HUBUNGAN KUALITAS HIDUP DENGAN KECEMASAN GURU DI DAERAH RAWAN BANJIR KELURAHAN LEMPAKE SAMARINDA

Authors

  • prascha Alia Cristina universitas muhammadiyah kalimantan timur
  • Dwi Rahmah Fitriani S1 Keperawatan, Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
  • Arief Budiman S1 Keperawatan, Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.55460

Keywords:

Banjir, guru, kecemasan, kualitas hidup

Abstract

Bencana banjir yang terjadi secara rutin setiap tahun di Kota Samarinda, khususnya di Kelurahan Lempake, tidak hanya menimbulkan kerugian fisik dan material, tetapi juga berdampak pada kondisi psikologis masyarakat, termasuk tenaga pendidik. Guru sebagai garda terdepan dalam proses pendidikan dituntut tetap profesional di tengah situasi krisis, sehingga berisiko mengalami tekanan emosional dan kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kualitas hidup dengan tingkat kecemasan guru di wilayah rawan banjir Kelurahan Lempake. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 167 guru yang dipilih melalui teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner WHOQOL-BREF untuk mengukur kualitas hidup dan State-Trait Anxiety Inventory (STAI-S) untuk menilai tingkat kecemasan. Analisis data dilakukan secara bivariat menggunakan uji korelasi Gamma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kualitas hidup dalam kategori baik (79,0%) dan tingkat kecemasan dalam kategori rendah (65,9%). Uji korelasi Gamma menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kualitas hidup dan tingkat kecemasan (p = 0,007) dengan kekuatan hubungan sedang dan arah negatif (r = -0,445). Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik kualitas hidup guru, semakin rendah tingkat kecemasan yang dialami. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kualitas hidup berperan sebagai faktor protektif psikologis dalam menghadapi stres akibat bencana banjir, sehingga diperlukan dukungan institusi dan lingkungan kerja yang kondusif untuk menjaga kesehatan mental guru di wilayah rawan bencana.

References

Afifah, N., & Nooratri, E. D. (2022). Gambaran tingkat kecemasan warga daerah rawan banjir di Dusun Trobakal Desa Karangrejo, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan. Jurnal Keperawatan Duta Medika, 2(2), 66–71.

Army, A., Organisation, F. R., Certe, C., Chin, S., Representative, U., Unhcr, H., Hishammuddin, M. A. H., Ling, G. H. T., Chau, L. W., Ho, C. S., Ho, W. S., Idris, A. M., van Meijl, H., Smeets, E., van Dijk, M., Powell, J., Tabeau, A., Bos, H., Annevelink, B., … Chraif, M. (2023). Gambaran tingkat kecemasan orang dewasa yang belum menjalani vaksinasi covid-19. In Accident Analysis and Prevention (Vol. 183, Issue 2).

BNPB. (2024). IRBI Indeks Resiko Bencana Indonesia. Buku Antenatal Care Moi Kintal, 03, 1–184.

Efastri, S. M., Wahyu Erianti, R., & Miftachul Hudha, A. (2023). Persepsi guru terhadap mitigasi bencana banjir bagi anak usia dini di TK Pembina Kampar. Jurnal Pelita PAUD, 7(2), 440–444. https://doi.org/10.33222/pelitapaud.v7i2.3089

Fitriani, D. R., Damaiyanti, M., & Muflihatin, S. K. (2019). The relation between knowledge and experience of facing flood toward the anxiety level of head families in the flood-prone areas. 1(3), 120–127.

Fu, Q., & Zhang, X. (2024). Promoting community resilience through disaster education: Review of community-based interventions with a focus on teacher resilience and well-being. PLoS ONE, 19(1 January), 1–22. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0296393

Hidayat, F. S., Priambodo, A. P., Nurhakim, F. (2020). Gambaran kualitas hidup masyarakat korban banjir. 3(3), 181–190.

Mayasari, E. D., Evanjeli, L. A., Anggadewi, B. E. T. A., & Purnomo, P. (2022). Kesehatan mental guru sekolah dasar selama mengajar daring. Jurnal Psikologi Sains Dan Profesi (Journal, 6(1), 33–41.

Meliana, R. A. D., Oktaviyantini, T., & Yuliadi, I. (2023). Hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas hidup mahasiswa kedokteran akibat pandemi covid-19 di Fakultas Kedokteran UNS Angkatan 2018. Medical Science and Hospital Management Journal, 1(2), 27–34.

Nazmi, A. N., Toga, E., & Firdaus. (2025). Hubungan kepatuhan minum obat dengan kecemasan dan kualitas hidup pasien tb paru. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 10(1), 168–175.

Nilam Wulandari. (2021). Gambaran kecemasan keluarga pada penanganan kegawatdaruratan di UGD Pukesmas Pangkur.

Niman, S., Tania, H., & Wijaya, Y. M. (2022). Gambaran tingkat kecemasan remaja sekolah menengah pertama yang tinggal di daerah rawan banjir. 4(2), 304–310.

Ramadhan, M. A., & Achmad, N. (2025). Kompetensi terhadap kinerja karyawan studi kasus PT Anabatic Technologies Tbk. 14, 2840–2852. https://doi.org/10.34127/jrlab.v14i2.1698

Salsabila, B., & Damaiyanti, M. (2021). Analisis faktor stress yang berhubungan dengan kualitas hidup wanita di daerah banjir Perumahan Bengkuring Kelurahan Sempaja Timur. 2(3), 1584–1591.

SamarindaPos. (2024). SDN 013 Lempake Kembali Terendam Banjir Lumpur, Halaman Sekolah Licin, Siswa Terancam Keselamatannya. Sapos.Co.Id by Samarinda Pos.

Sekarwiri, E. (2008). Hubungan antara Kualitas Hidup dan Sense of Community pada Warga DKI Jakarta yang Tinggal di Daerah Rawan Banjir. Skripsi, 1–76.

Setyananda, T. R., Indraswari, R., & Prabamurti, P. N. (2021). Tingkat kecemasan (state-trait anxiety) masyarakat dalam menghadapi pandemi covid-19 di Kota Semarang. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia (FKM Undip), 20(4), 251–263. https://doi.org/10.14710/mkmi.20.4.251-263__

Shafa, M. D., Baig, S., & Begum, A. (2025). Natural disasters and teachers ’ well -being : An intervention model for improving the occupational well- being of teachers in a post-disaster situation. 3(1), 1–18.

Spielberger. (1983). Manual for the State-Trait Anxiety Inventory STAI (“ self-evaluation questionnaire”).

Sudarsono, G. R., Haq, A. H. B., & Pratiwi, R. (2022). Hubungan kecemasan terhadap kualitas hidup mahasiswa UMKT tahun pertama.

Sufi, W., & Efastri, S. M. (2023). Strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kreativitas guru di TK At-Tiin Kampar. Jurnal Pelita PAUD, 7(2), 445–450. https://doi.org/10.33222/pelitapaud.v7i2.3108

Sunny, S., & Setyowati, S. (2020). Terpaan banjir berhubungan dengan tingkat kecemasan pada masyarakat korban bencana. Jurnal Keperawatan Jiwa, 8(4), 577–586.

UNDRR. (2022). Global natural disaster assessment report.

WHO. (1995). WHOQOL-BREF : introduction, administration, scoring and generic version of the assessment : field trial version, December. In World Health Organization (pp. 1–16).

WHO. (1998). Programme On Mental Health Whoqol User Manual. WORLD HEALTH ORGANIZATION, 1039–1052. https://doi.org/10.1007/978-3-031-20999-4_74

WHOQOL-BREF. (1996). WHOQOL-BREF: Pendahuluan, Administrasi, Penilaian dan Versi Umum Asesmen.

WorldRiskReport. (2024). WorldRiskReport 2024 Focus: Multiple Crises. September.

Downloads

Published

2026-03-29

Issue

Section

Articles