HUBUNGAN KADAR SERUM ALBUMIN DAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) PADA PENDERITA CA MAMMAE STADIUM LANJUT LOKAL DI RUMAH SAKIT UMUM BAHTERAMAS PROVINSI SULAWESI TENGGARA
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.55197Keywords:
Ca Mamae, Kanker Payudara, Kejadian Kanker Payudara., albumin, kanker stadium lanjut, ), Indeks Massa TubuhAbstract
Kanker payudara (Ca mammae) stadium lanjut lokal merupakan salah satu masalah kesehatan dengan angka kejadian dan risiko komplikasi yang tinggi. Status gizi pasien berperan penting dalam perjalanan penyakit dan dapat dinilai melalui kadar serum albumin serta Indeks Massa Tubuh (IMT). Semakin tinggi stadium kanker payudara, semakin besar risiko terjadinya malnutrisi akibat peningkatan proses inflamasi dan penurunan asupan gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar serum albumin dengan IMT pada penderita Ca mammae stadium lanjut lokal di Rumah Sakit Umum Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara. Penelitian menggunakan desain kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel terdiri dari 25 pasien wanita penderita Ca mammae stadium lanjut lokal yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Pemeriksaan kadar serum albumin dilakukan melalui analisis kimia darah, sedangkan IMT dihitung berdasarkan berat badan dan tinggi badan. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan kadar serum albumin rata-rata sebesar 4,64±0,64 g/dL dan nilai IMT rata-rata sebesar 21,58±3,66 kg/m². Uji korelasi menunjukkan nilai p = 0,310 (p>0,05) dan r = 0,212 yang menandakan tidak terdapat hubungan bermakna antara kadar serum albumin dan IMT, meskipun terdapat korelasi lemah dengan arah positif. Penelitian ini menunjukkan bahwa kadar serum albumin dan IMT pada penderita Ca mammae stadium lanjut lokal tidak memiliki hubungan yang signifikan, namun peningkatan stadium penyakit dapat meningkatkan risiko malnutrisi yang berdampak pada kadar albumin dan status gizi pasien.References
Alkabban, F.M. dan Ferguson, T. (2021). Breast Cancer. StatPearls Publishing, Treasure Island (FL).
American Cancer Society. (2021). Apa Itu Kanker Payudara? Tersedia di: https://www.cancer.org/cancer/breast-cancer/about/what-is-breast-cancer.html [Diakses pada 30 Mei 2025].
Arafah, A. B. R.., & Notobroto, H. B. (2018). Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Ibu Rumah Tangga Melakukan Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari). Journalo PublicHealth, 2 (2):143-153.
Badrasawi, M., Aseel, A., & Aseel, D. (2021). Association of malnutrition and low quality of life among cancer patients receiving chemotherapy, Palestine. East Mediterr Health J, 27(5):459-466.
Baracos, V. E., Lisa, M., & Fearon, K. C. H. (2018). Cancer-associated Cachexia. Nature Reviews Disease Primers, 4 (17105).
Bernadetha, S., & Sriyati, S. (2024). Hubungan Stadium dengan Derajat Nyeri pada Pasien Ca Mammae di RSUD Kota Yogyakarta. In Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat LPPM Universitas' Aisyiyah Yogyakarta, 2: 1299-1305.
Budiani, K., Abdurahman, M., & Rizki, K. A. (2020). Hubungan Perubahan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan Respon Kemoterapi Neoadjuvan Kombinasi Doksorubisin pada Penderita Kanker Payudara Lanjut Lokal di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. Jurnal Ilmu Bedah , 48 (2), 3-21.
Budiyanto, R., Maimun, S., & Ferry, B. (2024). Hubungan Malnutrisi Jumlah Total Albumin dan Protein Serum terhadap Aktivitas Siswa. Jurnal Ilmiah Biosaintropis, 9 (2), 2338-2805.
Chen, M. D. (2012). Breast Cancer. American Accreditation Health Care Commission. 118: 372–82.
Coloay, Y. C. (2024). Hubungan frekuensi terapi, asupan makan dan status gizi dengan kualitas hidup pasien kanker payudara di Rumah Sakit Pendidikan Universitas Andalas (Doctoral dissertation, Universitas Andalas).
Damanik, L. D. S., & Hantoro, I. (2020). Hubungan Rasio Albumin-CRP pada Uji Klinis Neoadjuvan Respon Kemoterapi Resimen CAF pada Wanita dengan Kanker Payudara Tingkat Lanjut Secara Lokaldi RSUD Dr. Soetomo. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat India, 11 (10).
Dawood, S., Broglio, K., Gonzalez-Angulo, A. M., Kau, S. W, Islam, R., Hortobagyi, G.N., & Cristofanilli, M. (2008). Nilai prognostik indeks massa tubuh pada kanker payudara stadium lanjut. Clinical Cancer Research, 14 (6), 1718-1725.
Doren A, Vecchiola A, Aguirre B, Villaseca P. (2018). Aspek Ginekologi-Endokrinologi pada Wanita Pembawa Mutasi Gen BRCA1/2. Climacteric, 21 (6): 529-535.
Elmika, E., & Mateus, S. A. (2020). Gambaran Umur dan Jenis Kelamin Pasien Kanker Payudara Di RS Ibnu Sina Kota Makassar. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 11(4).
Firdaus, A. I., Irawiraman, H., & Riastiti, Y. (2024). Hubungan Usia dan Indeks Massa Tubuh dengan Gambaran Histopatologi Karsinoma Payudara di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan, 7 (2), 116-124.
Fuji, T., Shoko, T., Yuko, N., Sasagu, K., Sayaka, O., Reina, Y., & Ken, S. (2020). Implications of Low Serum Albumin as a Prognostic Factor of Long-term Outcomes in Patients with Breast Cancer. In Vivo, 34 (4): 2033-2036.
Gatsu, P. D. A., Cahyani, A. A. E., Dewa, G. C. D., & Novitasari. (2023). Hubungan Faktor Risiko Usia Dengan Angka KejadianKanker Payudara Dan Tumor Jinak Payudara Di RSUDWangaya Kota Denpasar Tahun 2019-2022. Borneo Journal Of Medical Laboratory Technology, 61(1): 434-441.
Gupta, D., & Crishtopher, G. L. (2010). Albumin Serum Praperawatan sebagai Prediktor Kelangsungan Hidup Kanker: Tinjauan Sistematis Literatur Epidemiologi. Nutrition Journal, 9 (69).
Halwa, S., Joko, S. P., & Sepsina, R. (2023). Hubungan Frekuensi Kemoterapi dengan Kadar Albumin dan Penurunan Berat Badan pada Pasien Kanker Payudara di Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda. Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS), 2 (10): 2495-2506.
Hero, S. K. (2021). Faktor Risiko Kanker Payudara. JMH, 03 (01): 3-8.
Irna, L., Sitorus, R. J., & Flora, R. (2023). Hubungan Status Gizi Terhadap Kadar Albumin Serum pada Ibu Hamil: Literature Review. Jurnal Ners, 7(1): 783-792.
Itagaki, F., Kato, H., Motonaga, S., & Ichida, Y. (2007). K adar Albumin Serum pada Pasien Rawat Jalan yang Menerima Kemoterapi Anti Kanker. Jurnal Farmasi Medis, 33(12), 1032-1036.
Kalli, S., Semine, A., Cohen, S., Naber, S. P., Makim, S S., Bahl, M. (2018). American Joint Committee on Cancer’s Staging System for Breast Cancer, Eighth Edition: What the Radiologist Needs to Know. RadioGraphics. 38 (7): 1921–33.
Katuwu, C. P., Roberthy, M., & Rahma. (2023). Invasive Ductal Carcinoma Mammae Grade Ii Pro Mrm: Laporan Kasus. Jurnal Medical Profession (MedPro), 5 (3).
Ketut, S., & Sari, L. M. K. K. S. (2022). Kanker Payudara: Diagnostik, Faktor Risiko, dan Stadium. Ganesh a Medicina, 2(1): 42-48.
Key, T.J., Appleby, P. N., Reeves, G. K., Travis, R. C., Alberg, A. J., & Barricarteet, A. (2013). Sex Hormones And Risk Of Breast Cancer In Premenopausal Women: A Collaborative Reanalysis Of Individual Participant Data From Seven Prospective Studies. Lancet Oncol, 14 (10):1009–19.
https://doi.org/10.1016/S1470–2045(13)70301–2. [PMC free article] [PubMed]
Khoerunnisa, Z. (2023). Profil Pemeriksaan Darah Rutin pada Penderita Kanker Payudara Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara, Skripsi, Fakultas Sains dan Teknologi Program Studi DIV Teknologi Laboratorium Medis Universitas Mandala Waluya, Kendari.
Kozier, B., Berman, A., & Snyder, S. (2018). Kozier & Erb´s Fundamentals of Nursing. Pearson.
Kumar, N. B. (2012). Assessment of Malnutrition and Nutritional Therapy Approaches in Cancer Patients. Nutritional Management of Cancer Treatment Effects: Springer, 7-41.
Kusuma, H. S., dan Yunan, K. S. (2016). Gambaran Kadar Albumin, Limfosit, Asupan Protein, dan Vitamin A pada Pasien Kanker Payudara. Prosiding Seminar Nasional & Internasional, 1 (1).
Limba, A. K. S., Royani, I., Muchsin, A. H., Kamaluddin, I. D. K., & Irsandy, F. (2024). Hubungan Pemberian Kemoterapi Taksan Neoadjuvan, Antrasiklin, dan Siklofosfamid terhadap Status Gizi Berdasarkan Pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Albumin pada Pasien Kanker Payudara Stadium Lanjut Lokal di RSUD Bahteramas Kendari. Jurnal Kanker Indonesia, 18 (4), 471-475.
Lis, C. G., Grutsch, J. F., Vashi, P. G., & Lammersfeld, C. A. (2003). Is serum albumin an independent predictor of survival in patients with breast cancer?. Journal of Parenteral and Enteral Nutrition, 27(1), 10-15.
Liu, X., Meng, Q. H., Ye, Y., Hildebrandt, M. A., Gu, J., & Wu, X. (2015). Prognostic significance of pretreatment serum levels of albumin, LDH and total bilirubin in patients with non-metastatic breast cancer. Carcinogenesis, 36(2), 243-248.
Łukasiewicz, S., Czeczelewski, M., Forma, A., Baj, J., Sitarz, R., & Stanisławek, A. (2021). Kanker Payudara-Epidemiologi, Faktor Risiko, Klasifikasi, Penanda Prognostik, dan Strategi Perawatan Terkini-Tinjauan Terbaru. Cancers, 13 (17): 4287.
Mirsyad, A., Gani, A. B., Karim, M., Purnamasari, R., Karsa, N. S., & Tanra, A. H. (2022). Hubungan usia pasien dengan tingkat stadium kanker payudara di RS Ibnu sina Makassar 2018. Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran, 2 (2): 109-115.
Momenimovahed, Z., & Salehiniya, H. (2019). Karakteristik Epidemiologi dan Faktor Risiko Kanker Payudara Di Dunia. Breast Cancer (Dove Med Press), 11 :151–64.
Rizka, A., Muhammad, K. A., & Narisha, A. P. (2022). Carcinoma Mammae Sinistra T4bN2M1 Metastasis Pleura. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh, 8(1): 23-31.
Rock, C. L., Doyle, C., Demark‐Wahnefried, W., Meyerhardt, J., Courneya, K. S., Schwartz, A. L., ... & Gansler, T. (2012). Pedoman nutrisi dan aktivitas fisik untuk penyintas kanker. CA: jurnal kanker untuk klinisi , 62 (4), 242-274.
Safarudin., Nurhayati, A. P., & Gautama, W. (2016). Pengaruh Indeks Massa Tubuh terhadap Disease-Free Survival Lima Tahun Pasien Kanker Payudara di Rumah Sakit Kanker “Dharmais” Jakarta. Indonesian Journal of Cancer, 10(1), 19.
Saleh, K., Carton, M., Dieras, V., Heudel, PE, Brain, E., D'hondt, V., ... & Deluche, E. (2021). Dampak indeks massa tubuh terhadap kelangsungan hidup keseluruhan pada pasien kanker payudara metastasis. The Breast, 55: 16-24.
Saragih, H. S., dan Argaheni, N. B. (2021). Gizi Reproduksi. Yayasan Kita. Medan.
Setiawati, N. C., Yudiyanta, Y., & Wibowo, S. (2021). Pengaruh Kadar Albumin Terhadap Tingkat Keparahan Texanes Induced Perpheral Neurophaty pada Kanker Payudara. Berkala NeuroSains, 18 (3): 101-108.
Setyowibowo, H., Purba, F. D., Hunfeld, J. A. M., Iskandarsyah, A., Sadarjoen, S. S., Passchier, J., & Sijbrandij, M. (2018). Quality of Life and Health Status of Indonesian Women with Breast Cancer Symptoms Before the Definitive Diagnosis: A Comparison with Indonesian Women In General. Plos One. 13 (7).
Shockney, L. D. (2024). Gambaran Umum Kanker Payudara Stadium 3. National Breast Cancer Foundation, INC.
Siegel, R. L., Kimberly, D. M., & Ahmedin, J. (2017). Cancer Statistics. National Library of Medicine, 67(1): 7-30.
Siregar, Y. S., Wahjuani, W., & Elisna, S. (2016). Indeks Massa Tubuh, Presentase Otot Rangka dan Albumin pada Pasien Kanker Paru Karsinoma Bukan Sel Kecil Sebelum dan Setelah Kemoterapi. JRI, 36 (2): 73-82.
Sofiatin, F., Sugeng, E. I., Bambang, S., & Aila, K. (2024). Analisis Penggunaan Indeks Gizi Prognostik pada Kesintasan Keseluruhan Pasien Kanker Payudara. Jurnal Ilmiah Permas, 14 (2).
Sun, Y. S., Zhao, Z., Yang, Z. N., Xu, F., Lu, H. J., & Zhu, Z. Y. (2017). Faktor Risiko dan Pencegahan Kanker Payudara. Int J Biol Sci, 13 (11): 97-1387.
Susanti., dan Firdayanti. (2021). Buku Ajar Kimia Klinik. Pekalongan: Penerbit NEM.
Susetyowati, S., Pangastuti, R., Dwidanarti, S. R., & Wulandari, H. (2018). Asupan makan, status gizi, dan kualitas hidup pasien kanker payudara di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 14(4), 146-53.
Susilawati., dan Nurhayati. (2024). Karakteristik Pasien Kanker Payudara dengan Kemoterapi Di RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu. Jurnal Ners Generation, 3 (4): 147-156.
Tabanick, B. G., dan Fidel, L. S. (2019). Using Multivariate Statistics. New York. Pearson.
Utami, D. K., Hema, M., & Rika, S. (2022). Gambaran Karakteristik Pasien Kanker Payudara Yang Menjalani Kemoterapi. REAL in Nursing Journal, 5(3), 191-197.
Wawolumaja, A., Pontoh, V., & Merum, M. (2019). Terapi pada Pasien Kanker Payudara Stadium Lanjut Menurunkan Kadar C- Reaktif Protein dan Meningkatkan Kadar Albumin. Jurnal Biomedik: JBM, 11(2): 116-122.
Wen., Hannah., & Edi, B. (2018). Karsinoma Lobular in Situ. National Library of Medicine, 11 (1): 123-145.
Xu, Z., Chen, Y., Dai, Y., Chen, Y., & Ding, J. (2023). Prognostic factors for hormone receptor-positive breast cancer with liver metastasis and establishment of novel nomograms for prediction: a SEER-based study. Translational Cancer Research, 12(12), 3672.
Yilmaz, S. G., & Arslan, S. (2018). Effects of Progressive Relaxation Exercises on Anxiety and Comfort of Turkish Breast Cancer Patients Receiving Chemotheraphy. Asian Pacific Journal of Cancer Prevention, 16(1): 217-220.
Yoneyama, K., Motohito, N., & Asuka, H. (2021). Analisis Pengobatan dan Hasil pada Pasien Kanker Payudara Stadium Lanjut. Jurnal Penelitian Kanker Payudara, 1 (2): 34-39.
Zel nomar, N., Bandera, E. V., & Qin, B. (2021). Toward Understanding the Etiology of Male Breast Cancer: An Ongoing Research Challenge. JNCI Cancer Spectr, 5 (5). https://doi.org/10.1093/jncics/pkab079. [PMC free article] [PubMed].
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Asni Ramayana Tina, Putri Maja Utami, Sapril Kartini, Vicha Nur Fathana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


