A., Hartinah, D., & Rahmawati, A. M. (2022). Cognitive impairment and activity daily living in the elderly. Indonesian Journal of Nursing, 7(3), 654–660.

Sudarmin, H., Fauziah, C., & Hadiwiardjo, Y. H. (2022). [Prosiding konferensi]. Conference.Upnvj.Ac.Id, 6(2), 1–8.

https://conference.upnvj.ac.id/index.php/sensorik/article/view/2084

Swari, R. C. (2020). Masalah kesehatan pada lansia. Bumi Medika.

Wang, Y., Lee, Y. C., & Hsiao, Y. C. (2022). Family burden and psychological stress in caregivers of patients with chronic illness. Journal of Nursing Science, 45(3), 231–240.

Downloads

Published

2026-03-19

Issue

Section

Articles