EFEKTIVITAS FOOT MASSAGE TERHADAP SENSITIVITAS KAKI DIABETIK PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II

Authors

  • Putu Alya Riska Dewi Program Studi Profesi Ners, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Buleleng
  • G. Nur Widya Putra Program Studi Profesi Ners, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Buleleng
  • Ni Ketut Putri Marthasari Program Studi Profesi Ners, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Buleleng

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.54824

Keywords:

diabetes melitus tipe II, foot massage, kadar glukosa darah, sensitivitas kaki diabetik

Abstract

Diabetes melitus tipe II merupakan penyakit kronis yang ditandai oleh ketidakstabilan kadar glukosa darah dan berisiko menimbulkan berbagai komplikasi, salah satunya neuropati perifer yang berdampak pada penurunan sensitivitas kaki. Kondisi ini tidak hanya memengaruhi fungsi sensorik, tetapi juga meningkatkan risiko terjadinya luka kaki diabetik yang dapat berujung pada infeksi hingga amputasi apabila tidak ditangani secara tepat. Ketidakstabilan kadar glukosa darah dapat menimbulkan kondisi hipoglikemia maupun hiperglikemia yang membahayakan pasien, sehingga diperlukan intervensi keperawatan yang komprehensif, termasuk terapi nonfarmakologis sebagai pendamping terapi farmakologis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan terapi pijat kaki (foot massage) terhadap kestabilan kadar glukosa darah pada pasien diabetes melitus tipe II. Terapi pijat kaki dipilih karena diyakini mampu meningkatkan sirkulasi darah perifer, memberikan efek relaksasi, serta membantu memperbaiki metabolisme tubuh melalui stimulasi titik-titik refleksi pada kaki. Metode yang digunakan adalah studi kasus asuhan keperawatan pada satu pasien, yaitu Ny. T, dengan diagnosis ketidakstabilan kadar glukosa darah. Pengumpulan data dilakukan melalui pengkajian keperawatan secara menyeluruh, pemeriksaan kadar glukosa darah sewaktu, observasi tanda dan gejala klinis, serta pemantauan respons pasien terhadap intervensi yang diberikan. Intervensi berupa terapi pijat kaki diberikan selama tiga hari berturut-turut dengan durasi 15–20 menit setiap sesi sesuai dengan standar prosedur operasional. Analisis data dilakukan secara deskriptif berdasarkan perubahan kondisi pasien sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan bahwa kadar glukosa darah pasien meningkat dari 36 mg/dl menjadi 188 mg/dl, disertai penurunan keluhan pusing dan lemas serta peningkatan tingkat kesadaran menjadi compos mentis. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa terapi pijat kaki berperan sebagai intervensi pendukung yang efektif dalam membantu menjaga kestabilan kadar glukosa darah dan memperbaiki kondisi klinis pasien diabetes melitus tipe II.

References

Aminuddin, A., Sima, Y., Cholifatul Izza, N., Syamsi Norma Lalla, N., Arda, D., Kemenkes Palu, P., Amanah Makassar, S., Karya Husada, P., & Sandi Karsa, P. (N.D.). Creation Is Distributed Below Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional Edukasi Kesehatan Tentang Penyakit Diabetes Melitus Bagi Masyarakat. Https://Doi.Org/10.35816/Abdimaspolsaka

Cik Ayu Saadiah Isnainy, U., Afira, W., Dian Furqoni, P., Elliya, R., Yudha Crisanto, E., Novikasi, L., Profesi Ners Malahayati Bandar Lampung, P., & Keperawatan Universitas Malahayati Lampung, D. (N.D.). Pemberian Pijat Refleksi Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe Ii Dengan Masalah Keperawatan Ketidak Stabilan Kadar Gula Darah Di Tiyuh Dayaasri Tumijajar Tulang Bawang Barat.

Destiana, F. Z., Kusumawati, N., Hidayat, R., Studi, P., Ners, P., Kesehatan, I., Pahlawan, U., & Tambusai, T. (N.D.). Terapi Massage Effleurage Pada Ny. G Terhadap Sensasi Proteksi Kaki Pasien Dengan Diabetes Melitus Di Desa Tambang Wilayah Kerja Upt Puskesmas Tambang.

Dinas Kesehatan Pemerintahan Provinsi Bali. (2021). Profil Kesehatan Provinsi Bali 2021. Bali: Dinkes Bali.

Dwita Anggarini, A. (2025). Pengaruh Terapi Foot Massage Terhadap Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 The Effect Of Foot Massage Therapy On Blood Sugar Levels In Patients With Type 2 Diabetes Mellitus. Nusantara Hasana Journal, 5(3), Page.

Ekavito, Rr. R. S., & Rakhmawati, A. (2023). Pengaruh Foot Manual Massage Terhadap Peningkatan Sensitivitas Kaki Pasien Diabetes Melitus Di Klinik Pratama Balai Pengobatan Jatibening. Mahesa : Malahayati Health Student Journal, 3(9), 2619–2632. Https://Doi.Org/10.33024/Mahesa.V3i9.10879

Erlina, R., Gayatri, D., Azzam, R., Rayasari, F., & Kurniasih, D. N. (N.D.). Pengaruh Terapi Pijat Dan Senam Kaki Terhadap Risiko Terjadinya Ulkus Kaki Diabetik Pasien Diabetes Mellitus Tipe Ii: Randomized Controlled Trial. Http://Journal.Stikeskendal.Ac.Id/Index.Php/Keperawatan

Guspitasari, V. , W. S. , & M. A. (2018). Pengaruh Pijat Refleksi Kaki Terhadap Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe Ii Di Rsud Ungaran. Kesehatan, 1–15.

International Diabetes Federation. (2019). International Diabetes Federation Diabetes Atlas (Edisi 10).

Munir, C., Safitri Parinduri, J., Rizky Safitri Matondang, E., Banjarnahor, J., Studi, P. D., Kesehatan Baru, Stik., & Sanggul, D. (2025). Pengaruh Kombinasi Terapi Pijat Refleksi Kaki Dan Seduhan Kayu Manis Terhadap Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Di Poli Umum Puskesmas Glugur Kota. Nursing Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal Of Nursing Sciences), 14(1). Https://Jurnal.Ikta.Ac.Id/Index.Php/Keperawatan

Murtiningsih, M. K., Pandelaki, K., & Sedli, B. P. (N.D.). Gaya Hidup Sebagai Faktor Risiko Diabetes Melitus Tipe 2. Https://Doi.Org/10.35790/Ecl.9.2.2021.32852

Zuryati, M., Ilmu Keperawatan, F., & Muhammadiyah Jakarta, U. (N.D.). Pengaruh Terapi Pijat Menggunakan Vco (Virgin Coconut Oil) Terhadap Penurunan Neuropati Perifer Pada Klien Diabetes Melitus Tipe 2. Indonesian Journal Of Nursing Sciences And Practice.

Downloads

Published

2026-03-31

Issue

Section

Articles