PENGARUH WAKTU TUNGGU OPERASI ELEKTIF TERHADAP MUTU PELAYANAN INSTALASI BEDAH RUMAH SAKIT: KAJIAN LITERATUR

Authors

  • Ni Putu Sri Listya Dewi Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia
  • Inge Dhamanti Research Center of Excellence for Patient Safety and Quality, Universitas Airlangga

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.54873

Keywords:

mutu pelayanan, operasi elektif, waktu tunggu

Abstract

Pada tahun 2020, jumlah tindakan pembedahan di rumah sakit mencapai 234 juta kasus pasien di seluruh dunia (Weiser et al., 2011). Tingginya permintaan akan operasi elektif seringkali tidak diimbangi dengan efisiensi sistem pelayanan sehingga menyebabkan waktu tunggu yang panjang dan berpengaruh terhadap penurunan mutu dan hasil klinis pasien. Artikel ini bertujuan menganalisis pengaruh waktu tunggu operasi elektif terhadap mutu pelayanan instalasi bedah rumah sakit. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur kemudian dilakukan kajian terhadap artikel yang diperoleh dari basis data ScienceDirect, PubMed, dan Google Scholar.  Adapun kriteria inklusi yang digunakan meliputi penelitian orisinal, artikel ditulis dengan bahasa Inggris dan Indonesia, dipublikasikan pada lima tahun terakhir yakni dari 2020 hingga 2025, dapat diakses secara penuh dan bersifat terbuka. Adapun, kriteria eksklusi yang digunakan meliputi penelitian dengan waktu tunggu kurang dari dua hari dan usia pasien kurang dari 18 tahun. Enam artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis menggunakan teori Donabedian. Pada dimensi struktur, waktu tunggu dipengaruhi oleh faktor keterbatasan sumber daya rumah sakit, karakteristik pasien, dan faktor eksternal. Dimensi struktur ini mempengaruhi dimensi proses yang ditunjukkan pada manajemen pelayanan dan penjadwalan yang tidak efisien, faktor pasien, waktu tunggu yang berkepanjangan, hingga penundaan tindakan. Pada dimensi outcome, penundaan berdampak terhadap pembatalan operasi, penurunan kualitas hidup, dan penurunan kepuasan pasien. Waktu tunggu operasi elektif yang melebihi standar berpengaruh pada penurunan mutu pelayanan instalasi bedah rumah sakit. Oleh karena itu, diperlukan sistem penjadwalan dan monitoring operasi berbasis data untuk meningkatkan efisiensi dan kepuasan pasien.   

References

Al Fanani, T., Syanindita Roshida, D., Rochma Kusuma Ningsih, S., Studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja, P., & Ilmu Kesehatan, F. (2024). Faktor yang Mempengaruhi Pembatalan Operasi Elektif di Instalasi Bedah Sentral Rumah Sakit Umum Daerah Ibnu Sina Gresik. Halaman Journal Indonesian of Science and Health Research, 1(1), 10–14. https://ejournal.ijsah.com/index.php/ijsahrDOI:http://dx.doi.org/

Amalia, M., Pratiwi, E., Teknologi, F., & Universitas, K. (2022). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Waktu Tunggu Pelayanan di Instalasi Rawat Jalan RSUD Luwuk anggai pada Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Ilmiah Kedokteran Dan Kesehatan, 1(1). https://doi.org/https://doi.org/10.55606/klinik.v1i1.678

Donabedian, A. (1988). The quality of care: How can it be assessed? JAMA, 260(12), 1743–1748. https://doi.org/10.1001/jama.1988.03410120089033

Guiroy, A., Carazzo, C., Willhuber, G., Ciancio, A., Remondino, R., Nin, F., Gomez, F., Reviriego, J., Kalfopulos, B., Daher, M., Andujar, A., Asghar, J., Barros, F., & Meves, R. (2023). World Neurosurgery : X Time to surgery for adolescent idiopathic scoliosis : How long does it take ? A multicenter study. World Neurosurgery: X, 19(February), 100187. https://doi.org/10.1016/j.wnsx.2023.100187

Guzman, G. S. De, Lilibeth, M., & Su, L. S. (2022). Patient waiting time analysis for elective gynecologic surgeries in a tertiary training hospital in the Philippines : A retrospective cross-sectional study. Annals of Medicine and Surgery, 81(June), 104403. https://doi.org/10.1016/j.amsu.2022.104403

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2008) Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 129/Menkes/SK/II/2008 tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022) Profil kesehatan Indonesia 2021. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI

Krisdayanti, S. (2020). PENGARUH TERAPI RELAKSASI GUIDED IMAGERY TERHADAP NYERI PASIEN POST OPERASI PADA ANAK USIA SEKOLAH DI RSUD DR. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2020 [Politeknik Kesehatan Tanjugkarang]. http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/127

Levy, N., Selwyn, D. A., & Lobo, D. N. (2021). Turning ‘ waiting lists ’ for elective surgery into ‘ preparation lists .’ British Journal of Anaesthesia, 126(1), 1–5. https://doi.org/10.1016/j.bja.2020.08.021

Nurdin, S., Firman, F., & Jumardin, J. (2023). Gambaran keterlambatan operasi elektif pertama di ruang instalasi bedah sentral rumah sakit XYZ. Media Ilmiah Kesehatan Indonesia, 1(2), 28–33. https://doi.org/10.58184/miki.v1i2.117

Pohan, I. S. (2017) Jaminan mutu kesehatan nasional. Jakarta: EGC.

Quercioli, C., Cevenini, G., Messina, G., Carta, G. A., & Becattini, G. (2022). Reducing waiting times of elective surgical procedures : effectiveness evaluation of a multi-interventions approach. Annali Di Igiene : Medicina Preventiva e Di Comunità, 34(6), 635–649. https://doi.org/10.7416/ai.2021.2495.

Riganti, A., Siciliani, L., & Fiorio, C. V. (2017). The effect of waiting times on demand and supply for elective surgery : Evidence from Italy. Health Economics, 26(May), 92–105. https://doi.org/10.1002/hec.3545

Sianipar, N., & Besral. (2024). Faktor Penyebab Penundaan Operasi Elektif di Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati, Jakarta Factors. Media Publikasi Promosi Kesehata Indonesia The Indonesian Journal of Health Promotion, 7(2), 472–479. https://doi.org/https://doi.org/10.56338/mppki.v7i2.4910

Soroceanu, A., Nicholls, F., Evaniew, N., Thomas, K., & Bouchard, J. (2023). 76. Longer wait times for degenerative lumbar surgery are associated with increased time away from work, worse postoperative satisfaction, and higher chronic persistent opioid use. The Spine Journal, 23(9), S39. https://doi.org/doi.org/10.1016/j.spinee.2023.06.128

Stachurski, M., Eriksson, P. O., Westman, E., & Mogensen, H. (2023). The impact of waiting time on hearing outcome and patients ’ satisfaction after cholesteatoma surgery. Acta Oto-Laryngologica, 143(8), 662–668. https://doi.org/10.1080/00016489.2023.2247045

WHO. (2009). WHO Guidelines for Safe Surgery 2009. WHO Press. https://www.who.int/teams/integrated-health-services/patient-safety/research/safe-surgery

Downloads

Published

2026-03-31

Issue

Section

Articles