UJI EFEKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK TEMULAWAK (CURCUMA XANTORRHIZA ROXB) DAN KUNYIT (CURCUMA LONGA LINN) TERHADAP BAKTERI STREPTOCOCCUS MUTANS
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.54909Keywords:
Temulawak, Kunyit, Antibakteri, Streptococcus mutans, Karies gigiAbstract
Karies gigi salah satu infeksi gigi yang banyak di alami masyarakat dan mencapai 88,8% di dunia. Infeksi ini disebabkan bakteri Streptococcus mutans dan jika tidak segera diobati akan berakibat ke penyakit yang lebih serius. Pengobatan sejauh ini menggunakan antibiotik, yang seringkali menyebabkan resistensi. Sehingga diperlukan alternatif herbal seperti temulawak dan kunyit. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas antibakteri kombinasi ekstrak temulawak dan kunyit terhadap bakteri Streptococcus mutans yang menjadi penyebab utama karies gigi. Metode yang dilakukan untuk uji ekstrak temulawak dikombinasi dengan kunyit menggunakan perbandingan 1:1, 1:2, 2:1. Masing masing di uji menggunakan metode sumuran pada media agar, kemudian dilakukan pengukuran luas zona hambat yang terbentuk sebagai pengukuran efektivitas antibakteri. Kontrol positif yang digunakan yaitu antibiotik Clindamicyn. selain itu, dilakukan juga pengujian keberadaan flavonoid menggunakan pereaksi FeCl3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh kombinasi ekstrak memiliki aktivitas antibakteri terhadap Streptococcus mutans, dengan kombinasi rasio 2:1 menunjukkan daya hambat terbesar dengan rata-rata 66,682 mm², dibandingkan rasio 1:2 dengan rata-rata 36,721 mm² dan rasio 1:1 dengan rata-rata 23,604 mm², sehingga dapat disimpulkan bahwa kombinasi ekstrak temulawak dan kunyit dengan rasio 2:1 yang paling efektif terhadap bakteri Streptococcus mutans.References
Anggoro, D., Rezki, R. S., & Mz, S. (2015). Ektraksi MultiTahap Dari KUrkumin Temulawak ( Curcuma xanthorriza Roxb .) Menggunakan Prlarut Etanol. 4(2).
Ariyani, B., Armalina, D., & Purbaningrum, D. A. (2021). Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Kulit Buah Naga Merah terhadap Pertum-buhan Streptococcus mutans pada Sediaan Obat Kumur (Uji Invitro). E-GiGi, 9(2), 289. https://doi.org/10.35790/eg.v9i2.34572
Ely, I. P., Pelu, A. D., & Bassy, L. La. (2020). Skrining Fitokimia Dan Uji Aktivitas Ekstrak Etanol Biji Labu Kuning ( Curcubita Moschata ) Terhadap Daya Hambat Bakteri Staphylococcus Aureus. 2(2), 56–64.
Emilia, C., Putri, E., Wulandari, D. M., Hasyim, U. H., Hasyim, I., & Ramadhan, M. S. (2024). Optimasi Waktu Maserasi Pada Ekstraksi Daun Pegagan ( Centella Asiatica ) Terhadap Uji Aktivitas Antioksidan. April.
Harefa, Y. S., Imelda, C., Zai, S., Harefa, Y. S., Imelda, C., & Zai, S. (2022). Pengelolaan Temulawak Plant ( Curcuma Xanthorrhiza Roxb ) As A Traditional Medicine.
Hartanto, H. A. (2024). PENYAKIT JANTUNG. 7(2), 11–18.
Nair, A. C., Ansary, P. Y., & Shincymol, V. V. (2024). MACROSCOPIC AND MICROSCOPIC EVALUATION OF SUNTHI CHOORNA ( POWDER OF DRIED RHIZOME OF ZINGIBER OFFICINALE ROSC .). 13(12), 154–161.
Otoluwa, S. Y., Suleman, N., & Aman, O. (2025). Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etil Asetat Daun Katang-Katang ( Ipomea Pes-Caprae ). 7(2), 159–172.
Pebriana, A. Y., Marliana, E., & Ruga, R. (2023). Skrining Aktivitas Escherichia coli ATCC 25922 Ekstrak Metanol Dari Beberapa Tanaman Rimpang. Prosiding Seminar Nasional Kimia, 1(2), 6–10.
Permatasari, D. A. I. (2022). Uji Potensi Ekstrak Etanol dan Fraksi N Heksan-Etil Asetat-Air Batang Serai Wangi (Cymbopogon nardus L.) terhadap Bakteri Streptococcus mutans. Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi, 11(1), 116. https://doi.org/10.30591/pjif.v11i1.3214
Prasetya, E. Y., & Endriyatno, N. C. (2025). Formulasi dan Penentuan Nilai SPF Krim Ekstrak Rimpang Temu Mangga ( Curcuma manga Val .) Dengan Kombinasi Emulgator Tween 80 Dan Span 80. 11(1), 216–225.
Riyadi, F. M., Prajitno, A., Fadjar, M., & Syaifurrisal, A. (2021). Potential of Moringa ( Moringa oleifera ) Leaf Extract to Inhibit the Growth of Pathogenic Bacteria Edwardsiella tarda. 10(September), 321–330.
Rufaidah. (2020). 1 , 1 , 1. 5(1), 10–17.
Utamanİngyas, A., Pramestİ, H. T., & Balafİf, F. F. (2022). The Streptococcus mutans ability to survive in biofilms and during dental caries formation : scoping review. 7(2), 150–158.
Wahidah, S. N. (2023). Uji Daya Hambat Antimikroba Secara Difusi Sumuran dan Difusi Paper Disk. 1(4), 28–33.
Yasacaxena, L. N. Y., Defi, M. N., Kandari, V. P., Weru, P. T. R., Papilaya, F. E., Oktafera, M., & Setyaningsih, D. (2023). Review: Extraction of Temulawak Rhizome (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) and Activity As Antibacterial. Jurnal Jamu Indonesia, 8(1), 10–17. https://doi.org/10.29244/jji.v8i1.265
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Elsa Namita Azzahra, Inur Tivani, Aldi Budi Riyanta

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


