VARIASI NILAI BIOCHEMICAL OXYGEN DEMAND (BOD) PADA MEDIA AIR DAN SUMBER PENCEMAR DI PROVINSI RIAU : SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.55324Keywords:
biochemical oxygen demand, kualitas air, pencemaran air, sungai, provinsi riauAbstract
Peningkatan aktivitas manusia di sekitar badan air berkontribusi terhadap meningkatnya beban pencemaran organik yang berdampak pada penurunan kualitas air. Salah satu parameter yang umum digunakan untuk menilai tingkat pencemaran organik adalah Biochemical oxygen demand (BOD), yang merepresentasikan kebutuhan oksigen oleh mikroorganisme untuk menguraikan bahan organik di dalam perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji variasi nilai BOD pada media air dan sumber pencemar di Provinsi Riau serta mengidentifikasi pola hubungan antara karakteristik media air, sumber pencemar, dan tingkat pencemaran organik. Penelitian ini menggunakan desain studi kepustakaan berupa narrative literature review dengan pendekatan deskriptif. Populasi penelitian adalah seluruh artikel ilmiah yang membahas kualitas air dengan parameter BOD, sedangkan sampel berupa artikel terpilih yang dipilih secara purposive berdasarkan kesesuaian topik, ketersediaan data full text, dan lokasi penelitian di Provinsi Riau. Variabel yang dikaji meliputi nilai BOD, media air, dan sumber pencemar. Pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran Google Scholar, sedangkan analisis data dilakukan secara naratif dengan membandingkan dan mensintesis temuan antarartikel. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai BOD pada media air sungai di Provinsi Riau bervariasi dari kategori tercemar ringan hingga tercemar sedang, dengan sebagian lokasi melampaui baku mutu kualitas air. Limbah domestik merupakan sumber pencemar dominan yang berkontribusi terhadap peningkatan nilai BOD, terutama di wilayah perkotaan dan permukiman padat. Kesimpulannya, nilai BOD di Provinsi Riau dipengaruhi oleh jenis media air dan intensitas aktivitas manusia, sehingga diperlukan pengendalian beban pencemar organik secara terpadu untuk menjaga kualitas air yang berkelanjutan.References
Abdullahi, A. B., Siregar, A. R., Pakiding, W., & Mahyuddin. (2021). The analysis of BOD (Biological Oxygen Demand) and COD (Chemical Oxygen Demand) contents in the water of around laying chicken farm. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 788(1), 012155. https://doi.org/10.1088/1755-1315/788/1/012155
Adis, M. R. N., & Juliardi Ar, N. R. (2021). Analisis Distribusi Pencemaran Biological Oxygen Demand (BOD) Dan Dissolved Oxygen (DO) Dengan Metode Geographic Information System (GIS) Dan Streeter Phelps Di Sepanjangkali Surabaya. Jurnal Envirotek, 13(2), 10–15. https://doi.org/10.33005/envirotek.v13i2.108
Aguilar-Torrejón, J. A., Balderas-Hernández, P., Roa-Morales, G., Barrera-Díaz, C. E., Rodríguez-Torres, I., & Torres-Blancas, T. (2023). Relationship, importance, and development of analytical techniques: COD, BOD, and, TOC in water—An overview through time. SN Applied Sciences, 5(4), 118. https://doi.org/10.1007/s42452-023-05318-7
Ardiangningsih. (2025). Identifikasi Tingkat Biological Oxygen Demand (BOD) sebagai Indikator Kualitas Air di Hulu dan Hilir Sungai Bagong Banyuwaangi.
Hasibuan, M., Cahyono, K., & Hasibuan, S. (2022). Kajian Beban Pencemar dan Daya Tampung Beban Pencemar Air di Daerah Aliran Sungai Siak. Jurnal Rekayasa Hijau, 6(1), 45–56. https://doi.org/10.26760/jrh.v6i1.45-56
Hasibuan, M.-, Lubis, H. C., Cahyono, K., Suprojo H, A., & Nasution, A. (2023). Kapasitas Asimilasi BOD, COD, Fecal Coli dan MBAS Pemantauan Kualitas Air Desa Teratak Buluh Sungai Kampar Provinsi Riau. Jurnal Rekayasa Hijau, 6(3), 186–196. https://doi.org/10.26760/jrh.v6i3.186-196
Hema, H., Assiddieq, M., Ndibale, W., & Ilham, I. (2021). Analisis Kualitas Air Dengan Parameter Tss, Bod, Detergen Dan Fosfat (PO4) Pada Sungai Wanggu Kota Kendari.
Hendrian, D., Rianto, S., & Putri, R. E. (2024). Persepsi Masyarakat Tentang Limbah B3 PT. Indah Kiat Pulp and Paper di Desa Pinang Sebatang Kecamatan Tualang Kabupaten Siak. Indonesian Research Journal on Education, 4(3). https://doi.org/10.31004/irje.v4i3.1066
Ilham, A. S., Masri, M., & Rosmah, R. (2023). Analisis kadar biochemical oxygen demand (BOD) salah satu sungai di Sulawesi Selatan. Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi, 3(2), 112–116. https://doi.org/10.24252/filogeni.v3i2.35468
Imam, & Maulana. (2024). Kualitas Air Sungai Lamandau: Analisis Kandungan BOD daan COD Tahun 2019-2021.
Jurusan analis kesehatan, Politeknik Kesehatan Medan, Medan-Indonesia, Sinurat, M., Hasibuan, R., Jurusan analis kesehatan, Politeknik Kesehatan Medan, Medan-Indonesia, Hasibuan, N., & Jurusan analis kesehatan, Politeknik Kesehatan Medan, Medan-Indonesia. (2017). Pemanfaatan eceng gondok untuk menurunkan kandungan biological oxygen demand (BOD), chemical oxygen demand (COD), pH, bau dan warna limbah cair tahu. Jurnal Pendidikan Kimia, 9(3), 356–361. https://doi.org/10.24114/jpkim.v9i3.8909
Kamarudin, M. K. A., Wahab, N. A., Md Bati, S. N. A., Toriman, M. E., Saudi, A. S. M., Umar, R., & Sunardi. (2020). Seasonal Variation on Dissolved Oxygen, Biochemical oxygen demand and Chemical Oxygen Demand in Terengganu River Basin, Malaysia. Journal of Environmental Science and Management, 23(2), 1. https://doi.org/10.47125/jesam/2020_2/01
Karami Moghadam, M., Amini, A., Malek, M. A., Mohammad, T., & Hoseini, H. (2019). Physical Modeling of Ski-Jump Spillway to Evaluate Dynamic Pressure. Water, 11(8), 1687. https://doi.org/10.3390/w11081687
Kurniajati, S., Yusiana, M. A., & Utami, I. L. (2023). Literatur Review: Analisis Kualitas Air Limbah Rumah Sakit Menggunakan Indikator Baku Mutu BOD, COD, TSS. Jurnal Penelitian Keperawatan, 9(2), 243–251. https://doi.org/10.32660/jpk.v9i2.697
Kurnianto, A., Oktorina, S., Munfarida, I., Setyowati, D. N., & Pribadi, A. (2024). Assessment of Water Quality Parameters and Their Correlations in the Kalimas River, Surabaya: Implications for Health Risks. International Journal of Environmental, Sustainability, and Social Science, 5(6), 1592–1600. https://doi.org/10.38142/ijesss.v5i6.1242
Mutai, I. K., Laerhoven, K. V., Karuri, N. W., & Tewo, R. K. (2024). Using Multivariate Linear Regression for Biochemical oxygen demand Prediction in Waste Water. Applied Computing and Intelligence, 4(2), 125–137. https://doi.org/10.3934/aci.2024008
Napitupulu, R. T., & Putra, M. H. S. (2024). Pengaruh BOD, COD DAN DO Terhadap Lingkungan Dalam Penentuan Kualitas Air Bersih Di Sungai Pesanggrahan. CIVeng: Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan, 5(2), 79. https://doi.org/10.30595/civeng.v5i2.17878
Pitalokasari, O. D., Fiqri, S., & Ayudia, D. (2021). Validasi Metode Pengujian Biochemical oxygen demand (BOD) Dalam Air Laut Secara Titrimetri Berdasarkan SNI 6989.72:2009. Ecolab, 15(1), 63–75. https://doi.org/10.20886/jklh.2021.15.1.63-75
Pradiko, H., Yustiani, Y. M., & Santika, S. (2019). Kajian Beban Pencemaran Limbah Cair Dengan Parameter BOD Dan DO Dari Area Permukiman Di Sungai Citepus. Journal of Community Based Environmental Engineering and Management, 2(2), 69. https://doi.org/10.23969/jcbeem.v2i2.1459
Putri, M. A., Yuliati, Y., & Fajri, N. E. (2025a). Beban Pencemaran dan Status Mutu Air dengan Indeks Pencemaran di Sungai Umban Sari Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Jurnal Akuatiklestari, 9(1), 39–48. https://doi.org/10.31629/akuatiklestari.v9i1.7657
Putri, M. A., Yuliati, Y., & Fajri, N. E. (2025b). Beban Pencemaran dan Status Mutu Air dengan Indeks Pencemaran di Sungai Umban Sari Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Jurnal Akuatiklestari, 9(1), 39–48. https://doi.org/10.31629/akuatiklestari.v9i1.7657
Rohman, A., Fauzi, A. I., Ardani, N. H., Nuha, M. U., Perdana, R. S., Nurtyawan, R., & Lotfata, A. (2023). Monitoring Biochemical oxygen demand (BOD) Changes During a Massive Fish Kill Using Multitemporal Landsat-8 Satellite Images in Maninjau Lake, Indonesia. Forum Geografi, 37(1). https://doi.org/10.23917/forgeo.v37i1.21307
Romeiro, N. M. L., Mangili, F. B., Costanzi, R. N., Cirilo, E. R., & Natti, P. L. (2018). Numerical simulation of BOD5 dynamics in Igapó I lake, Londrina, Paraná, Brazil: Experimental measurement and mathematical modeling. Semina: Ciências Exatas e Tecnológicas, 38(2), 50. https://doi.org/10.5433/1679-0375.2017v38n2p50
Rowan, G. S. L., & Kalacska, M. (2021). A Review of Remote Sensing of Submerged Aquatic Vegetation for Non-Specialists. Remote Sensing, 13(4), 623. https://doi.org/10.3390/rs13040623
Saputra, A. J., Lestari, S. D., & Ginting, J. M. (2025). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pencemaran Sumber Daya Air Di Wilayah Sungai: Systematic Literature Review.
Takashima, Y., Hamano, M., Fukai, J., Iwadate, Y., Kajiwara, K., Kobayashi, T., Hondoh, H., & Yamanaka, R. (2020). GSEA-assisted gene signatures valid for combinations of prognostic markers in PCNSL. Scientific Reports, 10(1), 8435. https://doi.org/10.1038/s41598-020-65463-6
Turambi, J. S., Naharia, O., Gedoan, S. P., & Mokosuli, Y. S. (2024). Analisis Pengujian Biological Exygen Demand (BOD) dan Chemical Oxygen Demand (COD) di Inlet dan Outlet Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) RSU GMIM Tonsea Airmadidi. 8.
Ulfah, A., & Purwiyanto, A. I. S. (t.t.). Penentuan Tingkat Pencemaran Organik Berdasarkan Konsentrasi BOD (Biological Oxygen Demand), COD (Chemical Oxygen Demand) Dan TOM (Total Organic Matter) Di Muara Sungai Lumpur Ogan Komering Ilir.
Universitas Islam Indonesia Yogyakarta, Wifarulah, Y. O., Marlina, N., & Universitas Islam Indonesia Yogyakarta. (2021). Analisis Daya Tampung Beban Pencemar BOD, COD, DAN TSS Di Sungai Widuri Dengan Menggunakan Software QUAL2KW. Jurnal Sains &Teknologi Lingkungan, 13(1). https://doi.org/10.20885/jstl.vol13.iss1.art1
Xu, J., Jin, G., Mo, Y., Tang, H., & Li, L. (2020). Assessing Anthropogenic Impacts on Chemical and Biochemical oxygen demand in Different Spatial Scales with Bayesian Networks. Water, 12(1), 246. https://doi.org/10.3390/W12010246
Yuliati, Y., Efawani, E., Fauzi, M., & Suryo, G. (2022). Status Mutu Air Dan Beban Pencemaran Sungai Sail Bagian Hilir, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau Pada Kondisi Pasang Surut. EnviroScienteae, 18(1), 148. https://doi.org/10.20527/es.v18i1.13004
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 nabila Nabila, Herniwanti Herniwanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


