MODIFIKASI DIET PERKEDEL CHICKEGG SEBAGAI MAKANAN SELINGAN UNTUK GIZI KURANG DAN STUNTING PASIEN RAWAT JALAN RSD DR. SOEBANDI JEMBER

Authors

  • civana dea alnanda Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Kota Malang, Indonesia
  • Endang Widajati Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Kota Malang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.54972

Keywords:

gizi kurang, stunting, modifikasi diet

Abstract

Masa balita atau golden age adalah masa yang penting untuk proses pertumbuhan dan perkembangan anak. Gizi kurang dan stunting pada balita merupakan bentuk malnutrisi yang memerlukan perhatian khusus sehingga perlu dilakukan penanganan sejak dini Modifikasi diet adalah suatu intervensi gizi sistematis yang melibatkan perubahan komposisi gizi, jumlah energi, pola, hingga tekstur makanan untuk menyesuaikan dengan kondisi klinis dan kebutuhan fisiologis individu dalam rangka memperbaiki status gizi atau mendukung terapi medis. Salah satu produk yang dapat dikembangkan dalam penyusunan modifikasi diet adalah perkedel chickegg, yaitu olahan perkedel dengan modifikasi bahan pangan bergizi dengan penambahan sumber protein hewani ganda. Pengembangan produk ini diharapkan dapat mendukung pelaksanaan asuhan gizi kurang berbasis diet yang tepat guna, menggunakan bahan pangan lokal, serta berorientasi pada pemulihan kondisi gizi secara berkelanjutan. Laporan kasus ini bertujuan untuk menganalisis tatalaksana asuhan gizi terhadap pasien gizi kurang dan stunting melalui intervensi pemberian modifikasi diet makanan selingan perkedel chickegg menggunakan penilaian asupan zat gizi dan perubahan berat badan sebelum dan sesudah intervensi. Studi kasus dilakukan pada bulan September 2025 pada pasien rawat jalan RSD dr. Soebandi Jember. Metode pengambilan data adalah observasi selama selama 1 bulan pada domain asupan, domain fisik, domain klinis, dan domain antropometri, serta studi literatur. Setelah pelaksanaan intervensi gizi didapatkan bahwa asupan pasien meningkat dan sebagian besar memenuhi kebutuhan harian, serta terdapat peningkatan berat badan sebesar 1,4 kg. Berdasarkan hasil intervensi dapat disimpulkan bahwa adanya peningkatan asupan makanan dan peningkatan berat badan pada pasien.

References

Amaning, K. Y. (2021). HUBUNGAN ASUPAN MAKAN DENGAN KADAR GULA DARAH DAN PERUBAHAN BERAT BADAN PASIEN ANAK GIZI BURUK (KAJIAN PUSTAKA). Poltekkes Kemenkes Denpasar Jurusan Gizi 2021.

Ambohamsah, I., Amelia, R., & K Fredy, A. (2020). MODIFIKASI MAKANAN UNTUK MENINGKATKAN GIZI BALITA DI KABUPATEN POLEWALI MANDAR. Jurnal Kesehatan Kusuma Husada. https://doi.org/10.34035/jk.v12i1.614

Beals, K. A. (2019). Potatoes, Nutrition and Health. In American Journal of Potato Research (Vol. 96, Issue 2). https://doi.org/10.1007/s12230-018-09705-4

Chairunnisa, E., Kusumastuti, A. C., & Panunggal, B. (2018). ASUPAN VITAMIN D, KALSIUM DAN FOSFOR PADA ANAK STUNTING DAN TIDAK STUNTING USIA 12-24 BULAN DI KOTA SEMARANG. Journal of Nutrition College, 7(1). https://doi.org/10.14710/jnc.v7i1.20780

Darmawan, A. R. F., & Adriani, M. (2019). Status Gizi, Asupan energi dan zat gizi makro pasien kanker yang menjalani kemoterapi di Rumkital Dr. Ramelan Surabaya. Amerta Nutrition, 3(3), 149–157.

Deni, D. (2018). Hubungan skrining dan asupan zat gizi dengan lama hari rawat inap pada pasien anak menerima diet TETP di RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya. POLTEKKES KEMENKES PALANGKA RAYA.

Faiqah, Z. Al, & Suhartatik, S. (2022). Peran Kader Posyandu Dalam Pemantauan Status Gizi Balita : Literature Review. Journal of Health, Education and Literacy (J-Healt), 5(1), 19–25.

Fairuz, A., Islami, I. N., Sari, I. M., & Daulah, R. R. A. (2024). Literatur Review: Perbandingan Kandungan Zat Gizi Makro & Mikro pada Daging Ayam dengan Sosis Sapi. Jurnal Ilmiah Nusantara (JINU), 1(6).

Fleming, S. A., & Morris, J. R. (2024). Perspective: Potatoes, Quality Carbohydrates, and Dietary Patterns. Advances in Nutrition, 15(1). https://doi.org/10.1016/j.advnut.2023.10.010

Hardinsyah, Salsabila, D. M., Fadilah, N. R., Maqfira, N., & Fajriani, L. N. (2022). HUBUNGAN KONTRIBUSI ENERGI DAN ZAT GIZI MAKAN SELINGAN DENGAN INDEKS MASSA TUBUH MAHASISWA PASCASARJANA ILMU GIZI IPB UNIVERSITY. Jurnal Pangan Kesehatan Dan Gizi Universitas Binawan, 3(1). https://doi.org/10.54771/jakagi.v3i1.521

Hawani, I. T., Suryani, D., Natan, O., & Meriwati, M. (2024). Hubungan Asupan Protein dan Zink dengan Kejadian Stunting pada Anak Balita. JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan), 9(2). https://doi.org/10.30829/jumantik.v9i2.21259

Hiola, F., Mahdang, P. A., & Paramata, N. R. (2025). Peningkatan Pengetahuan Ibu Balita tentang Gizi Seimbang dan Pencegahan Stunting. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(9), 5728–5731.

Iannotti, L. L., Chapnick, M., Nicholas, J., Gallegos-Riofrio, C. A., Moreno, P., Douglas, K., Habif, D., Cui, Y., Stewart, C., Lutter, C. K., & Waters, W. F. (2020). Egg intervention effect on linear growth no longer present after two years. Maternal and Child Nutrition, 16(2). https://doi.org/10.1111/mcn.12925

Ilmani, D. A., & Fikawati, S. (2023). Nutrition Intake as a Risk Factor of Stunting in Children Aged 25–30 Months in Central Jakarta, Indonesia. Jurnal Gizi Dan Pangan, 18(2). https://doi.org/10.25182/jgp.2023.18.2.117-126

Kartika, D. A. R., & Rifqi, M. A. (2021). Hubungan Penggunaan Posyandu dengan Status Gizi pada Balita Usia 1-5 Tahun di Indonesia: Literatur Review. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 11(4).

Kemenkes RI. (2018). Buku Saku Pemantauan Status Gizi Tahun 2017. Kementerian Kesehatan Republik .

Khoiriyah, H., & Ismarwati. (2023). Faktor Kejadian Stunting pada Balita: Systematic Review. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 12(1), 28–40.

Masini, M., Prasetyaningtyas, V. N., Idhayanti, R. I., Ayuningtyas, A., & Munayarokh, M. (2024). COOKIES PIRATEL (PISANG RAJA WORTEL) BERPENGARUH TERHADAP BERAT BADAN BALITA STATUS GIZI KURANG. Juru Rawat. Jurnal Update Keperawatan, 4(1). https://doi.org/10.31983/juk.v4i1.11393

Ningsih, D. A. (2022). Kajian Determinan yang Berhubungan dengan Status Gizi Kurang pada Balita. Jurnal Ilmu Gizi Indonesia (JIGZI), 3(1), 28–34. https://doi.org/10.57084/jigzi.v3i1.885

Nurhayati, L. (2024). Asuhan Gizi Klinik Pasien Rawat Inap Anak Malnutrisi, Anemia, Dan Trombostopenia Di Ruang Srikandi RSUD Jombang.

Octovina, S. (2018). Hubungan asupan energi dan protein dengan status gizi anak balita di kecamatan nusalaut kabupaten maluku tengah. Global Health Science, 3(4).

Papotot, G. S., Rompies, R., & Salendu, P. M. (2021). Pengaruh Kekurangan Nutrisi Terhadap Perkembangan Sistem Saraf Anak. Jurnal Biomedik:JBM, 13(3). https://doi.org/10.35790/jbm.13.3.2021.31830

Permenkes RI. (2020). Permenkes No 2 Tahun 2020 Tentang Standar Antropometrik Anak. Osteoarthritis and Cartilage, 28(2).

Rahmawati, Anita, Fatmawati, A., Hasnah, & Alyah, R. (2025). Peran Keluarga Dalam Pencegahan Stunting Melalui Edukasi Dampak Makanan Pengawet Bagi Kesehatan Anak. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 30–37.

Rahmawati, W. (2023). Cegah Stunting dengan Protein Hewani : Tinjauan Naratif. Jurnal Gizi Mandiri, 1(1).

Ratnawati, M., Prihatini, M. S., Probowati, R., Lestari, R. H., & Puspitaningsih, D. (2022). Analysis of The Situation of Undernutrition and Malnutrition on Toddlers. Malaysian Journal of Medical Research, 06(03). https://doi.org/10.31674/mjmr.2022.v6i03.001

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). (2018). Laporan Riskesdas 2018 Nasional.pdf. In Lembaga Penerbit Balitbangkes.

Saviria, V. (2020). Hubungan Asupan Energi dan Zat Gizi Makro dengan Status Gizi Pasien CA Paru yang Mendapat Kemoterapi di Ruang Rawat Inap di RSUD Dr. Moewardi di Surakarta. Skripsi.

Supariasa, I. D. N., & Hardinsyah. (2016). ILMU GIZI Teori dan Aplikasi. Buku Kedokteran ECG.

Syaugi, A. M., & Istianah, I. (2019). HUBUNGAN ASUPAN ZAT BESI (FE), RIWAYAT MPASI DENGAN STATUS GIZI BB/U PADA BALITA USIA 12-59 BULAN. Binawan Student Journal, 1(3). https://doi.org/10.54771/bsj.v1i3.74

Tadja, Y. (2019). Gambaran Asupan Lemak Dan Protein Dan Status Gizi Pada Pasien Kanker Payudara Diruang Rawat Inap Rsud. Prof. Dr. WZ Johanes. Poltekkes Kemenkes Kupang.

Tarmizi, S. N. (2024). Membentengi anak dari stunting. Mediakom, 167.

Wigati, D. N. (2020). Rutinitas Kunjungan Posyandu Terhadap Peningkatan Berat Badan Balita. Of TSJKeb, 5(2).

World Health Organisation. (2024). Malnutrition fact sheet - Key facts. Malnutrition Fact Sheet, 4(1).

Wulandari, Y., & Arianti, M. (2023). FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA. Jurnal Keperawatan Bunda Delima, 5(1). https://doi.org/10.59030/jkbd.v5i1.68

Wulansari, A., & Junita, D. (2023). Edukasi Gizi mengenai Pencegahan Malnutrisi pada Ibu Balita Gizi Kurang. Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK), 5(3). https://doi.org/10.36565/jak.v5i3.582

Xiong, T., Wu, Y., Hu, J., Xu, S., Li, Y., Kong, B., Zhang, Z., Chen, L., Tang, Y., Yao, P., Xiong, J., & Li, Y. (2023). Associations between High Protein Intake, Linear Growth, and Stunting in Children and Adolescents: A Cross-Sectional Study. Nutrients, 15(22). https://doi.org/10.3390/nu15224821

Downloads

Published

2026-03-26

Issue

Section

Articles