TINJAUAN ARTIKEL : KEJADIAN SINDROM METABOLIK PADA PASIEN DENGAN GANGGUAN JIWA DI INDONESIA

Authors

  • Shabita Aqsha Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung
  • Oktafany Oktafany Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung
  • Dwi Aulia Ramdini Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung
  • Asep Sukohar Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v6i4.54846

Keywords:

Antipsikotik, Gangguan jiwa, Sindrom metabolik

Abstract

Sindrom metabolik (SM) merupakan kumpulan faktor risiko metabolik yang mencakup obesitas sentral, dislipidemia, peningkatan glukosa darah, dan hipertensi, yang meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Pasien dengan gangguan jiwa, khususnya yang menggunakan antipsikotik, memiliki risiko lebih tinggi mengalami SM akibat kombinasi faktor farmakologis dan gaya hidup. Tinjauan artikel ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kejadian sindrom metabolik pada pasien dengan gangguan jiwa di Indonesia. Penelusuran pustaka dilakukan melalui basis data Google Scholar dengan menggunakan kata kunci “Sindrom Metabolik” DAN (“Gangguan Jiwa” ATAU “Psikiatri” ATAU “Skizofrenia”), yang kemudian diseleksi dengan kriteria inklusi. Sebanyak lima artikel memenuhi kriteria inklusi. Prevalensi sindrom metabolik pada pasien gangguan jiwa di Indonesia berkisar antara 37,9% hingga 48,6%. Komponen SM yang paling sering ditemukan meliputi obesitas, dislipidemia, hipertensi, dan peningkatan glukosa darah puasa. Penggunaan antipsikotik atipikal seperti risperidon, olanzapin, dan clozapin berhubungan dengan peningkatan berat badan, resistensi insulin, dan hiperglikemia. Selain faktor obat, usia, jenis kelamin, pola makan, dan kurangnya aktivitas fisik turut memperburuk risiko terjadinya SM.

References

Castle, D. dan Li, A. (2023) “Physical Health Monitoring for People with Schizophrenia,” Australian Prescriber, 46(4), hlm. 75–79. Tersedia pada: https://doi.org/10.18773/austprescr.2023.024.

Eyles, E., Margelyte, R., Edwards, H.B., Moran, P.A., Kessler, D.S., Davies, S.J.C., Bolea-Alamañac, B., Redaniel, M.T. dan Sullivan, S.A. (2024) “Antipsychotic Medication and Risk of Metabolic Disorders in People With Schizophrenia: A Longitudinal Study Using the UK Clinical Practice Research Datalink,” Schizophrenia Bulletin, 50(2), hlm. 447–459. Tersedia pada: https://doi.org/10.1093/schbul/sbad126.

Fala, A., Windarti, I., Jausal, A.N. dan Sukohar, A. (2024) “Tinjauan Pustaka: Pengaruh Obesitas, Resistensi Insulin dan Sindrom Metabolik dengan Fungsi Tiroid,” Medula, 14(11), hlm. 2051–2056.

Herlina, T., Perwitasari, D.A., Dania, H., Yuliani, S. dan Barliana, M.I. (2021) “Atypical Antipsychotic Induced Weight Gain in Schizophrenic Patients,” Indonesian Journal of Clinical Pharmacy, 10(1), hlm. 57. Tersedia pada: https://doi.org/10.15416/ijcp.2021.10.1.57.

Herningtyas, E.H. dan Ng, T.S. (2019) “Prevalence and distribution of metabolic syndrome and its components among provinces and ethnic groups in Indonesia,” BMC Public Health, 19(1). Tersedia pada: https://doi.org/10.1186/s12889-019-6711-7.

Inayah, N.A., Fitri Agustina, C., Fazlurrahman Anshar, M. dan Taufiq, F.E. (2025) Prevalensi Sindrom Metabolik Pada Pasien Skizofrenia di Rumah Sakit Soeharto Heerdjan Grogol Jakarta Barat dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam, Junior Medical Journal.

Kementrian Kesehatan RI (2021) Pedoman Pelayanan Kefarmasian pada Pasien Gangguan Jiwa. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kusuma, I.Y., Dm, P.O., Fasha, A.A. dan Apriliansa, E.P. (2020) “Gambaran Kadar Glukosa, Leukosit dan Trombosit Pasien Schizophrenia Rawat Jalan dengan Terapi Clozapine di RSUD Banyumas, Indonesia,” Journal of Pharmacopolium, 3(3), hlm. 121–130.

Ma, J., Zhang, L., Huang, Z. dan Wang, G. (2024) “Clinical patterns of Metabolic Syndrome in Young, Clinically Stable, Olanzapine-exposed Patients with Schizophrenia,” Annals of General Psychiatry, 23(1). Tersedia pada: https://doi.org/10.1186/s12991-024-00532-y.

Mohammed, F., Geda, B., Yadeta, T.A. dan Dessie, Y. (2024) “Antipsychotic medication non-adherence and factors associated among patients with schizophrenia in eastern Ethiopia,” BMC Psychiatry, 24(1). Tersedia pada: https://doi.org/10.1186/s12888-024-05554-0.

Mortimer, K.R.H., Katshu, M.Z.U.H. dan Chakrabarti, L. (2023) “Second-generation Antipsychotics and Metabolic Syndrome: A Role for Mitochondria,” Frontiers in Psychiatry, 14. Tersedia pada: https://doi.org/10.3389/fpsyt.2023.1257460.

Mukherjee, S., Skrede, S., Milbank, E., Andriantsitohaina, R., López, M. dan Fernø, J. (2022) “Understanding the Effects of Antipsychotics on Appetite Control,” Frontiers in Nutrition, 8. Tersedia pada: https://doi.org/10.3389/fnut.2021.815456.

Nugrahaningtyas, O.D. dan Rahajeng, B. (2025) “Antipsychotic Side Effects Identification Using the Naranjo Algorithm at Hospital X Yogyakarta,” Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology, 12(1), hlm. 42–50. Tersedia pada: https://doi.org/10.24198/ijpst.v12s1.57955.

Oktaviani, M.D., Syamsu, R.F., Amaliyah B, I.K., Bamahry, A.R. dan Jaya, M.A. (2025) “Pengaruh Pemberian Antipsikotik Atipikal terhadap Perubahan Berat Badan pada Pasien Skizofrenia di Rumah Sakit Khusus Daerah Dadi Provinsi Sulawesi Selatan,” MAHESA : Malahayati Health Student Journal, 5(12), hlm. 5649–5657. Tersedia pada: https://doi.org/10.33024/mahesa.v5i12.19863.

Prebawa, I.P.A.G., Witari, P.K. dan Ariawan, I.W.Y. (2019) “Gambaran Sindrom Metabolik pada Pasien Gangguan Jiwa yang Dirawat di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali,” Directory of Open Access Journals, 10(2), hlm. 459–464. Tersedia pada: https://doi.org/10.1556/ism.v10i2.456.

Riskesdas (2018) Laporan Nasional Riskesdas 2018. Jakarta: Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Stroup, T.S. dan Gray, N. (2018) “Management of common adverse effects of antipsychotic medications,” World Psychiatry. Blackwell Publishing Ltd, hlm. 341–356. Tersedia pada: https://doi.org/10.1002/wps.20567.

Zhao, Z., Xie, M., Tao, S., Lv, Q., Zhang, J., Cai, J., Liu, Y., Huang, Y., Liu, S., Wu, Y. dan Wang, Q. (2025) “Metabolic syndrome increases the risk of suicide attempt: evidence from a population-based cohort and genomic analysis,” Translational Psychiatry, 15(1). Tersedia pada: https://doi.org/10.1038/s41398-025-03575-1.

Downloads

Published

2026-02-14

Issue

Section

Articles