PENGARUH PEER EDUCATION TRAINING TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA DALAM MENCEGAH NARKOLEMA DI SMPN 14 PALU
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.54833Keywords:
Narkolema, Peer Education, Pengetahuan, SikapAbstract
Narkolema (Narkoba Lewat Mata) merupakan rasa ingin tahu, serta pengaruh lingkungan pertemanan dan media digital. Kondisi ini memerlukan metode edukasi yang mudah diterima dan dipercaya oleh remaja, salah satunya melalui pendidikan sebaya (peer education). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peer education training terhadap tingkat pengetahuan dan sikap remaja dalam mencegah Narkolema di SMPN 14 Palu. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimen one group pretest-posttest pada 75 siswa SMPN 14 Palu yang dipilih melalui teknik proportion random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan dan sikap terkait pencegahan Narkolema. Intervensi berupa Peer Education Training dilaksanakan selama tiga hari, kemudian dilakukan post-test. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon untuk melihat perbedaan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian sebelum intervensi, sebagian besar siswa memiliki pengetahuan cukup dan sikap positif namun belum konsisten. Setelah diberikan peer education, terjadi peningkatan signifikan pada kedua variabel. Pengetahuan meningkat dengan mayoritas responden berada pada kategori baik (69,3%), sementara sikap remaja menunjukkan peningkatan proporsi sikap positif menjadi (64%). Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,001, yang berarti terdapat pengaruh signifikan peer education terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap remaja dalam mencegah Narkolema. Peer Education Training efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja dalam upaya pencegahan Narkolema di SMPN 14 Palu.References
Anggreni, D. (2022). Buku Ajar Metodologi Penelitian Kesehatan (E. D. Kartiningrum (ed.)). STIKes Majapahit Mojokerto.
Anisa, N. R., Fauzia, L., Darwis, D., & Muzakkir, M. (2023). Identifikasi Sikap dan Perilaku Remaja Terhadap Pornografi Daring di Masa Pandemi Covid-19. Jik Jurnal Ilmu Kesehatan, 7(1), 51. https://doi.org/10.33757/jik.v7i1.630
Daryono, Belawati, T., Toha, M., Kusmawan, U., Susilo, A., & Prasetyo, D. A. (2023). Belajar di Era Digital. Mutiara Intelektual Indonesia.
Hanifah, F. D., Sukamti, N., & Helen, M. (2024). Media Pornografi Pada Remaja Di Smk X Jakarta. Nuring Inside Community, 5(2), 20–26.
Hastuti, R. (2021). Psikologi Remaja. CV ANDI OFFSET.
Kusumaningrum, T. (2022). Hubungan Tingkat Pengawasan Orang Tua Dengan Tingkat Narkolema Pada Remaja Dalam Menggunakan Media Internet Di Desa Gedong. Skripsi. Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
Meelie Bordoloi, MD, Ila Durkin, MD & Arpit Aggarwal, M. (2024). Effects of Pornography on Youth: A Review. Missouri Medicine, 121(3), 195–198.
Murti, M. H. (2025). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Mahasiswa Dengan Perilaku Pencegahan Seks Bebas Di Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Islam Sultan Agung Semarang. Skripsi. Universitas Islam Sultan Agung.
Paulus, F. W., Nouri, F., Ohmann, S., Möhler, E., & Popow, C. (2024). The impact of Internet pornography on children and adolescents: A systematic review. Encephale, 50(6), 649–662. https://doi.org/10.1016/j.encep.2023.12.004
Pratiwi Subiakto, A. R. (2020). Upaya Pencegahan Narkolema Dalam Perspektif Bimbingan Dan Konseling Islam. Skripsi. Institut Agama Islam Negeri Surakarta.
Ramadhianti, Y. A. (2024). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Metode Peer Education Terhadap Pengetahuan Tentang Efek Pornografi Pada Remaja di SMK Negeri 2 Malang. Skripsi. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan PErtamedika.
Siahaan, H. P., & Soputri, N. (2021). Pengetahuan dan Sikap tentang Pornografi pada Siswa SMA selama Covid-19. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 3(3), 477–482. https://doi.org/10.37287/jppp.v3i3.526
Siswanto, & Wahyu Purwaningsih. (2020). Faktor-Faktor Determinasi Narkolema Pada Remaja. Intan Husada Jurnal Ilmu Keperawatan, 8(1), 36–47. https://doi.org/10.52236/ih.v8i1.174
Sumartini, S., & Maretha, V. (2020). Efektifitas Peer Education Method dalam Pencegahan HIV/AIDS terhadap Pengetahuan Dan Sikap Remaja. Jurnal Pendidikan Keperawatan Indonesia, 6(1), 77–84. https://doi.org/10.17509/jpki.v6i1.21130
Tri Panca Catur Wigati, Firdaus J. Kunoli, & Muhammad Jufri. (2020). Perilaku Remaja tentang Kesehatan Reproduksi pada Siswa Kelas IX di SMP Negeri 14 Palu. Jurnal Kolaboratif Sains, 3(3), 107–115. https://doi.org/10.56338/jks.v3i3.1700
Winarti, Y., Damaiyant, M., Agung, W., Alamsyah, B., Reza, A., & Jumanti, S. (2021). Perbedaan Sikap Tutor Sebaya dalam Peer Education Training Mencegah Narkolema di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur Differences in Peer Tutor Attitudes in Peer Education Training Prevent Narcolema at Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur. Jurnal Dunia Kesmas, 10(2), 186–194.
Winarti, Y., Sunarti, S., & Wibowo, T. A. (2020). Peer Educator Method to Improve the Attitude of Junior High School Students in the Prevention of Watching Porn. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 16(2), 192–199. https://doi.org/10.15294/kemas.v16i2.16610
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Della Eka Sari Lambulae, Sabir Sabir, I Made Rio Dwijayanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


