HUBUNGAN PROKRASTINASI AKADEMIK DENGAN KEJADIAN NOMOPHOBIA PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR UNIVERSITAS WIDYA NUSANTARA

Authors

  • Pian Evendi Program Studi S1 Ilmu Keperawatan, Fakultas Kesehatan, Universitas Widya Nusantara
  • Basri Basri Program Studi S1 Ilmu Keperawatan, Fakultas Kesehatan, Universitas Widya Nusantara
  • Sabir Sabir Program Studi S1 Ilmu Keperawatan, Fakultas Kesehatan, Universitas Widya Nusantara

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.55028

Keywords:

academic procrastination, final-year students, nomophobia

Abstract

Mahasiswa semester akhir menghadapi tuntutan akademik yang tinggi, yang sering diiringi dengan perilaku menunda penyelesaian tugas. Selain itu, penggunaan smartphone telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari mahasiswa. Kondisi ini sering berdampak pada kebiasaan belajar dan keseharian mereka, kondisi ini menjadi dasar penelitian yang meneliti hubungan antara prokrastinasi akademik dan nomophobia pada mahasiswa tingkat akhir. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara prokrastinasi akademik dengan kejadian nomophobia pada mahasiswa tingkat akhir Universitas Widya Nusantara. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan desain analitik korelasional menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 84 mahasiswa tingkat akhir yang dipilih menggunakan teknik disproportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner prokrastinasi akademik dan nomophobia yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji alternatif Fisher–Freeman– Halton Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat prokrastinasi akademik kategori sedang sebesar 89,3%, serta kejadian nomophobia kategori sedang sebesar 92,9%. Hasil uji Fisher–Freeman–Halton Exact Test menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara prokrastinasi akademik dengan kejadian nomophobia pada mahasiswa tingkat akhir Universitas Widya Nusantara. Terdapat hubungan yang signifikan antara prokrastinasi akademik dengan kejadian nomophobia pada mahasiswa tingkat akhir Universitas Widya nusantara (p = 0,000), dimana semakin tinggi tingkat prokrastinasi akademik, semakin besar kecenderungan mahasiswa mengalami nomophobia.

References

Agustiany, I., Andriani, R., & Suwardhani, A. D. (2024). Efektivitas kualitas rekam medis elektronik dalam upaya meningkatkan produktivitas dan manajemen keselamatan pasien: Studi kualitatif di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Mutiara Putri, Bandar Lampung. Intisari Sains Medis, 15(3), 1061–1064.

Ahmad, A., Sari, D. P., & Hidayat, R. (2022). Penggunaan smartphone dan dampaknya terhadap kesehatan mental mahasiswa. Jurnal Psikologi Pendidikan, 11(2), 123–131.

Amartha, S., Yulida, R., & Nofitriyani, N. (2025). Evaluasi Rekam Medis Elektronik Unit Fisioterapi Puskesmas Piyungan. JRMIK, 6(1), 20–30.

APJII. (2024). Laporan survei internet Indonesia tahun 2024. Jakarta: Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia.

Aulia, R., Mekeama, M., & Mawarti, I. (2023). Prokrastinasi akademik dan kecanduan smartphone pada mahasiswa. Jurnal Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental, 12(1), 45–54.

BAAK Universitas Widya Nusantara. (2025). Data mahasiswa aktif Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Widya Nusantara. Palu: Universitas Widya Nusantara.

Badan Pusat Statistik Kota Palu. (2024). Statistik penggunaan internet Kota Palu tahun 2023. Palu: BPS Kota Palu.

Badan Pusat Statistik Sulawesi Tengah. (2023). Statistik teknologi informasi dan komunikasi Provinsi Sulawesi Tengah. Palu: BPS Sulawesi Tengah.

Cannitasari, D., Putri, A. R., & Lestari, S. (2025). Hubungan kecanduan smartphone, konformitas teman sebaya, dan prokrastinasi akademik mahasiswa. Jurnal Psikologi Sosial, 18(1), 67–76.

Dayantri, N. K. A., & Netrawati, I. G. A. O. (2023). Regulasi diri dan prokrastinasi akademik pada mahasiswa. Jurnal Psikologi Udayana, 10(2), 112–120.

Gonçalves, S., Dias, P., & Correia, A. P. (2020). Digital addiction and psychological well-being: A systematic review. International Journal of Environmental Research and Public Health, 17(23), 1–15.

Hafizh, M., & Sudinadji, M. B. (2023). Tekanan akademik dan penggunaan smartphone pada mahasiswa tingkat akhir. Jurnal Pendidikan dan Perilaku Kesehatan, 7(2), 89–97.

Haryati, T., Suryani, D., & Fitriani, N. (2020). Nomophobia in nursing students at Padjadjaran University. Nurse Media Journal of Nursing, 10(2), 153–162.

Lestari, D., Pratama, R., & Wulandari, S. (2024). Manajemen waktu, intensitas media sosial, dan prokrastinasi akademik mahasiswa. Jurnal Psikologi Pendidikan Indonesia, 13(1), 34–43.

Novalyne, E., & Soetjiningsih, C. H. (2022). Fenomena prokrastinasi akademik dan kecanduan smartphone pada mahasiswa selama pandemi COVID-19. Jurnal Psikologi, 49(1), 65–78.

Pahlawan, A., & Nasution, M. L. (2020). Hubungan nomophobia dengan perilaku akademik mahasiswa. Jurnal Ilmu Perilaku, 4(2), 101–109.

Prasetio, A., & Triwahyuni, A. (2022). Stres akademik dan kesehatan mental mahasiswa. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 18(1), 55–63.

Rahman, F., Putri, D. A., & Syamsuddin. (2024). Nomophobia pada mahasiswa: Tinjauan psikologis. Jurnal Psikologi Klinis Indonesia, 6(1), 1–9.

Rahayu, S., Nuqul, F. L., & Khotimah, K. (2020). Ketergantungan smartphone dan kesehatan mental mahasiswa. Jurnal Psikologi Islam, 7(2), 89–98.

Rosyanti, L. (2021). Hubungan prokrastinasi akademik dan nomophobia pada mahasiswa. Jurnal Ilmu Keperawatan, 9(1), 22–30.

Safiinatunnajah, N., & Fikry, Z. (2021). Kontrol diri dan prokrastinasi akademik pada siswa pengguna media sosial. Jurnal Psikologi Pendidikan, 10(2), 77–85.

Saputra, R. (2023). Perilaku penggunaan smartphone pada mahasiswa. Jurnal Ilmu Sosial dan Teknologi, 5(1), 14–21.

Sumiyarini, R., & Yuliyani, T. (2022). Prokrastinasi akademik pada mahasiswa tingkat akhir. Jurnal Pendidikan Tinggi, 9(2), 101–109.

Taqiyah, S., & Zati, V. D. (2025). Faktor-faktor yang memengaruhi prokrastinasi akademik mahasiswa. Jurnal Psikologi Pendidikan, 14(1), 1–10.

Wahyuni, S., Putra, R., & Amalia, D. (2025). Strategi coping dan perilaku penggunaan smartphone mahasiswa. Jurnal Psikologi Terapan, 12(1), 55–64.

World Health Organization. (2023). Social media use and adolescent mental health in Europe. Copenhagen: WHO Regional Office for Europe.

Downloads

Published

2026-03-18

Issue

Section

Articles