HUBUNGAN TINGKAT KEPATUHAN DIET DENGAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS MABELOPURA
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.55096Keywords:
diabetes melitus, kadar gula darah, tingkat kepatuhan dietAbstract
Diabetes melitus merupakan gangguan metabolik kronis yang ditandai oleh peningkatan kadar gula darah (hiperglikemia), yang disebabkan oleh ketidakseimbangan antara produksi dan kebutuhan insulin. Tujuan penelitian ini adalah didapatkan hubungan tingkat kepatuhan diet dengan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Mabelopura. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dan menggunakan desain analitik korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien diabetes melitus rawat jalan sebanyak 151 responden dan teknik pengambilan sampel purposive sampling sebanyak 60 responden. Dari total 60 responden, sebanyak 27 responden (45,0%) tergolong patuh terhadap diet, sedangkan 33 responden (55,0%) termasuk dalam kategori tidak patuh. Adapun responden dengan kadar gula darah normal berjumlah 34 orang (56,7%), sementara 26 orang (43,3%) memiliki kadar gula darah yang tinggi. Hasil analisis menggunakan uji chi-square menunjukkan nilai p-value sebesar 0,003, yang mengindikasikan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat kepatuhan diet dan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus. Terdapat hubungan tingkat kepatuhan diet dengan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus d wilayah kerja UPTD Pusekesmas Mabelopura. Disarakan agar hasil penelitian ini dapat dijadikan masukan bagi UPTD Puskesmas Mabelopura dalam meningkatkan kepatuhan diet dengan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus.References
Anita, R., Rina, A. & Nurul, A.S. (2024) “Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Kepatuhan Diet pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2,” Jurnal Ventilator, 2(1), hal. 313–323. Tersedia pada: https://doi.org/10.59680/ventilator.v2i1.1009.
Budhiarta (2021) “Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa di Indonesia,” in.
Chairani, H. (2025) “Jurnal Penelitian Perawat Profesional,” 7, hal. 225–234.
Dinkes Sulawesi Tengah (2023) Profil Kesehatan Dinas Kesehatan Sulawesi Tengah, Profil Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah.
Elsa (2025) “Hubungan Kepatuhan Diet Terhadap Kadar Glukosa pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Selajambe Tahun 2025,” Abdimas Awang Long, 8(2), hal. 230–237. Tersedia pada: https://doi.org/10.56301/awal.v8i2.1684.
Erninda, C. et al. (2024) “Kasus Diabetes Melitus Tipe Ii Di Poliklinik Penyakit Dalam Rsud Kota Subulussalam,” Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(3), hal. 8536–8544.
Herawati, N. & Sapang, M. (2020) “Kepatuhan Diet Dan Aktivitas Fisik Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Yang Sudah Mengikuti Prolanis,” 12(1), hal. 16–22.
Istrianah, A.L., Sutomo & Kushayati, N. (2022) “Pengendalian Kadar Gula Darah pada Pasien Diabetes Melitus Menggunakan Metode Electrical Stimulation,” Jurnal Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan, I(2), hal. 1–9. Tersedia pada: http://e-journal.lppmdianhusada.ac.id/index.php/PIPK.
Maharani, A. et al. (2024) “Literature Review: Faktor Risiko Penyebab Diabetes Melitus Tipe II pada Remaja,” Jurnal Sehat Mandiri, 19(1), hal. 185–197. Tersedia pada: https://jurnal.poltekkespadang.ac.id/ojs/index.php/jsm/article/view/1395.
Nuraini, et. a. (2022) “Kepatuhan Diet dengan Kadar Glukosa Darah pada Lansia Diabetes Mellitus Di Puskesmas Sangkrah Kota Surakarta,” Indonesian Journal of Nutrition Science and Food, 1(1), hal. 9–16. Tersedia pada: http://e-journal.ivet.ac.id/index.php/IJNuFo/about%0AKEPATUHAN.
Nursihhah, M. (2021) “Hubungan kepatuhan diet terhadap pengendalian kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe 2,” (Dm), hal. 1002–1010.
Nursihhah, M. et al. (2021) “Hubungan Kepatuhan Diet Terhadap Pengendalian Kadar Gula Darah pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2,” Jurnal Medika Hutama, 02(03), hal. 1002–1010. Tersedia pada: https://jurnalmedikahutama.com/index.php/JMH/article/view/203/134.
Nyangko, F.B. (2025) “Tingkat Kepatuhan Diet dan Therapy Obat Pasien Diabetes Mellitus ( DM ) Tipe 2 dalam Mengendalikan Kadar Gula Darah Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Pandan,” 5(3), hal. 12742–12757.
Rahmatiah, S. et al. (2022) “Hubungan Kepatuhan Diet dengan Kadar Gula Darah pada Pasien Diabetes Melitus,” Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis, 17(2), hal. 40–45. Tersedia pada: https://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/1040/557.
Rahmawati, M., Qodir, A. & Wulandari, A.T. (2024) “Kepatuhan Diet dan Kadar Glukosa Darah pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 : Studi Cross-Sectional,” Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(3), hal. 9530–9538. Tersedia pada: https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jkt/article/view/33406.
Ratnasari, P.M.D. (2022) “Gambaran Penggunaan Insulin pada Pasien Diabetes Melitus,” 4(1), hal. 32–38.
Shafitri Paris et al. (2023) “Hubungan Lama Menderita dengan Kualitas Hidup pada Pasien Diabetes Melitus The Relationship of Long Suffering With Quality of Life in Diabetes Mellitus Patients 1,” An Idea Nursing Journal ISSN, 2(01), hal. 14–23. Tersedia pada: https://japendi.publikasiindonesia.id/index.php/japendi/article/view/6295.
Trikanawati, trikanawati & Fedillah Nurafifah, B. (2022) “Edukasi Diabetes Mellitus dan Pemeriksaan Kadar Glukosa Darah Umat Paroki St. Antonius Padua Tataaran,” Sambulu Gana : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), hal. 18–25. Tersedia pada: https://doi.org/10.56338/sambulu_gana.v2i2.3542.
World Health Organization (2024) World Health Organization.
Wulandari, S. & , Achmad Dafir Firdaus, N.S. (2022) “Hubungan Antara Kepatuhan Diet dengan Kadar Gula Darah Acak Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 pada Lansia di Posyanddu Kokrosono Kelurahan Polowijen Kota Malang,” 3(2), hal. 343–354.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 alfrizal rahim, Sisilia Rammang, Arniawan Arniawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


