PENGARUH STIGMA PADA OUTCOME KEGIATAN TEMAN BICARA SEJIWA PADA PERILAKU NGEBARCODE REMAJA PUTRI DI KOTA MATARAM
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.54887Keywords:
Selfharm, barcoding, adolescent women, mentoringAbstract
Kegiatan Teman Bicara Sejiwa (TBS) merupakan bentuk pendampingan sebaya yang dilakukan dengan pendekatan melihat lebih jauh, mendengar lebih dalam, dan terhubung lebih dekat kepada remaja putri dengan perilaku self-harm atau ngebarcode. Perilaku ini menjadi salah satu masalah kesehatan mental yang cukup serius pada remaja dan seringkali dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk stigma dari lingkungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stigma terhadap outcome kegiatan TBS dalam pendampingan remaja putri di Kota Mataram. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan induktif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap 7 partisipan yang terdiri dari 3 remaja penyintas, 2 anggota keluarga, 1 caregiver, dan 1 teman bicara sejiwa, dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan catatan anekdotal, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik serta triangulasi untuk menjamin keabsahan data.Hasil penelitian menunjukkan bahwa stigma masih dirasakan oleh remaja putri, baik dalam bentuk stigma eksternalisasi maupun internalisasi. Stigma tersebut memengaruhi pengalaman, motivasi, serta hambatan dalam mengakses layanan TBS. Dukungan sosial dari keluarga, caregiver, dan teman sebaya terbukti mampu meningkatkan motivasi remaja untuk mengikuti pendampingan, meskipun stigma tetap menjadi kendala utama. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa stigma memiliki pengaruh signifikan terhadap outcome kegiatan TBS. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan pemahaman masyarakat dan penguatan dukungan sosial guna meningkatkan efektivitas pendampingan remaja putri penyintas self-harm.References
American Psychiatric Association. (2013). Diagnostic and statistical manual of mental disorders (5th ed.). American Psychiatric Publishing.
Creswell, J. W. (2012). Research design: Pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan mixed. Pustaka Pelajar.
Prayitno. (2004). Dasar-dasar bimbingan dan konseling. Rineka Cipta.
Salahudin, A. (2012). Bimbingan dan konseling. CV Pustaka Setia.
Zamili, M. (2015). Menghindar dari bias: Praktik triangulasi dan kesahihan riset.
Albertha, K., Shaluhiyah, Z., & Musthofa, S. B. (2020). Description of mental health activities in community health centers in Semarang City.
Davidson, L., Chinman, M., Sells, D., & Rowe, M. (2006). Peer support among adults with serious mental illness: A report from the field. Schizophrenia Bulletin, 32(3), 443–450. https://doi.org/10.1093/schbul/sbj043
Idaiani, S., & Riyadi, E. I. (2018). Sistem kesehatan jiwa di Indonesia: Tantangan untuk memenuhi kebutuhan. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan, 2(2), 70–80. https://ejournal.umm.ac.id/index.php/dedikasi/article/view/3135
Khodijah, A. Z. S. (2019). Efektivitas akses pelayanan kesehatan mental pada puskesmas sebagai layanan kesehatan primer di Indonesia. Jurnal Lisan Al-Hal, 7(2). https://journal.ibrahimy.ac.id/index.php/lisanalhal/article/view/97/84
Liem, A. (2022). Predicting self-harm and suicide ideation during the COVID-19 pandemic in Indonesia: A nationwide survey report. BMC Psychiatry, 22, Article 394. https://bmcpsychiatry.biomedcentral.com/articles/10.1186/s12888-022-03944-w
Mulati, Y. (2022). “Curhat yuk jangan pendam masalahmu”: Layanan konsultasi online untuk membantu problematika remaja. Warta LPM. Universitas Muhammadiyah Surakarta. https://journals2.ums.ac.id/index.php/warta/article/view/1038
Ramadhana, M. R. (2018). Keterbukaan diri dalam komunikasi orangtua–anak pada remaja dengan pola asuh authoritarian. Channel Jurnal Komunikasi, 6(2).
Widodo, S. (2020). Rendahnya intensi anak untuk curhat kepada orang tua pada siswa Mathlaul Anwar Pamulang. Jurnal Abdimas, 1(2). Universitas Pamulang. https://core.ac.uk/download/pdf/337612124.pdf
Karmila. (2016). Pengalaman, motivasi, dan hambatan pengguna NAPZA suntik dalam pemanfaatan layanan VCT dan/atau CST di Kabupaten Lombok Timur, NTB (Tesis pascasarjana). Universitas Udayana.
Pratiwi, P. C. A. (2021). Hubungan dukungan tenaga kesehatan dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Sukasada I Buleleng. https://repo.undiksha.ac.id
Shohib, M. (2016). Pendampingan kelompok konselor sebaya di Kota Batu.
World Health Organization. (2020). Stigma sosial terkait dengan COVID-19: Panduan untuk mencegah dan mengatasi stigma sosial.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 I Putu Diatmika, Dany Karmila, I Made Adhiatma

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


