HUBUNGAN STIGMA SOSIAL, PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS GERUNGGANG TAHUN 2025

Authors

  • Dyah Fransiska Utami Institusi penulis: S1 Ilmu Keperawatan, Institut Citra Internasional
  • Rima Berti Anggraini Institusi penulis: S1 Ilmu Keperawatan, Institut Citra Internasional

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.55491

Keywords:

Dukungan Keluarga, Kepatuhan Minum Obat, Pengetahuan, Stigma Sosial, Tuberkulosis Paru

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi kronik menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Kepatuhan yang baik dapat membantu menurunkan risiko penularan penyakit kepada orang lain serta mencegah terjadinya kegagalan pengobatan dan resistensi obat atau TB resistan obat (TB-RO). Akan tetapi, tantangan besar masih dihadapi terutama dalam aspek kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan. Tujuan penelitian: untuk mengetahui hubungan stigma sosial, pengetahuan dan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis paru di Puskesmas Gerunggang. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional menggunakan kuesioner. Variabel independen dalam penelitian ini adalah stigma sosial, pengetahuan dan dukungan keluarga, sedangkan variabel dependennya adalah kepatuhan minum obat. Populasi penelitian meliputi seluruh pasien tuberkulosis paru yang sedang  menjalani pengobatan di Puskesmas Gerunggang, Kota Pangkalpinang pada tahun 2025 berjumlah 33 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling, di mana seluruh populasi dilibatkan sebagai sampel karena ukuran populasi yang kecil. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 33 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan stigma sosial, pengetahuan dan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien TB paru di Puskesmas Gerunggang tahun 2025 dengan p value stigma sosial = 0,010; pengetahuan = 0,002; dan dukungan keluarga = 0,001. Kesimpulannya adalah ada hubungan antara stigma sosial, pengetahuan dan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien Tuberkulosis paru di Puskesmas Gerunggang tahun 2025.

References

Alhaq, R., & Indawati, E. (2024). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Tuberculosis Paru. Malahayati Nursing Journal, 6(11), 4446–4454. https://doi.org/10.33024/mnj.v6i11.17398

Carryn Carryn, Arifah Devi Fitriani, & Nuraini Nuraini. (2024). Analisis Faktor Keberhasilan Pengobatan Penderita TB-Paru Di RSU Imelda Pekerja Indonesia Tahun 2023. Protein : Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan., 2(1), 228–247. https://doi.org/10.61132/protein.v2i1.137

Elizah, E., Chairil Zaman, & Arie Wahyudi. (2024). Analisis Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Tahun 2024. Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja, 9(1), 176–187. https://doi.org/10.52235/cendekiamedika.v9i1.352

Fahlefi, F. R. (2025). Jurnal Ilmu Gizi dan Kesehatan TERHADAP PENGOBATAN TUBERKULOSIS DI PUSKESMAS PEKAUMAN KOTA BANJARMASIN TAHUN 2023. 01(01), 39–48.

Habriani, La Ode Muhamad Sety, A. K. (2022). TREATMENT ADHERENCE AMONG FARMERS IN WESTERN MUNA DISTRICT 2022 Jurnal Kesehatan Saintika Meditory.

Kemenkes. (2019). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor Hk.01.07/Menkes/755/2019 Tentang Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Tuberkulosis. Kementerian Kesehatan, 8(5), 55.

Kemenkes RI. (2021). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2021. In Pusdatin.Kemenkes.Go.Id.

Khaerul Anwar, Ekberth Mandaku, Tanto Tanto, & Nurdewi Sulymbona. (2024). Hubungan Stigma dengan Tingkat Kepatuhan Pasien dalam Pengobatan TBC di Rumah Sakit Umum Bhakti Asih Ciledug Tahun 2024. Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan, 4(3), 29–42. https://doi.org/10.55606/jrik.v4i3.4979

Pasaribu, G. F., Handini, M. C., Manurung, J., Manurung, K., Sembiring, R., & Siagian, M. T. (2023). Ketidakpatuhan minum obat pada pasien TB paru: Studi kualitatif. Jurnal Prima Medika Sains, 5(1), 48–56. https://doi.org/10.34012/jpms.v5i1.3788

Safitri, M., Syukriati, Putri, N. S., Maisoni, M. F. P., & Rizki, A. (2024). Faktor-faktor yang Memengaruhi Ketahanan Keluarga: Sebuah Studi Literatur. AFEKSI: Jurnal Psikologi, 03(02), 169–182.

SKI. (2023). Survei Kesehatan Indonesia Dalam Angka Data Akurat Kebijakan Tepat. Kota Kediri, 1–68.

Suratmini, D., & Berliana Togatorop, L. (2023). Stigma Diri Dan Efikasi Diri Terhadap Kepatuhan Pengobatan Pasien Tuberkulosis: Literatur Review. Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia, 7(2), 115–125.

Susilo, A., Hasbi, H. Al, Sunaryanti, S. S. H., Sunarno, R. D., & Al., T. A. et. (2023). HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI INSTALASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH SELOGIRI. Journal of Health Research, 6(1), 120–127.

WHO. (2022). WHO consolidated guidelines on tuberculosis. Module 5(Management of tuberculosis in children and adolescents).

Downloads

Published

2026-03-29

Issue

Section

Articles