HUBUNGAN KONSUMSI KAFEIN, KUALITAS TIDUR DAN KESEHATAN MENTAL PADA MAHASISWA: LITERATURE REVIEW
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.55310Keywords:
kecemasan, kesehatan mental, kualitas tidur, konsumsi kafein, mahasiswaAbstract
Konsumsi kafein merupakan kebiasaan yang umum dijumpai pada mahasiswa dan sering dimanfaatkan untuk meningkatkan kewaspadaan serta mengatasi kelelahan akibat tuntutan akademik. Namun, konsumsi kafein yang berlebihan atau tidak tepat waktu dapat berdampak negatif terhadap kualitas tidur dan kesehatan mental, seperti kecemasan dan stres. Pola tidur yang tidak teratur serta tekanan akademik yang tinggi menjadikan mahasiswa sebagai kelompok yang rentan terhadap permasalahan tersebut. Oleh karena itu, artikel ini bertujuan untuk meninjau hubungan konsumsi kafein dengan kualitas tidur dan kesehatan mental pada mahasiswa berdasarkan penelitian terdahulu. Metode yang digunakan adalah literature review dengan desain tinjauan literatur terhadap artikel ilmiah yang dipublikasikan pada tahun 2018–2024. Populasi dalam studi yang direview adalah mahasiswa perguruan tinggi, dengan sampel berupa responden mahasiswa pada masing-masing penelitian yang dianalisis menggunakan metode purposive sampling sesuai kriteria inklusi. Variabel penelitian meliputi konsumsi kafein, kualitas tidur, serta kesehatan mental yang mencakup kecemasan, stres, dan depresi. Alat pengumpulan data yang umum digunakan antara lain kuesioner konsumsi kafein, Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), serta instrumen penilaian kesehatan mental. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan tematik. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa konsumsi kafein yang tinggi, khususnya pada sore dan malam hari, berhubungan dengan penurunan kualitas tidur serta peningkatan tingkat kecemasan dan stres pada mahasiswa, sedangkan hubungan dengan depresi menunjukkan hasil yang bervariasi. Simpulan artikel ini adalah bahwa konsumsi kafein berperan penting terhadap kualitas tidur dan kesehatan mental mahasiswa, sehingga diperlukan edukasi konsumsi kafein yang bijak serta penerapan higiene tidur di lingkungan perguruan tinggi.References
Ikram, M., Hidayat, R., & Putri, A. R. (2024). Association between caffeine intake and sleep quality among university students. Journal of Nutrition and Food Sciences, 12(1), 45–53.
Makki, A. A., Alqahtani, M. S., Alshahrani, A. M., & Alqahtani, A. S. (2023). Caffeine consumption and its association with depression, anxiety, and stress among university students. Journal of Family Medicine and Primary Care, 12(9), 1911–1917.
Shihadeh, A., Alsharif, F., Alqahtani, M., & Almutairi, K. (2025). Caffeine consumption, sleep quality, and psychological distress among university students. Journal of Psychosomatic Research, 173, 111469.
Sulaiman, N., Ali, A., Zakaria, M. K., Shahim, M. R. A., Jean, S. W., & Jalil, A. M. M. (2024). Caffeine consumption, sleep quality, and mental health outcomes among Malaysian university students. National Journal of Community Medicine, 15(5), 370–378.
Veronica, A., Suryani, D., & Pramudito, A. (2023). Hubungan konsumsi kafein dengan kualitas tidur pada mahasiswa kedokteran. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 10(2), 89–96.
Zunhammer, M., Eichhammer, P., & Busch, V. (2014). Sleep quality during exam stress: The role of alcohol, caffeine and nicotine. PLoS ONE, 9(10), e109490.
Hershner, S. D., & Chervin, R. D. (2014). Causes and consequences of sleepiness among college students. Nature and Science of Sleep, 6, 73–84.
Shochat, T., Tavor, I., Tzur, R., & Perez-Lloret, S. (2014). Functional consequences of inadequate sleep in college students: A systematic review. Nature and Science of Sleep, 6, 73–84.
Alshumrani, A., Alqahtani, A., Alzahrani, M., & Alshahrani, A. (2023). Energy drink consumption and sleep quality among university students. Journal of Public Health Research, 12(3), 22799036231183610.
Yang, Y., Shin, J. C., Li, D., & An, R. (2019). Sedentary behavior and sleep problems: The role of caffeine consumption. Sleep Medicine, 56, 130–136.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Aulia Nurul Izzah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


