HUBUNGAN ASUPAN ZAT GIZI DAN STATUS GIZI PADA LANSIA YANG MENGIKUTI PROLANIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TURIKALE KABUPATEN MAROS

Authors

  • Sri Rahayu S1 Gizi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Salewangang Maros, Indonesia
  • Siti Uswatun Hasanah S1 Gizi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Salewangang Maros, Indonesia
  • Nurcahyani Nurcahyani S1 Gizi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Salewangang Maros, Indonesia
  • Musdalifah Syamsul S1 Gizi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Salewangang Maros, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.54936

Keywords:

asupan gizi, lansia, status gizi

Abstract

Lansia merupakan kelompok penduduk berumur 60 tahun ke atas yang memerlukan perhatian kesehatan berkelanjutan agar tetap mampu menjalani kehidupan sehat, berkualitas, mandiri, serta produktif sesuai harkat dan martabat kemanusiaan. Upaya kesehatan lansia difokuskan untuk menjaga kondisi fisik dan pemenuhan gizi agar kesejahteraan hidup tetap terpelihara. Wilayah kerja Puskesmas Turikale Kabupaten Maros tercatat memiliki 400 orang lansia yang terdaftar sebagai sasaran pelayanan kesehatan, termasuk kegiatan Program Pengelolaan Penyakit Kronis atau prolanis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan zat gizi dan status gizi pada lansia yang mengikuti Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di wilayah kerja Puskesmas Turikale Kabupaten Maros. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan studi Cross Sectional. Analisis data menggunakan uji chi square. Asupan zat gizi diukur menggunakan Recall 2x24 jam dan FFQ sedangkan status gizi diukur menggunakan microtoise dan timbangan berat badan. Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara asupan zat gizi berdasarkan dari segi asupan energi (p= 0,000), asupan protein (p= 0,000), asupan lemak (p= 0,0 00),asupan karbohidrat (0,000), dan status gizi (p= 0,009). Terdapat hubungan asupan zat gizi dari segi asupan energi, protein, lemak, karbohidrat, dan status gizi pada lansia yang mengikuti prolanis di wilayah kerja Puskesmas Turikale Kabupaten Maros.

References

Alhalawi, Z., & Ervita, L. (2024). Faktor-Faktor Pendukung Yang Mempengaruhi Partisipasi Lansia Dalam Posyandu Lansia : Literature Review. Indonesian Journal of Nursing Scientific, 4(2), 36–53. https://doi.org/10.58467/ijons.v4i2.161

Ellawati, E., Wahyuni, Y., & Sapang, M. (2021). Hubungan Asupan Zat Gizi Makro, Status Gizi dan Aktivitas Fisik Terhadap Tingkat Kebugaran pada Lansia di Kampung Jasugih Propinsi Banten. In Nutrire Diaita (Vol. 13, Number 01).

Fauziyah Susilawati, E., Iszakiyah, N., & Kesehatan Politeknik Negeri Madura, J. (2021). Efektifitas Latihan Range Of Motion (ROM) Aktif terhadap Tonus Otot Ekstrimitas bawah dan Rentang Gerak Sendi pada Lansia. In Wiraraja Medika : Jurnal Kesehatan (Vol. 11). https://www.ejournalwiraraja.com/index.php/FIK

Fithra Dieny, F., Jauharany, F. F., Fitranti, D. Y., Fahmy, A., Tsani, A., Rahadiyanti, A., Marfu’ah Kurniawati, D., & Wijayanti, H. S. (2019). Kualitas diet, kurang energi kronis (KEK), dan anemia pada pengantin wanita di Kabupaten Semarang. In The Indonesian Journal of Nutrition) (Vol. 8, Number 1). https://ejournal.undip.ac.id/index.php/jgi/

Isywara Kusuma, N., Studi, P. S., Teknologi dan Kesehatan Tri Tunas Nasional, I., & Selatan, S. (2024). Hubungan Status Gizi dan Aktivitas Fisik dengan Kualitas Hidup Lansia The Relationship Between Nutritional Status and Physical Activity with Quality of Life of The Elderly. 3(1). https://journal.tritunas.ac.id/index.php/JoPHIN

Kagami, T. P. (2025). Trends in Dietary Assessment Methods among Adolescents in Indonesia: A Narrative Review. Jurnal Kesmas Dan Gizi (JKG), 8(1), 343–353. https://doi.org/10.35451/33b53h89

Latipah, S., Sofiani, Y., Rayasari, F., Siswandi, I., Nugraha, R., Jumaiyah, W., Aisyah, A., & Nathasia, D. (2025). Pemberdayaan Komunitas Lansia melalui Edukasi Kesehatan dan Pemeriksaan Dini Faktor Risiko Penyakit Kronis. Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(6), 1002–1015. https://doi.org/10.56359/kolaborasi.v5i6.700

Latuny, W., Lawalata, V. O., Pailin, D. B., & Ohoirenan, R. (2021). Sentiment Analysis of Consumers for Determining the Packaging Features of Eucalyptus Oil Products. Jurnal Ilmiah Teknik Industri, 20(1), 71–80. https://doi.org/10.23917/jiti.v20i1.13461

Lestari, I. J., Savitri Effendy, D., & Jufri, N. (2025). The Effect of Nutrition Education on Mother’s Knowledge, Macro Nutrient Intake and Improvement of Nutrition Status of Children Aged 6-24 Months in the Working Area of Mata Public Health Center in Kendari City. In Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat (JKKM) (Vol. 4, Number 3).

Masyudi, M. (2018). Faktor yang berhubungan dengan perilaku lansia dalam mengendalikan hipertensi. AcTion: Aceh Nutrition Journal, 3(1), 57. https://doi.org/10.30867/action.v3i1.100

Mustikaningrum, F., Kisnawaty, S. W., Gizi, P. I., Kesehatan, I., Muhammadiyah Surakarta, U., & Korespondensi, P. (2024). Penyuluhan Pemilihan Makanan yang Tepat untuk Menjaga Kadar Glukosa Darah dan Tekanan Darah pada PROLANIS. Abdi Geomedisains, 5(1), 8–12. http://journals2.ums.ac.id/index.php/abdigeomedisains/[8]

Rosiana, S., Krisbiantoro, D., & Azis, A. (2023). Penggunaan Metode Tam Dan Eucs Untuk Mengetahui Tingkat Penerimaan Dan Kepuasan Pengguna Aplikasi Gratis Kabeh. In Journal of Information System Management (JOISM) e-ISSN (Vol. 5, Number 1). https://gratiskabeh.banyumaskab.go.id.

Sudarmo, E., & Prihanto, D. (2025). Edukasi Tatalaksana Praktis Penyakit Kronis Peserta Prolanis Puskesmas Siko Kota Ternate. Jurnal Literasi Indonesia(JLI), 2(12). https://jli.staiku.ac.id/index.php/st/index

Zogara, A. U., & Pantaleon, M. G. (2020). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Balita. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 9(02), 85–92. https://doi.org/10.33221/jikm.v9i02.505

Downloads

Published

2026-03-31

Issue

Section

Articles