PENGARUH SELF-HEALING UNTUK MENURUNKAN TINGKAT STRES PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN DI INSTITUT CITRA INTERNASIONAL TAHUN 2025
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.55327Keywords:
Jogging, Mahasiswa, Stres, Self-healingAbstract
Stres merupakan sesuatu yang mengancam dan diakibatkan dari tidak seimbangnya antara tuntunan dan sumber daya individu, oleh kerena itulah semakin tinggi kesenjangan yang ada maka akan semakin besar stres yang dialami oleh individu. Stres adalah suatu keadaan yang dirasa melebihi kemampuan individu yang dimilikinya. Stres juga dapat menghasilkan respon baik secara fisiologis, psikologis maupun perilaku bagi individu yang mengalaminya. Salah satu cara untuk mengatasi stres pada mahasiswa adalah dengan memberikan terapi self-healing jogging. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi self-healing jogging terhadap penurunan tingkat stres pada mahasiswa di Institut Citra Internasional Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperiment one group pre test dan post test. Penelitian ini dilakukan pada 36 mahasiswa di Institut Citra Internasional Tahun 2026. Peneliti melakukan pengukuran awal stres, setelah itu melakukan terapi self-healing jogging satu minggu sebanyak 3x dilakukan minimal 30 menit, setiap masing-masing responden mendapatkan 6x perlakuan dan dilanjutkan dengan melakukan pengukuran akhir. Data yang sudah terkumpul kemudian dilakukan analisis secara univariat dan bivariate dengan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan nilai rata-rata stres pada mahasiswa pre test adalah 2,22 setelah lansia diberikan terapi self-healing jogging, nilai tingkat stress mahasiswa mengalami penurunan menjadi 1,31. Hasil uji Wilcoxon didapatkan nilai p-value = 0.000 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh terapi self-healing jogging terhadap penurunan tingkat stress pada mahasiswa di Institut Citra Internasional Tahun 2025.References
Agustiana, M., Riniasih, W., & Sukmayadi. (2024). Pengaruh joging terhadap penurunan tingkat stres pada remaja SMAN 1 Toroh. The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan, 9(01), 17–21. https://doi.org/10.35720/tscs1kep.v9i01.495
Akunne, L. I., & Nnadi, G. C. (2021). Causes of stress and coping strategies among final year students in Tertiary Institutions in Nigeria. Advances in Research, 28–35. https://doi.org/10.9734/air/2021/v22i230295
Asih, G. Y., Widhiastuti, H., & Dewi, R. (2018). Stres kerja. Semarang University Press.
Gamayanti, R., & Nulhaqim, S. A. (2018). Konflik antara PLTU Indramayu II dengan warga Mekarsari dilihat dari teori kebutuhan manusia simon fisher. Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik, 1(1). https://doi.org/10.24198/jkrk.v1i1.20888
Gusdiansyah, E., & Welly. (2022). Efektivitas terapi hipnotis 5 jari dalam penurunan tingkat kecemasan akibat hipertensi. Jurnal Warta Pengabdian Andalas, 29(3), 285–290. https://doi.org/10.25077/jwa.29 .3.285-290.2022
Handayani, F., & Fithroni, H. (2022). Hubungan tingkat aktivitas fisik terhadap tingkat stres mahasiswa akhir Fakultas Ilmu Olahraga Universitas Negeri Surabaya. Jurnal Kesehatan Olahraga, 10(3), 131–138.
Harahap, A. C. P., Harahap, D. P., & Harahap, S. R. (2020). Analisis tingkat stres akademik pada mahasiswa selama pembelajaran jarak jauh dimasa Covid-19. Biblio Couns: Jurnal Kajian Konseling dan Pendidikan, 3(1), 10–14. https:// doi.org/10.30596/bibliocouns.v3i1.4804
Juni, R., & Rahman, S. (2024). Tingkat stres yang berbeda antara pria dan wanita terhadap kejadian hipertensi di RSU Haji Medan. Jurnal Pandu Husada, 5(3).
Merry, & Mamahit, H. C. (2020). Stres akademik mahasiswa aktif angkatan 2018 dan 2019 Universitas Swasta di DKI Jakarta. Jurnal Konseling Indonesia, 6(1), 6–13.
Norma, Widianti, E., & Hartiningsih, S. S. (2021). Faktor penyebab, tingkat stres dan dampak stres akademik pada mahasiswa dalam sistem pembelajaran online di masa pandemi Covid-19. Jurnal Ilmiah Stikes Kendal, 11(4).
Rahayu, D. W., Hasanuddin, A., Wicaksono, A. S., Fatah, F. M., & Ramadhan, M. M. (2024). Menelaah manfaat psikologis dari jogging: Studi tentang hubungan antara aktivitas fisik dan kesehatan mental mahasiswa Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang. Jurnal Analis, 3(2).
Rahmadani, A., & Daulay, N. (2023). Analisis faktor penyebab menurunnya resiliensi akademik pada siswa MTsN. Guidena: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling, 13(2), 417. https://doi.org/10.24127/gdn.v13i2.7413
Riskesdas. (2018). Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Sari, W. I. N., & Aryanto, H. (2022). Perancangan buku ilustrasi self-healing sebagai upaya mengatasi stres pada remaja perempuan di Kota Pasuruan. Barik: Jurnal Desain Komunikasi Visual, 4(2), 49–64.
Syahril, Janna, S. R., & Fatimah. (2021). The academic stress of final-year students in Covid-19 pandemic era. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan, 13(1), 80–89. https://doi.org/ 10.35445/alishlah.v13i1.407
Tasalim, R., & Cahyani, A. R. (2021). Stres akademik dan penanganannya. Guepedia.
Tobeli, M. K. Y., Sukiatni, D. S., & Rina, A. P. (2023). Efektivitas terapi self healing untuk meningkatkan kebahagiaan pada mahasiswa tingkat akhir. JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia, 1(2). https://doi.org/ 10.30996/jiwa.v1i2.9916
WHO. (2023). Stress. World Health Organization.
Wike, H. K. (2015). Examining the relationship between physical activity psychological well-being and stress in a college population. University of Tennessee at Chattanooga.
Yusi, A., Maulana, G. T., & Ridho, M. (2023). Mengoptimalkan olahraga dan kegiatan fisik untuk meningkatkan kualitas ibadah. Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, 2(2).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Noviani Noviani, Suherman Suherman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


