PENGARUH PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION DAN AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP NILAI ABI PASIEN DM

Authors

  • Ayu Indri Juliana S1 Keperawatan, Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
  • Taufik Septiawan S1 Keperawatan, Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
  • Thomas Ari Wibowo S1 Keperawatan, Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.55452

Keywords:

ankle brachial index, aromaterapi lavender, diabetes melitus tipe 2, progressive muscle relaxation

Abstract

Penyakit medis persisten yang dikenal sebagai diabetes “melitus tipe 2 (DM) dapat menyebabkan kesulitan pada pembuluh darah arteri, yang pada gilirannya dapat menyebabkan masalah pada sirkulasi darah perifer. Untuk mengukur keadaan perfusi ini, Indeks Brakial Pergelangan Kaki (ABI) sering digunakan. Perawatan pendukung non-farmakologis diperlukan karena obat-obatan sering digunakan dalam perawatan medis. Aromaterapi lavender dan teknik Progressive Muscle Calm (PMR) telah terbukti bekerja bersama untuk meningkatkan ketenangan dan aliran darah. Pasien dengan diabetes melitus tipe 2 di wilayah Puskesmas Temindung Samarinda menjadi subjek penelitian ini, yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh PMR dan minyak esensial lavender terhadap kejadian ABI. Metode: Dengan menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan kelompok kontrol yang dibentuk sebelum dan sesudah pemeriksaan, penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif. Dengan menggunakan prosedur pengambilan sampel acak sederhana, 30 relawan penelitian dipilih dari komunitas pasien DM tipe 2. Selanjutnya, para peserta dibagi menjadi dua kelompok: satu kelompok yang menerima terapi (n=15) dan kelompok lain yang berfungsi sebagai pembanding (n=15). Penelitian ini menggunakan skor ABI sebagai variabel dependen dan PMR serta aromaterapi lavender sebagai faktor independen. Kami menggunakan uji t berpasangan dan independen untuk memeriksa data ABI yang diperoleh dari Doppler digital dan sphygmomanometer baik sebelum maupun setelah terapi. Peningkatan substansial pada skor ABI terlihat pada kelompok intervensi setelah terapi, menurut data (p < 0,05). Skor ABI kelompok kontrol, di sisi lain, berubah secara signifikan. Penelitian tambahan juga mengungkapkan perbedaan yang mencolok dalam peringkat ABI antara kedua kategori setelah periode pengamatan berakhir (p < 0,05).

References

Aini, N & Aridiana, L. M. 2020. Asuhan Keperawatan Pada Sistem Endokrin Dengan Pendekatan NANDA NIC-NOC. Jakarta Selatan: Salemba Medika.

Aini, Syarifah, Nila Kusumawati, and Raja Asmalinda. 2024. “Massage Effleurage Aromaterapi Lavender Terhadap Neuropati Diabetik Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Ruang Rawat.” 3(2): 403–14.

Aripsa, Y. F., & Nur, H. A. 2022. “Studi Literatur: Terapi Relaksasi Otot Progresif Terhadap Kadar Gula Darah Dan Ankle Brachial Index Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II.” Jurnal Profesi Keperawatan 9(1): 101–115. doi:://jurnal.akperkridahusada.ac.id.

Davari, Hossein, Abbasali Ebrahimian, Soraya Rezayei, and Maedeh Tourdeh. 2021. “The Effect of Lavender Aromatherapy on Sleep Quality and Physiological Indicators in Patients after Cabg Surgery: A Clinical Trial Study.” Indian Journal of Critical Care Medicine 25(4): 429–34. doi:10.5005/jp-journals-10071-23785.

Decroli, Eva. 2019. DIABETES MELITUS TIPE 2. Pusat Penerbitan Bagian Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Andalas.

Farida, Denis, and Retno Ayu Yulistuti. 2020. “Pengaruh Kombinasi Pmr (Progressive Muscle Relaxation) Dengan Musik Terhadap Ankle Brachial Index Pada Pasien Diebetes Melitus Tipe 2 Di RSI. Jemursari Surabaya.” Jurnal Informasi Kesehatan 10(1): 195–99.

Farida, Elis Anita, Citra Amaniah Anhar, Farida Anwari, Acivrida Mega Charisma, and Arif Rahman Nurdianto. 2022. “Efektivitas Senam Diabet.” Jurnal Pengabdian Kesehatan 5(1): 27–36. http://jpk.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id.

Helmi, Alfian, Nora Veri, and Lina Lina. 2024. “Literature Review: Penanganan Nonfarmakologi Untuk Penurunan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus.” Jurnal SAGO Gizi dan Kesehatan 5(2): 547. doi:10.30867/gikes.v5i2.1703.

Hidayati, Lilik, Nur Chamidah, and I Nyoman Budiantara. 2020. “Estimasi Selang Kepercayaan Nilai Ujian Nasional Berbasis Kompetensi Berdasarkan Model Regresi Semiparametrik Multirespon Truncated Spline.” Media Statistika 13(1): 92–103. doi:10.14710/medstat.13.1.92-103.

IDF. 2021. International Diabetes Federation. 10 TH edit.

Permatasari, Lutfia, Handono Fatkhur Rahman, and Vivin Nur Hafifah. 2023. “Pengaruh Senam Tai Chi Terhadap Ankle Brachial Indeks (ABI) Dan Kadar Glukosa Darah Pada Klien Diabetes Melitus Tipe II Di Puskesmas Paiton Kabupaten Probolinggo.” TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora 4(3): 213–20. doi:10.33650/trilogi.v4i3.7076.

Rosita, Rosita, Devi Angeliana Kusumaningtiar, Ahmad Irfandi, and Ira Marti Ayu. 2022. “Hubungan Antara Jenis Kelamin, Umur, Dan Aktivitas Fisik Dengan Diabetes Melitus Tipe 2 Pada Lansia Di Puskesmas Balaraja Kabupaten Tangerang.” Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip) 10(3): 364–71. doi:10.14710/jkm.v10i3.33186.

Said, Asbath, Asri Dwi Novianti, and Yulli Fety. 2021. “Deteksi Dini Peripheral Artery Disease Melalui Pemeriksaan Ankle Brachial Index Pada Kelompok Prolanis Di Puskesmas Poasia.” Health Information : Jurnal Penelitian 13(1): 11–18. doi:10.36990/hijp.v13i1.249.

Shiina, Yumi, Nobusada Funabashi, Kwangho Lee, Tomohiko Toyoda, Tai Sekine, Sachiko Honjo, Rei Hasegawa, et al. 2008. “Relaxation Effects of Lavender Aromatherapy Improve Coronary Flow Velocity Reserve in Healthy Men Evaluated by Transthoracic Doppler Echocardiography.” International journal of cardiology 129(2): 193–97. doi:10.1016/j.ijcard.2007.06.064.

Survey kesehatan indonesia (Ski). 2023. “Survei Kesehatan Indonesia 2023 (SKI).” Kemenkes: 235.

Suryawan, I. Putu Adi, Debie Dahlia, and Dikha Ayu Kurnia. 2025. “Effect of Home-Based Foot-Ankle Exercises on Anklebrachial Index Value in Patients With Type 2 Diabetes: A Randomized Clinical Trial.” Journal of Holistic Nursing and Midwifery 35(4): 307–14. doi:10.32598/jhnm.35.4.2663.

Widiastuti, Agung, Marni, Noor Sari Aditiya, and Ady Irawan AM. 2022. “Efektivitas Relaksasi Otot Progresif Pada Penderita Diabetes Mellitus.” Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional (SIKesNas): 303.

Widyanata, Komang Agus Jerry, Putu Intan Daryaswanti, and I Kadek Artawan. 2023. “Hubungan Hubungan Gula Darah Dengan Nilai Ankle Brachial Index (ABI) Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2.” ProHealth Journal 20(1): 33–39. doi:10.59802/phj.2023201107.

Yang, Ming-Chi, Yu-Yao Huang, Sheng-Hwu Hsieh, Jui-Hung Sun, Chih-Ching Wang, and Chia-Hung Lin. 2021. “Ankle-Brachial Index Is Independently Associated With Cardiovascular Outcomes and Foot Ulcers in Asian Patients With Type 2 Diabetes Mellitus.” Frontiers in endocrinology 12: 752995. doi:10.3389/fendo.2021.752995.

Yuanto, Hirdes Harlan, Abu Bakar, and Puji Astuti. 2018. “PENGARUH KOMBINASI SENAM KAKI DAN AROMATERAPI TERHADAP ABI DAN TINGKAT STRES PADA PENDERITA DM DI PUSKESMAS JAJAG: The Influence Of Combination Of Foot Gymnastic And Aromatheraphy To Abi And Stress Levels In Dm Patients In Jajag Health Center.” Jurnal Ilmiah Keperawatan 4(2): 62–69.

Downloads

Published

2026-03-29

Issue

Section

Articles