PROMOSI KESEHATAN DALAM PENCEGAHAN KEKERASAN FISIK TERHADAP ANAK: STUDI KASUS KELUARGA MAKASSAR
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.55524Keywords:
Anak, Kekerasan fisik, Keluarga, Promosi Kesehatan, Perubahan PerilakuAbstract
Kekerasan fisik terhadap anak dalam keluarga merupakan masalah kesehatan masyarakat yang berdampak serius terhadap kesehatan fisik dan perkembangan psikososial anak. Fenomena ini berkaitan dengan faktor individu, keluarga, dan sosial yang memengaruhi perilaku pengasuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor pemicu dan dampak kekerasan fisik terhadap anak serta mengidentifikasi implikasi promosi kesehatan berbasis keluarga sebagai upaya pencegahan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk menganalisis secara mendalam pengalaman dan konteks kekerasan fisik terhadap anak. Informan terdiri atas anak korban kekerasan fisik, pendamping anak, serta informan kunci yang meliputi aparat penegak hukum, psikolog, petugas layanan perlindungan anak, dan tokoh agama. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik hingga mencapai kejenuhan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pemicu kekerasan fisik terhadap anak meliputi tekanan ekonomi keluarga, rendahnya kemampuan pengasuh dalam mengelola emosi, keterbatasan pengetahuan tentang pola asuh positif, serta komunikasi keluarga yang tidak efektif. Dampak yang dialami anak mencakup cedera fisik, trauma emosional, penurunan harga diri, dan perubahan perilaku sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kekerasan fisik terhadap anak merupakan perilaku yang dapat dicegah melalui penguatan kapasitas keluarga. Promosi kesehatan berbasis keluarga menjadi strategi penting dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan pengasuhan, dan kualitas komunikasi keluarga untuk mencegah kekerasan terhadap anak secara berkelanjutan.References
Arisanti, N., Swediana, A., Karubaba, D., Noviandhari, A., Sunjaya, D. K., & Dhamayanti, M. (2024). Relationship between maltreatment and mental health in adolescents: A school-based study in Indonesia. Plos one, 19(11), e0310533.
Bah, Y. M. (2022). Combating child abuse in Indonesia: Achievements and challenges. International Journal of Management (IJM), 13(3), 192-213.
Fitriani, N., & Suherman, A. (2024). Pengaruh kekerasan terhadap kesehatan psikologis anak. Jurnal Kajian Hukum dan Kebijakan Publik, 2(1), 239–259.
Gaber Mohamed, H., Awadeen Ali, L., & Mohamed Al Sherbeny, E. (2024). The Impact of Domestic Violence on Primary School Children in Beni Suef City. Egyptian Journal of Health Care, 15(1), 1972-1987.
Khairunnisa, N. P. C., & Darmawanti, I. (2024). Kesejahteraan Psikologis pada Ibu Peran Ganda yang Memiliki Anak Usia Dini. Character Jurnal Penelitian Psikologi, 11(1), 136-155.
McCoy, A., Melendez-Torres, G. J., & Gardner, F. (2020). Parenting interventions to prevent violence against children in low-and middle-income countries in East and Southeast Asia: A systematic review and multi-level meta-analysis. Child abuse & neglect, 103, 104444.
Nurnazmi, N., Tasrif, T., Ramadan, S., Syaifullah, S., & Waluyati, I. (2025). Optimalisasi Manajemen Kasus untuk Perlindungan Perempuan dan Anak di Kota Bima. Edu Sociata: Jurnal Pendidikan Sosiologi, 8(1), 262-269.
Puspawati, A. A., Utoyo, B., & Suchmasasi, Y. (2023). Analisis implementasi pencegahan kekerasan dalam rumah tangga di Indonesia. Sosiohumaniora, 25(3), 379–392.
Rahma, S. A., Ikhsan, A. P. P., & Yemima, D. (2024). Dampak pengabaian orang tua terhadap regulasi emosi anak. Jurnal Psikologi, 1(4), 18-18.
Ran, G., Zhang, Q., Zhang, Q., Li, J., & Chen, J. (2023). The association between child abuse and aggressive behavior: A three-level meta-analysis. Trauma, Violence, & Abuse, 24(5), 3461-3475.
Rizki, H. D. (2023). Peran Badan Penasihatan, Pembinaan, dan Pelestarian Perkawinan (BP-4) Sebagai Mediator dalam Membangun Ketahanan Keluarga dan Penanggulangan Terjadinya Perceraian di Kecamatan Brebes (Doctoral dissertation, UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan).
Sari, D. P., Apsari, N. C., & Taftazani, B. M. (2025). Stres Pengasuhan dan Risiko Perlakuan Salah pada Anak dalam Keluarga Rentan: Tinjauan Literatur Berbasis Family Stress Theory. Share: Social Work Journal, 15(2), 41-54.
Setiawan, A., & Indriani, D. (2025). Program Buna Sehat sebagai strategi promosi kesehatan partisipatif untuk pencegahan stunting. Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat, 10(1), 82-94.
World Health Organization. (2024). Intersections between violence against children and violence against women: global research priorities. World Health Organization.
World Health Organization. (2025). Preventing violence against children: a social determinants framework for INSPIRE implementation. Arisanti, N., Swediana, A., Karubaba, D., Noviandhari, A., Sunjaya, D. K., & Dhamayanti, M. (2024). Relationship between maltreatment and mental health in adolescents: A school-based study in Indonesia. Plos one, 19(11), e0310533.
Bah, Y. M. (2022). Combating child abuse in Indonesia: Achievements and challenges. International Journal of Management (IJM), 13(3), 192-213.
Fitriani, N., & Suherman, A. (2024). Pengaruh kekerasan terhadap kesehatan psikologis anak. Jurnal Kajian Hukum dan Kebijakan Publik, 2(1), 239–259.
Gaber Mohamed, H., Awadeen Ali, L., & Mohamed Al Sherbeny, E. (2024). The Impact of Domestic Violence on Primary School Children in Beni Suef City. Egyptian Journal of Health Care, 15(1), 1972-1987.
Khairunnisa, N. P. C., & Darmawanti, I. (2024). Kesejahteraan Psikologis pada Ibu Peran Ganda yang Memiliki Anak Usia Dini. Character Jurnal Penelitian Psikologi, 11(1), 136-155.
McCoy, A., Melendez-Torres, G. J., & Gardner, F. (2020). Parenting interventions to prevent violence against children in low-and middle-income countries in East and Southeast Asia: A systematic review and multi-level meta-analysis. Child abuse & neglect, 103, 104444.
Nurnazmi, N., Tasrif, T., Ramadan, S., Syaifullah, S., & Waluyati, I. (2025). Optimalisasi Manajemen Kasus untuk Perlindungan Perempuan dan Anak di Kota Bima. Edu Sociata: Jurnal Pendidikan Sosiologi, 8(1), 262-269.
Puspawati, A. A., Utoyo, B., & Suchmasasi, Y. (2023). Analisis implementasi pencegahan kekerasan dalam rumah tangga di Indonesia. Sosiohumaniora, 25(3), 379–392.
Rahma, S. A., Ikhsan, A. P. P., & Yemima, D. (2024). Dampak pengabaian orang tua terhadap regulasi emosi anak. Jurnal Psikologi, 1(4), 18-18.
Ran, G., Zhang, Q., Zhang, Q., Li, J., & Chen, J. (2023). The association between child abuse and aggressive behavior: A three-level meta-analysis. Trauma, Violence, & Abuse, 24(5), 3461-3475.
Rizki, H. D. (2023). Peran Badan Penasihatan, Pembinaan, dan Pelestarian Perkawinan (BP-4) Sebagai Mediator dalam Membangun Ketahanan Keluarga dan Penanggulangan Terjadinya Perceraian di Kecamatan Brebes (Doctoral dissertation, UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan).
Sari, D. P., Apsari, N. C., & Taftazani, B. M. (2025). Stres Pengasuhan dan Risiko Perlakuan Salah pada Anak dalam Keluarga Rentan: Tinjauan Literatur Berbasis Family Stress Theory. Share: Social Work Journal, 15(2), 41-54.
Setiawan, A., & Indriani, D. (2025). Program Buna Sehat sebagai strategi promosi kesehatan partisipatif untuk pencegahan stunting. Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat, 10(1), 82-94.
World Health Organization. (2024). Intersections between violence against children and violence against women: global research priorities. World Health Organization.
World Health Organization. (2025). Preventing violence against children: a social determinants framework for INSPIRE implementation.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yuli Rahayu, Nurul Ilmi, Ani Asram

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


