HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN GAYA HIDUP TERHADAP KEPATUHAN DIET DM PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II DI PUSKESMAS MELINTANG PANGKALPINANG TAHUN 2025
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.55325Keywords:
dukungan keluarga, diabetes melitus tipe II, gaya hidup, kepatuhan dietAbstract
Kepatuhan diet menjadi komponen yang sangat penting bagi pengelolaan diabetes melitus. Kepatuhan diet merupakan tingkat kesediaan pasien melaksanakan diet mengikuti pengaturan pola makan yang dianjurkanoleh dokter dan petugas kesehatan yang sesuai dengan aturan yang ditetapkan. Kepatuhan diet pada pasien DM dapat dihubungkan dengan beberapa faktor diantaranya adalah dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan gaya hidup terhadap kepatuuhan diet DM pada pasien diabetes melitus tipe II di Puskesmas Melintang Pangkalpinang Tahun 2025. Diabetes mellitus lebih dikenal sebagai penyakit yang membunuh manusia secara diam-diam atau "silent killer" yang bearti penyakit ini membunuh secara diam-diam. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional study. Penelitian ini dilakukan dengan cacra membagikan kuesioner pada 100 pasien DM di Puskesmas Melitang pada tanggal 3-22 November 2025. Data yang terkumpulkan kemudian analisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa terdapat hubungan antara dukungan keluarga (p-value = 0,026) dan gaya hidup (p-value = 0,015) dengan kepatuhan diet pada pasipen diabetes melitus tipe II di Puskesmas Melintang Pangkalpinang Tahun 2025. Menurut peneliti Dukungan keluarga dan gaya hidup memiliki hubungan yang signifikan terhadap kepatuhan diet pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Melintang Bangkal Pinang tahun 2025. Semakin baik dukungan keluarga dan semakin sehat gaya hidup pasien, semakin tinggi tingkat kepatuhan terhadap diet DM.References
Allende, A., Smith, J., & Torres, M. (2018). Insulin resistance and beta-cell function in type 2 diabetes mellitus. Journal of Endocrine Research, 45(2), 115–124. https://doi.org/10.1016/j.jer.2018.04.002
Amanda, M. (2021). Kepatuhan diet pada pasien diabetes mellitus. Jurnal Kesehatan Indonesia, 12(3), 210–218.
American Diabetes Association. (2018). Classification and diagnosis of diabetes: Standards of medical care in diabetes—2018. Diabetes Care, 41(Suppl. 1), S13–S27. https://doi.org/10.2337/dc18-S002
Anggraini, D., & Prasillia, S. (2021). Hubungan kepatuhan diet terhadap kualitas hidup pasien diabetes mellitus. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(1), 45–52.
Anoraga, P. (2015). Psikologi kerja. Rineka Cipta.
Arifin, A. (2020). Hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet pada pasien diabetes mellitus tipe II. Jurnal Keperawatan Medikal Bedah, 8(2), 102–110.
Atikah, P. (2016). Gizi dan pola hidup sehat. Nuha Medika.
Dewi, R., Suryani, N., & Mulyana, D. (2020). Hubungan gaya hidup sehat dengan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus. Jurnal Kesehatan Holistik, 14(2), 80–87.
Dharm, K. (2017). Metodologi penelitian kesehatan. Andi.
Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang. (2024). Laporan tahunan penyakit tidak menular tahun 2024. Dinkes Kota Pangkalpinang.
Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. (2024). Profil kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2024. Dinkes Babel.
Elmiani, N., & Putri, D. (2018). Peran dukungan keluarga terhadap kepatuhan pengobatan pasien diabetes mellitus. Jurnal Keperawatan Klinik, 7(2), 56–63.
Elmiani, N., & Putri, D. (2020). Dukungan sosial keluarga dan adaptasi kesehatan pasien kronik. Jurnal Keperawatan Indonesia, 23(1), 33–41.
Febty, N. (2018). Manajemen diet dan edukasi pada penderita diabetes mellitus. EGC.
Gale, E. (2018). Pathophysiology of type 2 diabetes mellitus: A review. Diabetes Metabolism Journal, 42(4), 316–324.
Hendro. (2019). Hubungan persepsi dengan kepatuhan diet pada penderita diabetes mellitus. Jurnal Keperawatan Sumatera, 10(2), 58–65.
Hisni, R., Retno, D., & Nur, I. (2022). Dukungan keluarga dan kepatuhan diet pada pasien diabetes mellitus di Wilayah Puskesmas Limo Depok. Jurnal Ilmu Keperawatan, 15(3), 98–107.
International Diabetes Federation. (2019). IDF diabetes atlas (9th ed.). IDF. https://www.diabetesatlas.org
Irwan. (2018). Kepatuhan pasien dalam pelayanan kesehatan. Deepublish.
Isnaeni, S., Handayani, T., & Fitria, R. (2018). Faktor yang berhubungan dengan kepatuhan diet pada pasien diabetes mellitus. Jurnal Ilmu Keperawatan, 6(2), 144–152.
Iswanti. (2018). Faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan pasien terhadap terapi diabetes mellitus. Jurnal Keperawatan Indonesia, 9(1), 67–74.
Iswanti. (2019). Interaksi tenaga kesehatan dan kepatuhan pasien diabetes mellitus. Jurnal Promosi Kesehatan, 11(2), 120–127.
Jaberi, A., Rezaei, M., & Karimi, M. (2018). Mechanisms of beta-cell destruction in type 1 diabetes. Journal of Endocrinology and Metabolism, 12(3), 45–52.
Janah, N., & Prajayanti, N. (2023). Epidemiologi diabetes mellitus tipe 2. Jurnal Kedokteran Tropis, 9(1), 12–19.
Jiwantor. (2017). Dasar-dasar variabel penelitian. UIN Press.
Kamaludin, S., Nur, F., & Rahayu, T. (2020). Dukungan tenaga kesehatan terhadap kepatuhan diet pasien diabetes mellitus. Jurnal Keperawatan Holistik, 14(1), 40–47.
Kanaley, J. A., Colberg, S. R., & Riddell, M. C. (2022). Physical activity and lifestyle in type 2 diabetes: A position statement of the American Diabetes Association. Diabetes Care, 45(5), 1191–1203. https://doi.org/10.2337/dc22-0001
Kautzky-Willer, A. (2018). Gestational diabetes mellitus: Pathophysiology and risks. Current Diabetes Reports, 18(8), 62–70.
Lestari, A. (2018–2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan pasien diabetes mellitus. Jurnal Ilmu Keperawatan, 6(2), 144–152.
Li, Y., Xu, X., & Zhao, J. (2018). Obesity and type 2 diabetes mellitus risk factors. Nutrients, 10(12), 1978. https://doi.org/10.3390/nu10121978
Mamahit, R., Simbolon, L., & Ginting, F. (2019). Peran dukungan keluarga terhadap pengelolaan diabetes mellitus. Jurnal Keperawatan Medikal Bedah, 5(1), 33–41.
Manurung, S., & Panjaitan, H. (2019). Kerangka teori dalam penelitian keperawatan. CV Trans Info Media.
McCarthy, M. I. (2018). Genetic contributions to type 2 diabetes. Current Diabetes Reports, 18(8), 64–73.
Meliana, R., Dewi, A., & Putra, I. (2019). Kepatuhan diet dan pengendalian gula darah pada pasien diabetes mellitus. Jurnal Kesehatan Medika, 13(2), 90–97.
Nurmala, D., Datuela, R., & Fadillah, S. (2021). Motivasi dan kepatuhan diet pada pasien diabetes mellitus. Jurnal Promosi Kesehatan, 16(1), 1–8.
Osgood, N. D., Dyck, R. F., & Grassmann, W. (2018). Gestational diabetes mellitus: Risk factors and outcomes. Obstetric Medicine, 11(2), 78–85.
Ouyang, J. (2018). Compliance behavior among diabetic patients in Taiwan. Taiwan Medical Journal, 21(4), 233–240.
PERKENI. (2018). Pedoman pengelolaan dan pencegahan diabetes mellitus tipe 2 di Indonesia. Perkumpulan Endokrinologi Indonesia.
Pociot, F., Akolkar, B., & Concannon, P. (2018). Genetic factors in type 1 diabetes. Nature Reviews Endocrinology, 14(11), 675–689.
Puspitasari, D. (2018). Peran komunikasi keluarga terhadap kepatuhan pasien diabetes mellitus. Jurnal Komunikasi Kesehatan, 10(2), 120–128.
Putra, Y. (2019). Jenis dan peran dukungan keluarga terhadap kesembuhan pasien. Jurnal Keperawatan Keluarga, 11(3), 88–94.
Putri, A., & Santoso, I. (2022). Gangguan metabolik pada diabetes mellitus. Jurnal Biomedis Indonesia, 8(2), 134–141.
Ramadani, S. (2019). Diabetes mellitus sebagai penyakit silent killer. Jurnal Penyakit Dalam, 15(1), 40–48.
Rekam Medis Puskesmas Melintang. (2024). Data pasien diabetes mellitus tahun 2022–2024. Puskesmas Melintang, Pangkalpinang.
Rosenstock, I. M. (1998). The health belief model and preventive health behavior. Health Education Monographs, 2(4), 354–386.
Runtukahu, F., & Mulyadi, T. (2015). Motivasi petugas kesehatan dan kepatuhan diet pasien diabetes mellitus. Jurnal Promosi Kesehatan, 3(2), 115–122.
Sari, N. (2014). Kebiasaan merokok dan dampaknya terhadap kesehatan. Universitas Indonesia Press.
Ski. (2023). Survey kesehatan Indonesia 2023. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Skyler, J. S., Bakris, G. L., & Bonifacio, E. (2018). Environmental and genetic factors in type 1 diabetes. Diabetes Journal, 67(3), 473–481.
Smelter, S. C., & Bare, B. G. (2020). Brunner & Suddarth’s textbook of medical-surgical nursing (14th ed.). Wolters Kluwer Health.
Sugandh, P., Kumar, A., & Singh, N. (2023). Global burden and pathophysiology of diabetes mellitus. World Journal of Diabetes, 14(5), 398–410.
Syamsi, R. (2020). Hubungan gaya hidup dengan kepatuhan diet pada penderita diabetes mellitus tipe II di RS QIM Batang. Jurnal Keperawatan Medikal, 6(2), 77–84.
Tera, S. (2018). Persepsi dan kepatuhan diet pasien diabetes mellitus. Jurnal Kesehatan Prima, 12(3), 58–65.
Tovar, M. (2020). Health belief and dietary compliance in diabetic patients. Journal of Behavioral Health, 7(2), 115–123.
Wiardiani, D. (2021). Peran diet dalam pengendalian diabetes mellitus. Jurnal Gizi dan Dietetik, 9(1), 25–33.
World Health Organization. (2019–2024). Global report on diabetes. World Health Organization. https://www.who.int
Wiwik. (2023). Faktor risiko diabetes mellitus yang dapat dan tidak dapat diubah. Jurnal Kesehatan, 17(1), 65–72.
Yunir, R., Rahmawati, D., & Lestari, F. (2025). Faktor risiko diabetes mellitus yang dapat diubah. Jurnal Endokrinologi Indonesia, 15(2), 90–98.
Yeung, W., Hober, D., & Pociot, F. (2018). Enterovirus infection and type 1 diabetes mellitus: A meta-analysis. PLOS Pathogens, 14(4), e1006780. https://doi.org/10.1371/journal.ppat.1006780
PERKENI. (2018). Pedoman pengelolaan dan pencegahan diabetes mellitus tipe 2 di Indonesia. Perkumpulan Endokrinologi Indonesia.
World Health Organization. (2019–2024). Global report on diabetes. WHO. https://www.who.int
Irwan, M. (2018). Etika dan perilaku kesehatan: Teori dan aplikasinya dalam pelayanan kesehatan. Yogyakarta: Deepublish.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman pencegahan dan pengendalian diabetes melitus. Jakarta: Kemenkes RI.
Notoadmodjo, S. (2018). Ilmu perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
World Health Organization (WHO). (2021). Adherence to long-term therapies: Evidence for action. Geneva: World Health Organization.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Salma Nadiah, Rima Berti Anggraini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


