HUBUNGAN PENGGUNAAN GADGET TERHADAP POLA MAKAN REMAJA PADA SISWA SMP MUHAMMADIYAH 6 SAMARINDA
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.55412Keywords:
penggunaan gadget, pola makan, remaja, screen timeAbstract
Kemajuan teknologi digital memicu ketergantungan gawai pada remaja yang berdampak buruk bagi kesehatan akibat pengalihan fokus dari aktivitas esensial. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan intensitas penggunaan gawai dengan pola makan siswa di SMP Muhammadiyah 6 Samarinda. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain cross-sectional. Populasi mencakup seluruh siswa SMP Muhammadiyah 6 Samarinda dengan sampel 192 responden yang dipilih melalui stratified random sampling. Variabel independen adalah penggunaan gawai, sementara variabel dependennya adalah pola makan. Data dikumpulkan melalui kuesioner valid dan reliabel, kemudian dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji Chi-Square. Analisis univariat menunjukkan mayoritas responden (67,2%) berada dalam kategori penggunaan gawai yang negatif dan sebagian besar (79,7%) memiliki pola makan cukup baik.References
Amalia. (2023). Hubungan pola penggunaan media sosial dengan perilaku makan , aktivitas fisik , dan status gizi pada remaja di dki jakarta the associations between social media use with eating behavior , physical activity , and nutrition status among adolescents in dki j. 7(2), 193–198. Https://doi.org/10.20473/amnt.v7i2sp.2023.19
Aprianti. (2024). Pengetahuan , pendapatan keluarga , ketersediaan pangan dan frekuensi konsumsi mie instan dengan status gizi pada remaja. 5(1), 53–61.
Fadhilah. (2023). Hubungan pengetahuan gizi dan intensitas penggunaan gadget terhadap pola makan siswi. J-kesmas: jurnal kesehatan masyarakat, 9(2), 129. Https://doi.org/10.35329/jkesmas.v9i2.4820
Fernandez. (2024). Addictive behaviors how adolescents lose control over social networks : a process-based approach to problematic social network use. 154(february). Https://doi.org/10.1016/j.addbeh.2024.108003
Flaura. (2021). Hubungan durasi dan frekuensi penggunaan gadget dengan pola tidur remaja di panti asuhan kasih agape surabaya selama pandemi covid-19.
Ganis. (2023). Hubungan antara durasi penggunaan gawai, aktivitas fisik dan pola makan dengan status gizi remaja di smpk st. Ignatius loyola. Pazih_pergizi pangan dpd ntt, 12(1), 24–35.
Hutamy. (2021). Persepsi peserta didik terhadap pemanfaatan.
Joanna. (2025). Screen time as a determinant of chosen aspects of lifestyle : a cross-sectional study of 10- to 12-year-old schoolchildren in poland. 1–16.
Juwita. (2022). Hubungan penggunaan gadget dengan moral anak usia sekolah dasar di sd muhammadiyah 5 samarinda. Juwita, r. Ernawati. (2022). Hubungan penggunaan gadget dengan moral anak usia sekolah dasar di sd muhammadiyah 5 samarinda. 3(2), 1189–1197., 3(2), 1189–1197.
Kumala. (2019). Hubungan antara durasi penggunaan alat elektronik, aktifi5tas fisik dan pola makan dengan status gizi pada remaja usia 13-15 tahun. Journal of nutrition college, 8(2), 73–80. Http://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jnc/
Lindstrom. (2021). Gender-based differences and associated factors surrounding excessive smartphone use among adolescents : cross-sectional study corresponding author : 4(4), 1–12. Https://doi.org/10.2196/30889
Masnina. (2017). Jurnal ilmu kesehatan vol. 5 no. 2 desember 2017. 5(2).
Meisy. (2023). The relationship of gadget addiction and diet pattern to the body mass index ( bmi ) of adolescents ages 15-17 years old. 12(2), 149–155. Https://doi.org/10.20473/jps.v12i2.42253
Muhaimin. (2023). Hubungan citra tubuh terhadap pola makan dan aktivitas sedentari pada siswa smpn 16 semarang. Nucl. Phys., 13(1), 104–116.
Muttaqin. (2023). Ketergantungan handphone pada remaja. Jkifn, 3(1), 31–36.
Nusi. (2025). Hubungan durasi penggunaan alat elektronik (gadget), aktivitas fisik dan pola makan dengan status gizi pada remaja di smp negeri 1 kota gorontalo relationship between duration of electronic device (gadget) use, physical activity and diet patterns with nut. Jurnal kolaboratif sains, 8(1), 377–389. Https://doi.org/10.56338/jks.v8i1.6686
Oktaviasari. (2021). Gizi seimbang untuk tumbuh kembang pada remaja. Bhakta istitusi ilmu kesehatan, 10–15.
Oktaviola. (2023). Hubungan antara durasi penggunaan alat elektronik (gadget), pola konsumsi dengan status gizi pada remaja di mtsn 2 kota bengkulu tahun 2023. Journal of nursing and public health, 11(2), 486–492. Https://doi.org/10.37676/jnph.v11i2.5183
Prakoso. (2025). Remaja dalam mengonsumsi makanan cepat saji di indonesia : scoping review. 6, 6842–6854.
Putri. (2022). Kesehatan mental remaja dalam penggunaan gadget. Real in nursing journal, 5(1), 62. Https://doi.org/10.32883/rnj.v5i1.1684
Rakhman. (2025). The relationship between the intensity of gadget use , eating patterns , mukbang watching habits and changes in eating behavior with the incidence of overweight in adolescents. 3(3), 221–229.
Suryana. (2022). Perkembangan remaja awal, menengah dan implikasinya terhadap pendidikan [early and middle adolescent development and its implications for education]. Jurnal ilmiah mandala education, 8(3), 1917–1928.
Thomas. (2025). Influence of social media on dietary habits and nutritional choices in adolescents : a systematic review of the evidence. 14(4), 211–225.
Waliid. (2022). Pengaruh penggunaan gadget terhadap karakter. Jurnal pendidikan dan konseling, 4307(3), 1–14.
Yuliani. (2023). Efektivitas edukasi pengetahuan kesehatan reproduksi seksual pada remaja awal kelas vii di smp patriot bekasi wilayah jawa barat tahun 2023. 3, 724–73
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Annisa Natasya Putri, Nur Fithriyanti Imamah, Rusni Masnina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


