FAKTOR PENYEBAB PENDING KLAIM BPJS KESEHATAN DI RAWAT INAP RUMAH SAKIT : STUDI LITERATUR
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.55097Keywords:
pending klaim BPJS, rawat inap, rumah sakitAbstract
ending klaim terjadi saat berkas klaim dari rumah sakit dikembalikan oleh BPJS Kesehatan akibat ketidaksesuaian atau ketidaklengkapan persyaratan yang ditetapkan. Kondisi pending klaim ini banyak terjadi di berbagai rumah sakit di Indonesia. Jika pending klaim yang terjadi terus menerus akan menyebabkan arus keuangan rumah sakit terhambat dan beban kerja petugas meningkat. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk memetakan faktor-faktor yang menyebabkan pending klaim BPJS pada pelayanan rawat inap di rumah sakit. Metode yang diterapkan dalam penyusunan artikel ini adalah tinjauan literatur (literature review). Penelusuran literatur dilakukan menggunakan database Portal Garuda dan Google Scholar dengan kata kunci “pending” OR “penundaan” AND “klaim” AND “BPJS” OR “JKN” OR “Jaminan Kesehatan Nasional” AND “rawat inap” AND “rumah sakit”. Kriteria inklusi meliputi artikel penelitian dari Indonesia yang terbit pada periode 2021-2025, berjenis original article, tersedia full text dan dapat diakses bebas, serta memuat pembahasan faktor penyebab pending klaim pada rawat inap rumah sakit. Hasil pencarian diperoleh total 542 artikel dengan 9 artikel yang layak dan sesuai kriteria inklusi. Hasil review terhadap 9 artikel menunjukkan bahwa penyebab pending klaim umumnya dipengaruhi oleh empat faktor utama yaitu faktor administrasi, koding, medis, dan SDM. Faktor administrasi merupakan faktor paling dominan penyebab pending klaim, meliputi ketidaklengkapan berkas pasien, tidak dilampirkannya dokumen pendukung seperti hasil radiologi dan laboratorium, serta kesalahan dalam penulisan dan tarif.References
Agustina, R., Dartanto, T., Sitompul, R., Susiloretni, K. A., Suparmi, Achadi, E. L., Taher, A., Wirawan, F., Sungkar, S., Sudarmono, P., Shankar, A. H., Thabrany, H., Agustina, R., Dartanto, T., Sitompul, R., Susiloretni, K. A., Suparmi, Achadi, E. L., Taher, A., … Khusun, H. (2019). Universal health coverage in Indonesia: Concept, progress, and challenges. The Lancet, 393(10166), 75–102. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(18)31647-7
Amri, A. A. U., & Nurwahyuni, A. (2024). Analisis Klaim Pending, Verifikasi dan Audit Pascaklaim Jaminan Kesehatan Nasional. Jurnal Ekonomi Kesehatan Indonesia, 9(2), 141–154. https://doi.org/10.7454/eki.v9i2.1132
Anyaprita, D., Siregar, K. N., Hartono, B., Fachri, M., & Ariyanti, F. (2020). Dampak Keterlambatan Pembayaran Klaim BPJS Kesehatan Terhadap Mutu Pelayanan Rumah Sakit Jakarta Sukapura. Muhammadiyah Public Health Journal, 1(1), 22–31. https://doi.org/10.24853/mphj.v1i1.7021
Badan Pusat Statistik. (2025). Statistik Indonesia 2025 (Vol. 53). Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/id/publication/2025/02/28/8cfe1a589ad3693396d3db9f/statistik-indonesia-2025.html
BPJS Kesehatan. (2025). Laporan Pengelolaan Program Jaminan Sosial Kesehatan sd 31 Maret 2025. BPJS Kesehatan. https://www.bpjs-kesehatan.go.id/#/
Cahyono, N. P. D., Munawar, A., & Rokhman, D. (2021). Pengaruh Faktor Predisposing terhadap Perilaku Ketepatan Pengisian Kode Penyakit Rawat Inap Pada Klaim JKN (Di Era Vedika (Verifikasi Di Kantor) Rumah Sakit Daerah Lumajang. Jurnal MID-Z (Midwifery Zigot) Jurnal Ilmiah Kebidanan, 4(1), 13–20.
Christy, J., Nengsih, Y. G., Sitorus, M. S., & Widyasari, S. (2024). Faktor-Faktor Penyebab Pending Klaim BPJS Rawat Inap Di RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan Tahun 2022. Jurnal Ilmiah Perekam Dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI), 9(1), 100–106. https://doi.org/10.52943/jipiki.v9i1.1311
Dinnillah, A. H., Hardiana, H., & Susanti, F. A. (2024). Gambaran Penyebab Pending Klaim Bpjs Kesehatan Pasien Rawat Inap Rumah Sakit X Di Kota Bogor. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 23(1), 9–18. https://doi.org/10.33221/jikes.v23i1.3007
Errisya, M. K., Purba, M. R., Khofipah, S., & Gurning, F. P. (2024). Analisis Penyebab Pending Klaim BPJS Kesehatan Rawat Inap di Rumah Sakit X Kota Tebing Tinggi. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia, 9(1), 321–327.
Fahreza, S. A., & Sukawan, A. (2024). Tinjauan Trend Penyebab Pending Claim Jaminan Kesehatan Nasional Rawat Inap di RSUD Ciamis. Jurnal Rekam Medis Dan Informasi, 3(2), 18–25.
Hanifah, M. N., Wahyu Ratri Sukmaningsih, & Ahmad Sunandar. (2024). Analisis Penyebab Pending Klaim BPJS Rawat Inap Diagnosis Sirkulasi RS UNS 2023. Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI), 3(3), 154–159. https://doi.org/10.46808/jhimi.v3i3.191
Haq, M. A., & Werdani, K. E. (2025). Analisis Penyebab Pending Klaim Berkas Bpjs Kesehatan Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Nirmala Suri. PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(1), 765–774. https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i1.41201
Hasbullah, A. O., Maidin, H. A., & Machmud, N. U. (2021). Implementasi Pending Klaim BPJS Kesehatan Berdasarkan Permenkes No 26 Tahun 2021 di RS Ibnu Sina. Journal of Aafiyah Health Research, 5(2), 199–209.
Mandia, S. (2023). BPJS Claims Pending Case Coding Training at AISYIYAH PADANG RSU. Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(1), 55–61. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v7i1.12032
Maulida, E. S., & Djunawan, A. (2022). Analisis Penyebab Pending Claim Berkas BPJS Kesehatan Pelayanan Rawat Inap Rumah Sakit Universitas Airlangga. MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA, 21(6), 374–379. https://doi.org/10.14710/mkmi.21.6.374-379
Meiningtyas, A., & Maulina, F. C. (2025). Faktor-faktor Penyebab Pending Klaim Peserta Jaminan Kesehatan Nasional di Rumah Sakit Pusat Pertamina. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, 13(1), 1–5.
Murni, M. R., Lukman, S., Yanthi, M., Prima, I. Y., & Semiarty, R. (2024). Analisis Faktor Penyebab Pending Claim Rawat Inap Pasien Jaminan Kesehatan Nasional (Jkn) Di Rumah Sakit Umum Padang. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(1), 147–156.
Rahayu, A. A. K., Ikawati, F. R., & Afifah, L. (2025). Analisis Penyebab Pending Klaim BPJS Rawat Inap di Rumah Sakit X Kota Malang Tahun 2024. Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan, 15(1), 74–83. https://doi.org/10.52643/jbik.v15i1.5785
Salima, N. I. F., & Zein, E. R. (2023). Analisis faktor penyebab klaim pending pasien rawat inap Bpjs Kesehatan di Rumah Sakit Tentara Dr. Soepraoen Malang tahun 2023. Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia, 9(2), 151–159. https://doi.org/10.31290/jiki.v9i2.4205
Santiasih, W. A., Simanjorang, A., & Satria, B. (2021). Analisis Penyebab Pending Klaim Bpjs Kesehatan Rawat Inap di RSUD DR.RM Djoelham Binjai. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 7(2), 1381–1394.
Triatmaja, A. B., Wijayanti, R. A., & Nuraini, N. (2022). Tinjauan Penyebab Klaim Pending Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan di RSU Haji Surabaya. Jurnal Rekam Medik Dan Informasi Kesehatan, 3(2), 131–138. https://doi.org/10.25047/j-remi.v3i2.2252
Widaningtyas, E., Putri Novinawati, F., & Asmorowati, A. (2024). Analisis Pending Klaim BPJS Rawat Inap Di Rumah Sakit QIM Batang Tahun 2022. Avicenna : Journal of Health Research, 7(1), 42–53. https://doi.org/10.36419/avicenna.v7i1.1028
Yunifa, N. I. A., Rusdi, A. J., & Afifah, L. (2025). Determinan Pending Claim Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan di Rumah Sakit. Jurnal Syntax Admiration, 6(1), 905–916. https://doi.org/10.46799/jsa.v6i1.2092
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Susy Gustina Purwanti, Inge Dhamanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


