HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN, PERSEPSI, SIKAP, DUKUNGAN SUAMI, DAN JARAK KE PUSKESMAS DENGAN PEMANFAATAN PROGRAM IMUNISASI DASAR HEPATITIS B 0 DI PUSKESMAS KOPPE KABUPATEN BONE
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.55296Keywords:
bayi, faktor, hepatitis B, imunisasiAbstract
Hepatitis B adalah peradangan pada organ hati. Virus Hepatitis ini sering ditemukan di daerah yang mempunyai iklim tropis, Di dunia terdapat 350 juta orang yang menderita HbsAg (Hepatitis B Surface Antigen) positif sebagai pembawa (Carrier) dan 220 juta (78%) terdapat di Asia termasuk Indonesia. Diperkirakan 25-45% penderita penyakit hepatitis B adalah bayi dan anak yang ditularkan oleh ibu yang beresiko pada saat hamil yaitu sebesar 3,9%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pengetahuan, Persepsi, sikap, dukungan suami, dan jarak ke puskesmas dengan pemanfaatan program Imunisasi Dasar Hepatitis B 0 di Puskesmas Koppe Kabupaten Bone. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan cross sectional study. Besar sampel penelitian ini sebanyak 132 sampel yang berlangsung pada bulan Maret – April 2022. Hasil data disajikan dalam bentuk analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah responden yang memanfaatkan imunisasi Hepatitis B 0 sebanyak 71 Orang (53.8%) sedangkan yang tidak memanfaatkan imunisasi Hepatitis B 0 sebanyak 61 Orang (46.2%). Uji chi square menunjukkan hasil yaitu variabel pengetahuan (p=0,00), persepsi (p=0,051), sikap (0,702), dukungan suami (p=0,00) dan Jarak ke Puskesmas (p=951). bahwa ada hubungan antara Pengetahuan dan Dukungan suami dengan pemanfaatan program imunisasi Hepatitis B di Puskesmas Koppe Kabupaten Bone dan tidak ada hubungan antara persepsi, sikap, jarak ke puskesmas dengan pemanfaatan program imunisasi hepatitis B di Puskesmas Koppe Kabupaten Bone.References
Arikunto. 2016. “Sikap Adalah Evaluasi, Perasaan, Dan Kecendrungan Seseorang Yang Secara Konsisten Menyukai Atau Tidak Menyukai Suatu Objek Atau Gagasan.” Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952.: 11–24.
Data Sekunder Dinas Kesehatan Kabupaten Bone. Profil Kesehatan Kabupaten Bone. 2020
Data Sekunder Puskesmas Koppe. Profil Kesehatan Puskesmas Koppe. 2020
Dillyana, Tri Anisca. 2019. “Hubungan Pengetahuan, Sikap Dan Persepsi Ibu Dengan Status Imunisasi Dasar Di Wonokusumo.” Jurnal PROMKES 7(1): 67.
Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan. Profil Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan. 2015
Erlinawati. 2021. “Determinan Pemanfaatan Pelayanan Imunisasi Dasar Pada Keluarga Miskin Di Kota Lhokseumawe.” : 1–138. http://repositori.usu.ac.id/bitstream/handle/123456789/31235/187032032.pdf?sequence=1&isAllowed=y.
Erna, Cut, and Nailatul Qadri. 2019. “FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KELENGKAPAN IMUNISASI PADA BALITA DI PUSKESMAS TEUPIN RAYA KABUPATEN PIDIE TAHUN 2017.” 5(2): 384–98.
Hana, Ferina, Tunjung Trisna, Lintang Dian Saraswati, and Ari Udiyono. 2019. “Hubungan Persepsi Ibu Dengan Kepatuhan Ibu Dalam Pemberian Imunisasi Dasar Pada Balita (Studi Di 7 Puskesmas Kota Semarang).” 7: 149–55.
Hayati, Wirda, Dewi Marianthi, and . Nurleli. 2010. “Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Cakupan Imunisasi Dasar Pada Bayi Di Desa Kajhu Kecamatan Baitussalam Aceh Besar Tahun 2009.” Jurnal Keperawatan 1(1).
Istriyati, Elly. 2011. “Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Bayi Di Desa Kumpulrejo Kecamatan Argomulyo Kota Salatiga.” skripsi: 1–116.
Kusumawardhani, Intan. 2016. “Journal About Knowledge.” 4(2): 2–3. http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/239/.
Libunelo, Elvi, Yeni Paramata, and Rahmawati Rahmawati. 2018. “Hubungan Karakteristik Ibu Dan Jarak Pelayanan Kesehatan Dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar Di Puskesmas Dulukapa.” Gorontalo Journal of Public Health 1(1): 08.
Novitasari, Selly. 2013. “Pengaruh Pengetahuan, Sikap, Dan Perilaku Ibu Serta Tenaga Kesehatan Terhadap Cakupan Imunisasi Hepatitis B 0 Di Kota Semarang.” : 1–13.
Pontolawokang, A., B. Korah, and R. Dompas. 2016. “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemberian Imunisasi Hepatitis B 0.” Jurnal Ilmiah Bidan 4(1): 91335.
Prawira, Wahyudi darma. 2014. “Hubungan Antara Faktor Predisposing, Enabling Dan Reinforcing Dengan Perilaku Ibu Dalam Pemberian Imunisasi Hepatitis B Pada Bayi Usia 0-7 Hari Di Wilayah Kerja Puskesmas Teriak Kabupaten Bengkayang.” 44: 1–83.
Rahmi, Afzahul. 2019. “Hubungan Tingkat Pengetahun Dan Dukungan Suami Terhadap Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap Pada Bayi.” Jik- Jurnal Ilmu Kesehatan 3(2): 61.
Reni Agustina, H. 2016. “Pengaruh Faktor Predisposing, Enabling Dan Reinforcing Terhadap Pemberian Imunisasi Hepatitis B Pada Bayi Di Puskesmas Bagan Batu Kecamatan Bagan Sinembah Kabupaten Rokan Hilir.” Jumantik 1(1): 79–103.
Rozalina. 2012. “Perilaku Ibu Dalam Pemberian Imunisasi Hepatitis B Pada Bayi (0-7 Hari) Di Wilayah Kerja Puskesmas Sukamara Kabupaten Sukamara Propinsi Kalimantan Tengah Tahun 2012.” : 1–108.
Sari, Puspita, Solihin Sayuti, and Andri Andri. 2022. “Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemberian Imunisasi Dasar Pada Bayi Di Wilayah Kerja Puskesmas PAAL X Kota Jambi.” Jurnal Kesmas Jambi 6(1): 42–49.
Yanti Riani Normawati Tampubolon, Ridha Hayati, Norsita Agustina. 2020. “‘ Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Terhadap Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Bayi Di Wilayah Kerja Puskesmas Muara Teweh Kabupaten Barito Utaratahun 2o2o .’”
Yuliana, Yuliana, and Samsidar Sitorus. 2018. “Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap Di Wilayah Kerja Puskesmas Medan Area.” Jurnal Kesehatan Global 1(3): 137.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Siska Ayuningsih, Muh.Yusri Abadi, Amran Razak

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


