ANALISIS KEPATUHAN IBU HAMIL MELAKUKAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE MENGGUNAKAN TEORI HEALTH BELIEF MODEL

Authors

  • Kadek Rosma Sartika Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Denpasar
  • Ni Komang Yuni Rahyani Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Denpasar
  • Gusti Ayu Tirtawati Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Denpasar

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.55170

Keywords:

Antenatal Care, Health Belief Model, Ibu Hamil, Kepatuhan

Abstract

Kunjungan antenatal care (ANC) sesuai standar merupakan upaya penting dalam mendeteksi secara dini komplikasi kehamilan serta menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI). Namun, capaian kunjungan ANC di beberapa fasilitas pelayanan kesehatan masih belum optimal. Di UPTD Puskesmas Marga II Kabupaten Tabanan pada tahun 2023 ditemukan kesenjangan cakupan kunjungan K1–K6 sebesar 11,4%, yang menunjukkan masih rendahnya kepatuhan ibu hamil dalam melakukan kunjungan ANC sesuai standar. Salah satu faktor yang diduga memengaruhi kepatuhan tersebut adalah keyakinan ibu hamil terhadap kehamilan dan pelayanan kesehatan yang diterima, yang dapat dianalisis melalui pendekatan Health Belief Model (HBM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aspek-aspek teori HBM dengan kepatuhan kunjungan ANC pada ibu hamil di UPTD Puskesmas Marga II Kabupaten Tabanan tahun 2025. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik kuantitatif dengan desain cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret–April 2025. Populasi penelitian berjumlah 84 ibu hamil, dengan sampel sebanyak 69 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner skala Likert, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Fisher’s Exact Test dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh aspek HBM, yaitu perceived susceptibility (p = 0,022), perceived severity (p = 0,010), perceived benefits (p = 0,015), perceived barriers (p = 0,046), self-efficacy (p = 0,046), dan cues to action (p = 0,015) memiliki hubungan yang signifikan dengan kepatuhan kunjungan ANC. Aspek perceived severity merupakan variabel yang paling dominan. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan HBM dapat digunakan sebagai dasar dalam pengembangan edukasi kesehatan untuk meningkatkan kepatuhan ibu hamil dalam melakukan kunjungan ANC sesuai standar.

References

Azizah, N. N. (2021). Hubungan Antara Sikap Dan Pengetahuan Ibu Hamil Dengan Pemeriksaan Kehamilan (Antenatal Care) Pada Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Medika Hutama, 02(04), 1175–1180.

Bali, D. (2024). Profil Kesehatan Provinsi Bali. In Dinkes Provinsi Bali.

Dafroyati, Y., Widyastuty, R., & Kristina, R. H. (2024). Health belief model analysis on the maternal

through antenatal care as an effort to prevent mortality. Gac Méd Caracas,

https://doi.org/10.47307/GMC.2024.132.3.8.

Dewanggayastuti, K. I., Surinati, I. D. A. K., & Hartati, N. N. (2022). Kepatuhan Ibu Hamil Melakukan

Kunjungan Antenatal Care (ANC) pada Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Gema Keperawatan,

15(1), 54–67. https://doi.org/10.33992/jgk.v15i1.1910

Fauziah, A., Hilmi, I. L., & Salman, S. (2023). Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Ibu Hamil

Dalam Melakukan Kunjungan Antenatal Care : Literatur Review. Journal of Pharmaceutical and

Sciences, 6(1), 127–131. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v6i1.22

Haning, F., Lada, C. ., & Junias, M. (2022). Aspek Health Belief Model Dan Kepatuhan Ibu Melakukan Kunjungan Antenatal K4 Di Masa Pandemi Covid-19. Journal of Telenursing, 4(2), 804–819.https://doi.org/https://doi.org/10.33366/jc.v10i2.2691

Janz, N. K., RN, M., Becker, M. H., & PhD, M. (1984). The Health Belief Model: A Decade Later. Health

Education Quarterly, 11(1).

Karmilasari, P. M., Senjaya, A. A., & Dewi, I. G. A. A. N. (2022). Hubungan Keteraturan Pemeriksaan

Antenatal Care dengan Kesiapan Menghadapi Persalinan Pada Ibu Hamil Primigravida Trimester III Pada Masa Pandemi COVID-19. Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery), 10(2), 152–161. https://doi.org/10.33992/jik.v10i2.2072

Kemenkes. (2024). Profil Kesehatan Indonesia 2023. Kementerian Kesehatan RI.

Mutia, F., Hadi, A. J., & Rusdiya. (2023). Faktor yang Berpengaruh dengan Perilaku Pemeriksaan ANC Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Batangtoru Kabupaten Tapanuli Selatan. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 6(9), 1887–1897.

https://doi.org/10.56338/mppki.v6i9.4089

Nasution, D. R. P., Dachi, R. A., Pane, M., Ginting, D., Nababan, D., Bangun, H. A., & Warouw, S. P.

(2023). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Ibu Hamil Dalam Melakukan Kunjungan Antenatal Care di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Botung Kabupaten Padang Lawas Tahun 2023. Jurnal Ners, 7(2), 1413–1426. https://doi.org/10.31004/jn.v7i2.18169

Nisa, J., & Rahmanindar, N. (2023). Health Belief Model Keteraturan Pemeriksaan Antenatal Ibu Hamil Selama Pandemi Covid-19. Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan, 11(1), 96–110. https://doi.org/10.33366/jc.v11i1.2648

Padeng, E. P., Senudin, P. K., Laput, D. O., & ElsidianastikaTrisnawati, R. (2022). Self-Efficacy Pada Ibu Hamil Dengan Tingkat Kecemasan Selama Masa Pandemi Covid-19 Di Ruteng. Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan, 10(2), 258–266. https://doi.org/https://doi.org/10.33366/jc.v10i2.2691

Padesi, N. L. W., Suarniti, N. W., & Sriasih, N. G. K. (2021). Hubungan Pengetahuan Tentang Kunjungan Antenatal Care Dengan Keteraturan Kunjungan Antenatal Care Ibu Hamil Trimester Iii Di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery), 9(2), 183–189. https://doi.org/10.33992/jik.v9i2.1421

Peraturan Meteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2021 Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Masa Sebelum Hamil, Masa Hamil, Persalinan, dan Masa Sesudah Melahirkan, Pelayanan Kontrasepsi, dan Pelayanan Kesehatan Seksual. 12 Juli 2021. Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 853. Jakarta.

Rachmawati, W. C. (2019). Promosi Kesehatan & Ilmu Perilaku. In Jakarta: Rineka Cipta. Wineka Media.

Rosenstock, I. M. (1977). The Health Belief Model and Preventive Health Behavior. Health Education & Behavior, 2(4), 354–386. https://doi.org/10.1177/109019817400200405

Syafti, R. O., Misnaniarti, M., & Sitorus, R. J. (2022). Persepsi ibu hamil tentang kerentanan, keseriusan dan manfaat dengan kejadian anemia. Holistik Jurnal Kesehatan, 15(4), 572–580. https://doi.org/10.33024/hjk.v15i4.5598

Tabanan, D. K. (2024). Profil Kesehatan Kabupaten Tabanan Tahun 2023. In Dinkes Kabupaten Tabanan. Dinkes Kabupaten Tabanan. https://repository.unsri.ac.id/12539/

Tungaraza, M. B., & Joho, A. A. (2022). The health belief model and self-determination theory in explaining the use of antenatal care services: a cross-sectional study. African Journal of Midwifery and Women’s Health, 16(2), 1–11. https://doi.org/10.12968/ajmw.2021.0012

Wago, F. C. B., Nabuasa, E., & Tira, D. S. (2021). Gambaran Karakteristik Ibu Hamil dalam Pemeriksaan Antenatal Care di Puskesmas Pasir Panjang Kota Kupang. Media Kesehatan Masyarakat, 3(1), 37–43. https://doi.org/10.35508/mkm.v3i1.3037

World Health Organization (WHO). (2023). A woman dies every two minutes due to pregnancy or childbirth: UN agencies. [daring] Tersedia pada: https://www.who.int/news/item/23-02-2023-a- woman-dies-every-two minutes-due-to-pregnancy-or-childbirth--un-agencies [Diakses 8 Des. 2024].

World Health Organization (WHO), UNICEF, UNFPA, World Bank Group and UNDESA/Population Division. (2023). Trends in maternal mortality 2000 to 2020: estimates by WHO, UNICEF, UNFPA, World Bank Group and UNDESA/Population Division. [daring] Tersedia pada: https://www.who.int/publications/i/item/9789240068759 [Diakses 8 Des. 2024].

Yanti, A., Djami, E. R., Littik, S. K. A., & Sinaga, M. (2023). Factors Related to Antenatal Care Visits in Seba Primary Health Center, District Sabu Raijua. Timorese Journal of Public Health, 5(2), 91– 98. https://ejurnal.undana.ac.id/tjphhttps://doi.org/10.35508/tjph

Downloads

Published

2026-03-26

Issue

Section

Articles