HUBUNGAN DYSMENORRHEA PRIMER DENGAN AKTIVITAS BELAJAR SISWI DI SMA 5 MODEL PALU
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.55162Keywords:
adolescents, learning activities, primary dysmenorrheaAbstract
Studi pendahuluan mengatakan banyaknya remaja putri yang mengalami dysmenorrhea primer pada saat proses belajar mengajar akan selalu meminta izin untuk beristirahat di Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis hubungan dysmenorrhea primer dengan aktivitas belajar siswi di SMA 5 Model Palu. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswi kelas X dan kelas XI SMA 5 Model Palu sebanyak 313 siswi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan proportionate stratified random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 75 responden dengan cara pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan mengalami dysmenorrhea berat sebanyak 29 orang (38,7%), dan yang mengalami aktivitas belajar sangat terganggu sebanyak 34 orang (45,3%). Hasil analisis menggunakan uji chi-square didapatkan hasil nilai p 0,004<0,05, yang diartikan bahwa ada hubungan antara dysmenorrhea primer dengan aktivitas belajar siswi di SMA 5 Model Palu. Terdapat hubungan yang signifikan antara dysmenorrhea primer dengan aktivitas belajar siswi di SMA 5 Model Palu.References
Abiwarsa dkk (2024). ‘Hubungan Dismenore dengan Aktivitas Belajar pada Siswi SMP Global Islamic School Condet’, Journal Junior Medical, 2(5), pp. 630–639.
Azizah dkk (2023) Fisiologi Sistem Reproduksi. Edisi 1, Cetakan Pertama. Jombang: Yayasan Kita Menulis.
Badan Pusat Statistik (2024) Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2024. Available at: https://sulteng.bps.go.id/id.
Chaerani dan Suherman (2020) Pendidikan Kesehatan Reproduksi Remaja Perempuan. Edited by Cetakan Pertama. Palembang: PT. Awfa Smart Media.
Esan dkk (2024) ‘Prevalence of dysmenorrhea and its effect on the quality of life of female undergraduate students in Nigeria’, Journal of Endometriosis and Uterine Disorders, p. 483. Available at: disorders.
Hapsari A (2019) Kesehatan Reproduksi Modul Kesehatan Reproduksi Remaja. Edited by Edisi 1. Malang: Wineka Media.
Johan A, Rahmawati V.Y dan Puspasari J (2025) ‘Hubungan Regulasi Emosi Dengan Tingkat Nyeri Menstruasi Pada Remaja Putri Di SMAN 92 Jakarta Utara’, Jurnal Kesehatan Holistic, 9(2), pp. 286–295.
Karlinda B, Hasanah O dan Erwin (2022) ‘Gambaran intensitas nyeri, dampak aktivitas belajar, dan koping remaja yang mengalami dismenore’, Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK), 5(2), pp. 128–137.
Mahruniya A (2021) Hubungan Dismenore Dengan Aktivitas Belajar Pada Remaja Putri MTSN 1 Kota Blitar, Pharmacognosy Magazine. Skripsi. Universitas Brawijaya.
Manoppo I dan Angelia G (2025) ‘Hubungan Dismenorea Dengan Aktivitas Belajar Remaja Di SMA Negeri 1 Tondano’, Klabat Journal Of Nursing, 7(1), pp. 63–68.
Nagy, Carlson, dan Khan (2024) ‘Dysmenorrhea’, National Library Of Medicine. Available at: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK560834.
Nur Afifah (2022) Pengaruh Tingkat Nyeri Dismenoea Terhadap Aktivitas Belajar Remaja Di Madrasah Aliyah Plus Keterampilan Al Irsyad Gajah Demak. Skripsi. Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
Prastika A, Sari G, dan Hardianto G (2021) ‘Hubungan Dismenorea Primer Dengan Aktivitas Belajar Pada Siswi Sman 8 Surabaya’, Indonesian Midwifery and Health Sciences Journal, 3(2), pp. 107–113.
Puji A (2021) ‘Efektivitas Senam Dalam Mengurangi Dismenore Pada Remaja Putri Di SMU N 5 Semarang’, Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia, 1(2): pp. 1–14.
Saalino V, Lusiana S dan Rante R (2021) ‘Pengaruh Nyeri haid (Dismenorhea) terhadap aktivitas belajar pada remaja putri di SMAN 4 Toraja Utara, Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif, 3(1), pp. 25–29.
Saputra dkk (2021) ‘Hubungan disminore dengan aktivitas belajar pada Remaja siswi Kelas X dan XI SMA N Rancakalong’, Jurnal Keperawatan BSI, 9(2), pp. 246–252.
Sari H dan Hayati E (2020) ‘Gambaran Tingkat Nyeri Dismenorea Pada Remaja Putri’, BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology), 3(2), pp. 226–230.
Septiwiyarsi, Iskandar dan Suriyah (2024) ‘Penyuluhan tentang Senam Dismenorea sebagai upaya Mengatasi Nyeri Haid Pada Remaja Puteri di SMAN 1 Pebayuran’, Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 7(4), pp. 1814–1821.
Setiawan dan Lestari (2021) ‘Hubungan Nyeri Haid (Dismenore) dengan Aktivitas Belajar Sehari-Hari Pada Remaja Putri Kelas VII Di SMPN 3 Pulung.’, Jurnal Delima Harapan, 5(1), pp. 24–31.
Sinaga dkk (2017) Manajemen Kesehatan Menstruasi. Cetakan Pertama. Jakarta: Global One.
Widianti, Herliana, dan Gunardi (2024) ‘Hubungan Dismenore Primer Dengan Aktivitas Belajar Siswi SMK Bina Putra Nugraha Kadupandak Cianjur Jawa Barat’, Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan, 3(1), pp. 176–188.
Yani E, Novianty, dan Fauziah (2022) ‘Hubungan Aktivitas Belajar Dengan Dismenore Primer Pada Remaja Putri Di Desa Kemang’, Journal of Nursing Practice and Education, 2(02), pp. 118–126.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nuraini Nuraini, Ni Nyoman Elfiyunai, Elifa Ihda Rahmayanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


