EVALUASI PENGELOLAAN STOK OBAT KADALUWARSA DI INSTALASI FARMASI RSUD X
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.54892Keywords:
Obat kadaluwarsa, Pengelolaan stok obat, Instalasi Farmasi, RSUD X.Abstract
Pengelolaan stok obat yang efektif dan efisien merupakan bagian penting dari pelayanan kefarmasian di rumah sakit untuk menjamin ketersediaan obat yang aman, bermutu, dan efektif. Obat kadaluwarsa dapat menyebabkan kerugian ekonomi dan menurunkan kualitas pelayanan. Pada tahun 2023, RSUD X mencatat sebanyak 111 item obat kadaluwarsa (0,46%) dari total 23.637 item, melebihi standar Kementerian Kesehatan RI (0%) namun masih berada di bawah ambang batas WHO (<1%). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengelolaan stok obat kadaluwarsa di Instalasi Farmasi RSUD X tahun 2023. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional dengan pendekatan cross-sectional. Data diperoleh dari catatan mutasi stok obat, laporan pemusnahan obat, serta wawancara dengan Kepala Instalasi Farmasi, petugas administrasi, dan petugas gudang. Analisis dilakukan dengan menghitung persentase obat kadaluwarsa dan membandingkan praktik pengelolaan dengan standar Kementerian Kesehatan RI dan WHO. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 111 item obat kadaluwarsa (0,46%). Prosedur pemusnahan dan sebagian aspek penyimpanan telah sesuai dengan standar. Namun, masih terdapat kelemahan pada pelabelan obat yang mendekati kedaluwarsa, penerapan prinsip First Expired First Out (FEFO) dalam distribusi, pelaporan berkala, serta monitoring dan evaluasi rutin. Tidak ditemukan obat kadaluwarsa dari golongan narkotika dan psikotropika. Kesimpulannya, pengelolaan obat kadaluwarsa di RSUD X belum optimal dan memerlukan perbaikan melalui pelabelan khusus, distribusi berbasis FEFO secara konsisten, peningkatan koordinasi antarunit, serta monitoring rutin untuk menekan risiko kadaluwarsa.References
Anasagita, P., Baco, J., & Sucitra, A. Y. (2024). Evaluasi pengelolaan obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) K. Jurnal Pharmacia Mandala Waluya, 3(2), 100-114.
Ardiansyah, Risnita, & Jailani, M. S. (2023). Teknik Pengumpulan Data Dan Instrumen Penelitian Ilmiah Pendidikan Pada Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif. Jurnal IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 1–9. https://doi.org/10.61104/ihsan.v1i2.57
Asnawi, R., Kolibu, F. K., & Maramis, F. R. R. (2019). Analisis Manajemen Pengelolaan Obat di Puskesmas Wolaang. Jurnal KESMAS, 8(6), 306–315.
Azzahra, P., & Usviany, V. (2024). GAMBARAN PENGELOLAAN OBAT RUSAK DAN KEDALUWARSA DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT X KOTA BANDUNG. Journal of Pharmacy Student (JPhaS), 2(3), 73-77.
BPOM. (2016). Perka BPOM no 7 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Obat-obat Tertentu yang Sering Disalahgunakan. Bpom, 1–16.
BPOM. (2018). Pengawasan Pengelolaan Obat, Bahan Obat, Narkotika,Psikotropika, Dan Prekursor Farmasi Di Fasilitas Pelayanan Kefarmasian. Bpom Ri. https://www.academia.edu/download/89956165/2021.pdf
Edyansyah, E. (2023). STIKES Mitra Keluarga Jurnal Mitra Masyarakat ( JMM ). 0874(02), 15–20.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2010). Pedoman pengelolaan perbekalan farmasi di rumah sakit. Jakarta: Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI bekerja sama dengan Japan International Cooperation Agency.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 72. Jakarta.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Pedoman Pengelolaan Obat Rusak dan Kedaluwarsa di Fasilitas Pelayanan Kesehatan dan Rumah Tangga. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Petunjuk teknis standar pelayanan kefarmasian di rumah sakit. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI
Kurniawan, R., Asril, & Endang. (2021). Media Kesmas ( Public Health Media ). Media Kesmas (Public Health Media), 1(2), 225–240.
Lisni, I., Samosir, H., & Mandalas, E. (2024). Pengendalian Pengelolaan Obat Suatu Rumah Sakit Swasta Kota Bandung Drug Management Control in the Pharmacy of a Private Hospital.Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia, 3(2), 92–101.
Nugroho, T., Purwidyaningrum, I., & Harsono, S. B. (2022). Evaluasi Pengelolaan Obat dan Strategi Perbaikan dengan Metode Hanlon di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Angkatan Udara dr. Efram Harsana Madiun. Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS DR.Soetomo, 8(1), 98–109. https://jurnal.ugm.ac.id/jmpf/article/view/29464
Oktaviati, E., Fatimah, N., Warnida, H., Tinggi, S., & Samarinda, I. K. (2021). Evaluasi Pengelolaan Obat Di Instalasi Farmasirumah Sakit Tingkat Ivsamarinda. Prosiding Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda, 1(72), 152 159. http://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/prosiding/article/view/586
Puspasari, H., & Puspita, W. (2024). Analisis Pengelolaan Obat Rusak, Obat Kadaluwarsa, dan Obat Dead Stock di Puskesmas Wilayah Kota Pontianak. Akademi Farmasi Yarsi Pontianak, Diploma III Farmasi, Pontianak.
RSUD Tripat. (2017). Sekilas Tentang RSUD Patut Patuh Patju. RSUD Patut Patuh Patju. http://www.rsud-tripat.go.id/tentangrs
Setiyaningrum, E. D., Saputra, Y. D., Farmasi, A., & Yogyakarta, I. (2021). Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta Periode Januari – Juni 2019. Akfarindo, 6(1), 21–28.
Siregar, R. S. K. (2023). Pengertian Dan Kedudukan Evaluasi Dalam Pembelajaran. Jurnal Al Wahyu, 1(1), 101–114. https://doi.org/10.62214/jayu.v1i1.116
Yunarti, K. S. (2023). Analisis Penyebab Obat Kadaluarsa Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Wilayah Jawa Tengah. Jurnal Kesehatan Dan Science, 19(1), 858–4616.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ninda Syaharani, Yoga Dwi Saputra, Raisya Hasina, Kismawati Mulyaningsih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


