HUBUNGAN TINGKAT SPIRITUALITAS DAN MEKANISME KOPING DENGAN GANGGUAN TIDUR PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DI RSUD DEPATI HAMZAH TAHUN 2025

Authors

  • Jenni Tabila Institut Citra Internasional
  • Rima Berti Anggraini Prodi S1 Ilmu Keperawatan, Institut Citra Internasional
  • Nurwijaya Fitri Prodi S1 Ilmu Keperawatan, Institut Citra Internasional

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.54858

Keywords:

Tingkat Spiritualitas, Mekanisme Koping, Gangguan Tidur

Abstract

Penyakit gagal ginjal kronik (GGK) merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan penurunan fungsi ginjal secara progresif dan memerlukan terapi jangka panjang seperti hemodialisis. Proses pengobatan yang berlangsung dalam jangka waktu lama dapat menimbulkan dampak psikologis, salah satunya gangguan tidur. Faktor psikososial seperti tingkat spiritualitas dan mekanisme koping diduga berperan dalam memengaruhi gangguan tidur pada pasien GGK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat spiritualitas dan mekanisme koping dengan gangguan tidur pada pasien gagal ginjal kronik di RSUD Depati Hamzah Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Populasi penelitian adalah seluruh pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUD Depati Hamzah Tahun 2025 sebanyak 107 responden. Besar sampel dalam penelitian ini sebanyak 51 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 12–20 November 2025 di RSUD Depati Hamzah Kota Pangkalpinang Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat spiritualitas dengan gangguan tidur (p < 0,001) serta terdapat hubungan antara mekanisme koping dengan gangguan tidur (p = 0,002) pada pasien gagal ginjal kronik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingkat spiritualitas dan mekanisme koping berhubungan secara signifikan dengan gangguan tidur pada pasien gagal ginjal kronik. Disarankan agar pelayanan keperawatan memperhatikan aspek spiritual dan penguatan mekanisme koping adaptif sebagai bagian dari pendekatan perawatan holistik guna meningkatkan kualitas tidur pasien GGK.

References

Abduh, M., Alawiyah, T., Apriansyah, G., & Afgani, M. W. (2022). Survey design: Cross sectional dalam penelitian kualitatif. Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer, 3(1), 31–39.

Adnan, D., Gayatri, D., Natashia, D., Jumaiyah, W., & Kustiyuwati, K. (2022). Hubungan tingkat spiritualitas dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik selama masa pandemi Covid-19. Jurnal Kesehatan Komunitas, 8(2), 299–305.

Arikunto, S. (2014). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta. Asmadi. (2008). Teknik Prosedural Keperawatan dan Konsep dan Aplikasi Kebutuhan Dasar Klien. Jakarta. Selemba Medika.

Dahlan, M. S. (2020). Statistik untuk Kedokteran dan Kesehatan: Deskriptif, Bivariat, dan Multivariat. Jakarta: Epidemiologi Indonesia.

Dewi, N. M. R. K. (2019). Hubungan Mekanisme Koping Dengan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Uptd Puskesmas Taban Iii Tahun 2019. Poltekkes Kemenkes Denpasar.

Hanafie, H., Arman, A., & Mahmud, N. U. (2025). Faktor Risiko Kejadian Gagal Ginjal Kronik di RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Makassar. Journal of Aafiyah Health Research (JAHR).

KDIGO. (2024). KDIGO 2024 Clinical Practice Guideline for the Evaluation and Management of Chronic Kidney Disease. Kidney International Supplements, 14(1), 1–150.

Kementerian Kesehatan RI. (2023). PNPK: Tata Laksana Penyakit Ginjal Kronik 2023. Kemenkes RI.

Kozier, B., Erb, G., Berman, A., & Snyder, S. (2018). Fundamentals of nursing: Concepts, process, and practice (10th ed.). Pearson.

Mahardian, R., Ariyani, H., & Solihatin, Y. (2021). Literature review: karakteristik pruritus uremik pada pasien GGK yang menjalani hemodialisa. Jurnal Mitra Kencana Keperawatan dan Kebidanan.

Nasution, M., Syarif, A., & Musyabiq, M. (2020). Distribusi etiologi gagal ginjal kronik berdasarkan data Indonesian Renal Registry. Jurnal Kesehatan Andalas, 9(3), 432–440.

Naryati, E., & Nugrahandari, A. (2021). Dialisis peritoneal dan hemodialisis: Pilihan terapi pengganti ginjal. Jurnal Kesehatan, 13(1), 45–54.

Ningsih, W., Putri, A., & Sari, M. (2021). Penyakit ginjal kronis: Tinjauan klinis, penatalaksanaan, dan peran tenaga kesehatan. Jurnal Keperawatan Indonesia, 24(2), 101–110.

Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Oktarina, Y., Imran, S., & Rahmadanty, A. (2021). Hubungan mekanisme koping dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi. Jurnal Keperawatan Sriwijaya, 8(1), 62–71.

Perwiraningtyas, & Sutriningsih. (2021). Perawatan/topikal dan gambaran pruritus uremik. Jurnal X (Indonesia).

Pertiwi, R. A., & Prihati, D. R. (2020). Penerapan slow deep breathing untuk menurunkan keletihan pada pasien GGK. J Manajemen Asuhan Keperawatan.

Puspitasari. (2022). Dampak pruritus terhadap kualitas hidup pasien hemodialisis. Jurnal Keperawatan Indonesia.

Putri, Y. E., Suryarinilsih, Y., Anggreni, S. D., dkk. (2025). Gambaran faktor risiko kejadian GGK. Jurnal Sehat Mandiri. rawat

Rahmi, Z., & Kuntarti, K. (2020). Masalah tidur dan strategi koping pada perawat di inap. Jurnal Keperawatan Indonesia, 19(1), 16–23.

Sari, S. D., & Legiran, L. (2024). Desain cross sectional bagi penelitian bidang kebidanan. Stetoskop: The Journal of Health Science.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Tamiya, A. P., Wahyuni, S., & N, Y. H. (2022). Mekanisme Koping Mahasiswa Keperawatan Dalam Menyelesaikan Tugas Akhir Pada Masa Pandemi Covid-19. Jkep, 7(1), 1–11.

Yuanita, R., Sutriningsih, A., & Ragil, C. (2018). Mekanisme Koping keluarga Menurunkan Tinggkat Keluarga Pasien Stroke. 31(2), 2–3.

Yustisia, N., Aprilatutini, T., & Rizki, T. D. (2019). Gambaran kesejahteraan spiritual pada pasien chronic kidney disease (CKD) di RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu. Jurnal Vokasi Keperawatan

Downloads

Published

2026-03-31

Issue

Section

Articles