PENGARUH AROMATERAPI LEMON TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS MUAL DAN MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER PERTAMA DI PUSKESMAS PAMOTAN KABUPATEN REMBANG
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.55510Keywords:
Aromaterapi lemon, mual dan muntah kehamilan, trimester pertama, PUQE-24,Abstract
Mual dan muntah pada kehamilan (Nausea and Vomiting of Pregnancy atau NVP) adalah keluhan yang sering dialami oleh ibu hamil, terutama pada trimester pertama. Hal ini disebabkan oleh perubahan hormon seperti peningkatan hormon hCG, estrogen, dan progesteron. Kondisi ini bisa mengganggu aktivitas sehari-hari dan menurunkan kualitas hidup ibu hamil. Oleh karena itu, diperlukan perawatan nonfarmakologis yang aman dan mudah diterapkan sebagai terapi tambahan, salah satunya adalah aromaterapi lemon yang diketahui dapat memberikan efek rileks dan menenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aromaterapi lemon terhadap penurunan intensitas mual dan muntah pada ibu hamil trimester pertama di Puskesmas Pamotan Kabupaten Rembang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi eksperimen berupa rancangan pretest–posttest one group design. Sampel penelitian terdiri dari 50 ibu hamil trimester pertama yang mengalami mual dan muntah, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi yang diberikan adalah inhalasi aromaterapi lemon dengan 4 tetes minyak esensial lemon dicampur dalam 300 ml air hangat, dihirup selama 5–7 menit setiap pagi selama 5 hari berturut-turut. Pengukuran intensitas mual dan muntah dilakukan menggunakan kuesioner PUQE-24. Karakteristik responden menunjukkan sebagian besar berusia 26–30 tahun (54%). Tingkat pendidikan responden didominasi oleh lulusan SMP dan SMA, masing-masing 40%, sedangkan pekerjaan terbanyak adalah ibu rumah tangga (40%) dan pegawai swasta (40%). Semua responden berada pada trimester pertama kehamilan pertama (0–12 minggu). Hasil penelitian menunjukkan sebelum intervensi, mayoritas responden mengalami mual muntah sedang (66%) dan ringan (34%). Setelah pemberian aromaterapi lemon, proporsi mual muntah ringan meningkat menjadi 72%, sedangkan mual muntah sedang menurun menjadi 28%. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang menandakan adanya pengaruh signifikan dari aromaterapi lemon terhadap penurunan intensitas mual dan muntah. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa aromaterapi lemon terbukti efektif secara statistik dalam menurunkan intensitas mual dan muntah pada ibu hamil trimester pertama, sehingga layak direkomendasikan sebagai intervensi komplementer nonfarmakologis yang aman.References
Astuti, E., Santiasari, R. N., & Srifatimah, V. (2022). Pemberian Aromaterapi Lemon Dapat Meredakan Keluhan Mual Dan Muntah Pada Ibu Hamil Trimester Pertama Di Tempat Praktik Mandiri Bidan (Tpmb) Surabaya. Jurnal Keperawatan, 11(2), 22–29. https://doi.org/10.47560/kep.v11i2.376
Ayudia, F., & Ramadhani, I. P. (2020). Pengaruh Aromaterapy Lemon Terhadap Frekuensi Mualmuntah Pada Ibuhamil Trimester Pertamadi Kota Padang. Jurnal Kesehatan Medika Saintika, 11(2), 76–81. https://jurnal.syedzasaintika.ac.id
Bradshaw, A., & Carter, C. G. (2022). An exploratory study of expectant mothers’ knowledge, attitudes and beliefs about infant vaccination. In Qualitative Health Communication (Vol. 1, Nomor 2). https://doi.org/10.7146/qhc.v1i2.130396
Carolin, B. T., Syamsiah, S., & Yuniati, R. (2020). The Effect of Citrus lemon Aromatherapy on Emesis Gravidarum Patient. STRADA Jurnal Ilmiah Kesehatan, 9(2), 599–604. https://doi.org/10.30994/sjik.v9i2.340
Cholifah, S., & Nuriyanah, T. E. (2020). Aromaterapi lemon menurunkan mual muntah pada ibu hamil Trimester I. Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Jurnal, 4(1), 36–43.
Crespi, B. J. (2024). Nausea, vomiting and conflict in pregnancy The adaptive significance of Growth-Differentiation Factor 15. Evolution, Medicine and Public Health, 12(1), 75–81. https://doi.org/10.1093/emph/eoae008
Damayanti, R. (2021). ASUHAN GIZI PADA HIPEREMESIS GRAVIDARUM Hyperemesis Gravidarum Nutrition Care Rini DA Politeknik Kementerian Kesehatan Semarang. Journal of nutrition and health, 9(1), 44–52.
Delima, D., & Prabawati, D. (2025). Efektifitas Mobilisasi Dini Pada Pasien Pasca Operasi Terhadap Mual Dan Muntah: Tinjauan Literatur. Jurnal Keperawatan Florence Nightingale, 8(1), 58–70. https://doi.org/10.52774/jkfn.v8i1.354
Della Shindya Putri, et all. (2024). Efektivitas Pemberian Aromaterapi Lemon Terhadap Frekuensi Emesis Gravidarum pada Ibu Hamil Trimester I. Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan (BIKK), 3(03), 128–136. https://doi.org/10.56741/bikk.v3i03.749
Dessy Ratna Sari Sembiring. (2023). Pengaruh Pemberian Aroma Terapi Lemon (Citrus Limon Per ) Terhadap Penurunan Emesis Gravidarum (Mual Dan Muntah) Pada Ibu Hamil Trimester Pertama Di Puskesmas Ciputat Jakarta Selatan Tahun 2023. Jurnal Ventilator, 1(2), 267–275. https://doi.org/10.59680/ventilator.v1i2.557
Detty Afriyanti & Nurul Huda Rahendza. (2020). Pengaruh pemberian aroma terapi lemon elektrik terhadap mual dan muntah pada ibu hamil trimester i. Maternal Child Health Care Journal, 2(1).
Dewi, K. L., & Haniyah, S. (2023). Studi kasus implementasi aromaterapi lemon pada ny.m dengan emesis gravidarum trimester i di puskesmas kalimanah purbalingga 1,2. 8(2), 121–126.
Dunbar, K., Yadlapati, R., & Konda, V. (2022). Heartburn, Nausea, and Vomiting During Pregnancy. American Journal of Gastroenterology, 117(10 S), 10–15. https://doi.org/10.14309/ajg.0000000000001958
Dwi Riska Maisaroh & Susani Hayati. (2024). Hubungan pemberian aroma terapi lemon terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil trimester 1 di wilayah kerja puskesmas pangkalan lesung 1). JUBIDA (Jurnal Kebidanan), 3(2), 30–40.
Fan, J., & Yin, M. (2024). Offspring of women with hyperemesis gravidarum are more likely to have cardiovascular abnormalities. BMC Pregnancy and Childbirth, 24(1), 4–9. https://doi.org/10.1186/s12884-024-06293-6
Fattah, A., Hesarinejad, Z., Rajabi Gharaii, N., & Nasibi, M. (2019). The Effect of Aromatherapy on Nausea and Vomiting during Pregnancy: A Systematic Review and Meta -Analysis. Journal of Pediatric Perspectives, 7(3), 9061–9070. https://doi.org/10.22038/ijp.2018.34857.3068
Fitriyanti & Mery Arianti. (2023). PENGARUH AROMATERAPI LEMON UNTUK MENGURANGI MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER I. JKBD, 5(2).
Girsang, R. Y. (2023). Effectiveness of Lemon Aromatherapy in Reduce Nausea and Vomiting in First Trimester Pregnant Women. Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ), 6(2), 31–35. https://doi.org/10.54100/bemj.v6i2.113
Liu, C., Zhao, G., Qiao, D., Wang, L., He, Y., Zhao, M., Fan, Y., & Jiang, E. (2022). Emerging Progress in Nausea and Vomiting of Pregnancy and Hyperemesis Gravidarum: Challenges and Opportunities. Frontiers in Medicine, 8(January), 1–17. https://doi.org/10.3389/fmed.2021.809270
Lulu & Allisa. (2025). PERBEDAAN DERAJAT MUAL MUNTAH IBU HAMIL TRIMESTER PERTAMA DENGAN PEMBERIAN INHALASI AROMATERAPI LEMON. Jurnal Kebidanan, Volume 15 No.1 Tahun 2025, 15(1).
Maesaroh, S., & Putri, M. (2019). Inhalasi Aromaterapi Lemon Menurunkan Frekuensi Mual Muntah pada Ibu Hamil Inhalation of Lemon Aromatherapy Reduces the Frequency of Vomiting in Pregnant Women. Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai, 12(1), 30–35.
Mahduroh, et all. (2024). Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lemon dan Peppermint Terhadap Penurunan Intensitas Mual dan Muntah Pada Ibu Hamil Trimester Pertama Di Puskesmas Pulo Ampel Tahun 2024. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 4, 7060–7069.
Malini, C. D., Mayangsari, R. N., & Anggraini, R. D. (2024). Pengaruh Terapi Komplementer Inhaler Aromaterapi Lemon Terhadap Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I Di Puskesmas Ritan Baru JURNAL MEDIA INFORMATIKA [ JUMIN ]. JURNAL MEDIA INFORMATIKA [JUMIN], 6(1), 128–135.
Mamuroh, L., Nurhakim, F., Keperawatan, F., & Padjadjaran, U. (2022). EFEKTIVITAS AROMATERAPI DALAM MENGURANGI MUAL DAN MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER I. 4(4), 293–307.
Mariana I, et al. (2024). Hubungan Perilaku Orang Tua Dalam Praktik Pemberian Makan Dan Stunting Pada Balita (Usia 2-5 Tahun). Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 14(Stunting), 245–252. https://library.stikesbup.ac.id/index.php?bid=3097&fid=553&p=fstream-pdf&utm_source=chatgpt.com
Rolly Lenci Natalia, Deby Cyntia Yun, Marliani Marliani, & Imarina Tarigan. (2022). Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Perubahan Psikologi Trimester I dengan Sikap Ibu Hamil dalam Menghadapi Masa Kehamilan di Puskesmas Medan Amplas Tahun 2022. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran, 1(2), 180–187. https://doi.org/10.55606/jurrike.v1i2.2290
Rosa, E., Sembiring, B., Siahaan, M. F., Bidan, P., & Helvetia, I. K. (2024). PENGARUH AROMA TERAPI MINYAK ESENSIAL DAN JERUK LEMON TERHADAP HIPEREMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI DESA KW. BEGUMIT KABUPATEN LANGKAT TAHUN 2023. JKEMS (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Vol 2. No.1, Februari 2024, 2(1), 24–34.
Sari, D. M., Indah, W., Eka, P., Bakara, D. M., Kesehatan, P., Bengkulu, K., Kesehatan, P., Bengkulu, K., Kesehatan, P., & Bengkulu, K. (2024). PADA IBU HAMIL TRIMESTER I THE EFFECT OF LEMON AROMATHERAPY ON EMESIS GRAVIDARUM IN. 4(95), 79–86. https://doi.org/10.36082/jmswh.
Widniah, A. Z., & Fatia, M. (2021). Trimester Pertama di Wilayah Kerja Puskesma Martapura Timur Tahun2020. Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat, 9(1), 33–37. https://jurnalstikesintanmartapura.com/index.php/jikis/article/view/10/11
Yanti, F., & Arianti, M. (2023). Pengaruh Aromaterapi Lemon Untuk Mengurangi Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I. Jurnal Keperawatan Bunda Delima, 5(2), 24–29. https://doi.org/10.59030/jkbd.v5i2.75
Yuningsih, N., Studi, P., Kebidanan, S., Kesehatan, F. I., & Tangerang, U. M. (2024). Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I Di. c, 0–6.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Calista Virania Gisilla P, Indah Risnawati, Indah Puspitasari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


