ANALISIS PENGARUH PENERAPAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK TERHADAP WAKTU TUNGGU PASIEN DI INSTALASI RAWAT JALAN
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.55010Keywords:
Rekam Medis Elektronik, waktu tunggu pasien, Waktu tunggu rawat jalanAbstract
Instalasi yang pertama kali dikunjungi oleh masyarakat saat datang ke rumah sakit umumnya adalah Instalasi Rawat Jalan. Rawat jalan menjadi tujuan utama karena sebagian besar masyarakat melakukan deteksi dini terhadap gejala penyakit yang dirasakan. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI (2022), sekitar 60–70% pasien rumah sakit mengakses layanan rawat jalan sebagai pintu masuk pertama ke sistem kesehatan. Oleh karena itu, dibutuhkan kecepatan dan ketepatan dalam pelayanan untuk mengurangi waktu tunggu pasien, sehingga penyakit dapat segera diatasi. Salah satu upaya untuk mendukung percepatan pelayanan tersebut adalah penerapan Rekam Medis Elektronik (RME), yaitu salinan digital dari catatan medis pasien yang dapat diakses dengan cepat oleh tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sebelum dan sesudah penerapan rekam medis elektronik terhadap waktu tunggu pasien di instalasi rawat jalan. Kajian ini menggunakan metode literature review yang menggunakan database PubMed, Google Scholar dan ScienceDirect dari tahun 2020-2025, dalam Bahasa Indonesia dan Inggris, ditelusuri untuk mengidentifikasi studi yang menyelidiki pengaruh penerapan RME terhadap lama waktu tunggu pasien di rawat jalan. Artikel yang ditemukan diseleksi berdasarkan relevansi topik dan kualitas metodologi, serta data yang diekstraksi dianalisis menggunakan pendekatan naratif dan mengikuti alur PRISMA. Total temuan artikel sebanyak 410, namun hanya 7 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi. Berdasarkan 7 artikel yang dianalisis menunjukkan bahwa penerapan Rekam Medis Elektronik telah mengurangi waktu tunggu pada pasien di rumah sakit khususnya instalasi rawat jalan. Penerapan sistem RME di setiap fasilitas kesehatan khususnya pada instalasi rawat jalan dapat mengurangi waktu tunggu dibandingkan dengan sebelum penerapan RME. Hal ini membuktikan bahwa penerapan RME dalam pelayanan di instalasi rawat jalan dapat meningkatkan efisiensi dan berdampak positif terhadap kualitas layanan fasilitas kesehatan instalasi rawat jalan.References
Albagmi, S. (2021). The effectiveness of EMR implementation regarding reducing documentation errors and waiting time for patients in outpatient clinics: A systematic review [version 2; peer review: 2 approved]. F1000Research, 10, 514.
Amaliyah, H., Yunus, M., Roziqin, M. C., & Pratama, M. R. (2024). Rancang Bangun Rekam Medis Elektronik Pelayanan Rawat Jalan Berbasis Web. J-REMI: Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan, 5(4), 288–298.
Banoet, O. E. G., Feoh, G., & Wasita, R. R. R. (2023). Analysis of the effect of the implementation of electronic medical record information system design for outside web-based patients on wait time in Puskesmas Sasi, North Timor Regency. Jurnal Kesehatan, Sains, dan Teknologi (JAKASAKTI), 2(1), 73–78. https://jurnal.undhirabali.ac.id/index. php/jakasakti/index
Cahyani, Y., & Gunawan, E. (2024). Pengaruh implementasi rekam medis elektronik terhadap kualitas pelayanan rawat jalan di Rumah Sakit X. Manajemen dan Bisnis Indonesia, 18(11), 2873–2880.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil Kesehatan Indonesia 2022. Jakarta: Kemenkes RI. https://kemkes.go.id/id/profil- kesehatan-indonesia-2022
Li, X., Tian, D., Li, W., Dong, B., Wang, H., Yuan, J., Li, B., Shi, L., Lin, X., Zhao, L., & Liu, S. (2021). Artificial intelligence-assisted reduction in patients’ waiting time for outpatient process: A retrospective cohort study. BMC Health Services Research, 21,
237
Munggaran, R. S., & Yunengsih, Y. (2024). Efektivitas rekam medis elektronik dalam percepatan pelayanan rawat jalan RS X Karawang. Jurnal Kesehatan Afinitas, 6(6), 32–37.
Odeh, B., & Kayyali, R. (2020). Challenges to implementing electronic health records (EHRs) in developing countries: A systematic review. Health Informatics Journal, 26(2), 2792–2805.
Oktaviani, T., & Suryani, A. I. (2024). Analisis mutu pelayanan rawat jalan terhadap penggunaan rekam medis elektronik di Rumah Sakit X. Jurnal Kesehatan
Putri, R. D., Zulfikar, T., Asnar, E. S. M., Nugroho, T., & Paramarta, V. (2025). Pengaruh implementasi rekam medis elektronik dan waktu tunggu rawat jalan terhadap loyalitas pasien serta kepuasan sebagai variabel intervening (Studi di Poliklinik Rumah Sakit Umum Mutiasari – Riau). Innovative: Journal of Social Science Research, 5(1), 6204–6215.
Rachmawati, F. A., Sanjaya, G. Y., & Firman. (2023). Pengaruh implementasi rekam medis elektronik terhadap waktu tunggu rawat jalan reguler di RS Hermina Solo. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, 26(2), 38–43.
Salem, A. (2023). Electronic Medical Records and Documentation Errors: A systematic review. BMC Health Services Research, 23(1), 112.
Sari, M., & Nugroho, E. (2022). Perbandingan waktu tunggu pasien sebelum dan sesudah implementasi rekam medis elektronik di RSUD Kota Tegal. Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia, 10(2), 101–110.
Wulandari, N. S., & Astuti, R. (2024). Pengaruh Penerapan RME terhadap Efisiensi Pelayanan Rawat Jalan di RSUD Banyuwangi. Jurnal Kesehatan Elektronik, 6(1), 23–34.
Yusuf, I., & Hartati, A. (2021). Analisis efektivitas RME dalam menurunkan waktu tunggu pasien di RS Siloam. Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Nasional, 7(4), 256–267.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Adiva Adiva Husniyah Ali, Inge Dhamanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


