HUBUNGAN FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL DENGAN TINGKAT STRES PADA MAHASISWA DALAM MENYUSUN SKRIPSI PROGRAM ILMU KEPERAWATAN INSTITUT CITRA INTERNASIONAL 2025
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.54928Keywords:
Faktor Internal, Faktor Eksternal, Stress MahasiswaAbstract
Mahasiswa tingkat akhir sering mengalami stres saat menyusun skripsi akibat tuntutan akademik tinggi, keterbatasan waktu, dan tekanan psikologis. Stres yang tidak terkelola dapat merugikan kesehatan mental dan pencapaian akademik. Tingkat stres dipengaruhi oleh faktor internal (motivasi belajar, kemampuan manajemen waktu, kepercayaan diri) dan eksternal (dukungan sosial, lingkungan akademik). Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan faktor tersebut dengan tingkat stres mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Institut Citra Internasional tahun 2025. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain korelasional cross-sectional. Populasi berjumlah 194 mahasiswa penyusun skripsi, dengan sampel 73 responden melalui simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan diperoleh nilai p-value sebesar 0,036 (p<0,05) yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara motivasi belajar dengan tingkat stres mahasiswa dalam menyusun skripsi, hasil analisis data menggunakan uji Chi-Square, diperoleh nilai p-value = 0,559 (p > 0,05), yang menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan manajemen waktu dengan tingkat stres mahasiswa dalam menyusun skripsi, hasil analisis data menggunakan uji Chi-Square, didapatkan nilai p-value sebesar 0,021 (p < 0,05) yang mengindikasikan adanya hubungan signifikan antara tingkat kepercayaan diri dengan tingkat stress, sedangkan dukungan sosial Nilai p-value = 0,300 menunjukkan bahwa secara statistik tidak terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dengan tingkat stres mahasiswa dalam menyusun skripsi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah motivasi belajar dan tingkat kepercayaan diri berhubungan secara signifikan dengan tingkat stress mahasiswa dalam menyusun Skripsi.References
Adryana, A., Putri, N., & & Lestari, R. (2020). Tingkat stres akademik mahasiswa selama proses pembelajaran daring. Jurnal Psikologi Pendidikan, 7(2), 112–.
American College Health Association. (2019). National College Health Assessment II: Reference Group Executive Summary Spring 2019.
Anis, F., & Khoirijannah, L. (2024). Faktor internal dan eksternal yang memengaruhi stres mahasiswa selama penyusunan skripsi. Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan Masyarakat, 9(1), 34–4.
Apipudin, A., Yuliani, D., & & Rahayu, R. (2021). Dampak stres terhadap performa belajar mahasiswa keperawatan. Jurnal Pendidikan Dan Kebidanan, 6(1), 55–6.
Arifianti, N., & Ramadhani, S. (2022). Manajemen waktu dan tingkat stres akademik mahasiswa keperawatan. Jurnal Ilmu Keperawatan, 8(3), 102–.
Barseli, M., Hendriani, W., & & Ifdil, I. (2020). Strategi pengelolaan stres pada mahasiswa di masa pandemi COVID-19. Jurnal Konseling Dan Pendidikan, 8(1), 45–5.
Dewi, L. N., & Lestari, S. (2022). Pengaruh kontrol diri terhadap stres akademik mahasiswa tingkat akhir. Jurnal Psikologi Indonesia, 9(1), 21–3.
Dewi, S., Pratiwi, L., & & Rahman, D. (2024). Lingkungan akademik dan kesejahteraan mental mahasiswa keperawatan. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 10(2), 70–.
Dini, R., Astuti, W., & & Rahma, A. (2020). Dampak stres terhadap kesehatan mental mahasiswa keperawatan. Jurnal Keperawatan Indonesia, 23(3), 200.
Fitriana, H., & Subekti, M. (2023). Hubungan self-esteem dengan stres akademik mahasiswa keperawatan. Jurnal Psikologi Dan Keperawatan, 12(2), 88–.
Hidayah, N., Pratiwi, S., & & Ramadhan, A. (2023). Dukungan sosial dan tingkat stres akademik mahasiswa keperawatan. Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia, 11(1), 44–.
Hidayat, M., Lestari, D., & & Sari, P. (2023). Hubungan faktor internal dan eksternal dengan stres akademik mahasiswa selama penyusunan skripsi. Jurnal Kesehatan Dan Pendidikan, 7(2), 56–6.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2019.
Kurniawan, R. (2021). Peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam pembangunan nasional. Jurnal Pendidikan Tinggi Indonesia, 5(1), 11–1.
Lestari, S., & Hidayat, T. (2022). Motivasi intrinsik dan ketahanan mental mahasiswa selama penyusunan skripsi. Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(4), 133–.
Mudita, M. (2023). Self-efficacy dan stres akademik pada mahasiswa keperawatan. Jurnal Psikologi Klinis Dan Kesehatan, 10(3), 122.
Nuraini, A., Setiawan, H., & & Rahayu, N. (2021). Hubungan dukungan sosial dengan tingkat stres mahasiswa keperawatan. Jurnal Kesehatan Jiwa, 8(2), 90–9.
Potter, P. A., & Perry, A. G. (2020). Fundamentals of Nursing (10th ed.). Elsevier.
Prasetyo, R., Andriani, P., & & Lestari, F. (2020). Peran motivasi belajar terhadap stres akademik mahasiswa. Jurnal Pendidikan Dan Psikologi, 7(3), 56–6.
Psychology Foundation of Australia. (2020). Stress Management Guidelines. In PFA.
Putri, M., & Pratama, D. (2022). Faktor internal yang memengaruhi stres mahasiswa keperawatan. Jurnal Psikologi Dan Keperawatan, 9(2), 40–4.
Rahman, H., Suryani, L., & & Pratiwi, D. (2020). Beban tugas dan stres akademik mahasiswa selama pandemi COVID-19. Jurnal Kesehatan Mental Dan Pendidikan, 5(3), 112–.
Rumaiza, D., & Khaerani, L. (2020). Faktor predisposisi stres pada mahasiswa keperawatan. Jurnal Ilmu Kesehatan, 7(2), 77–8.
Ruswati, L., Ahmad, F., & & Dewi, A. (2023). Manifestasi gejala stres dan faktor penyebab pada mahasiswa tingkat akhir. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(1), 59–6.
Safitri, l. (2023). Stres dan burnout pada mahasiswa yang mengalami role overload dalam penyusunan skripsi. Jurnal Ilmiah Psikologi, 8(2), 99–1.
Santoso, D., Sari, P., & & Wijaya, E. (2024). Kombinasi faktor internal dan eksternal dalam menentukan tingkat stres mahasiswa keperawatan. Jurnal Penelitian Keperawatan, 10(1), 20–.
Sari, M., & Lestari, R. (2022). Hubungan dukungan sosial dengan stres akademik pada mahasiswa. Jurnal Psikologi Pendidikan Dan Konseling, 9(1), 25–3.
Seto, R., Wondo, M., & & Mei, R. (2020). Stres akademik mahasiswa dan strategi kopingnya. Jurnal Psikologi Terapan, 5(2), 60–6.
Stuart, G. (2020). Principles and Practice of Psychiatric Nursing (11th ed.). Elsevier.
Suara, M., & Yudiawan, A. (2022). Klasifikasi stres akut dan kronis dalam konteks pendidikan tinggi. Jurnal Psikologi Modern, 6(1), 33–4.
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sugiyono. (2024). Metode Penelitian Kuantitatif untuk Pendidikan dan Keperawatan. Alfabeta.
Winurini, S. (2020). Prevalensi gangguan emosional mahasiswa di Jawa Barat. Jurnal Psikologi Indonesia, 7(1), 75–8.
Wisniastuti, R. (2018). Tingkat stres mahasiswa semester akhir di Bali. Jurnal Keperawatan Nusantara, 6(2), 44–5.
World Health Organization (WHO). (2020). Global prevalence of stress and mental health disorders.
Wulandari, E., Putra, A., & & Sari, L. (2021). Motivasi belajar dan stres akademik mahasiswa keperawatan. Jurnal Pendidikan Dan Kesehatan, 9(1), 55–6.
Zakaria, M. (2019). Tingkat stres mahasiswa tingkat akhir dalam menyusun skrips. Jurnal Kesehatan Mental Mahasiswa, 5(1), 22
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Delta Delta, Maryana Maryana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


