HUBUNGAN KONTEN IDEAL LIFE PADA PENGGUNA INSTAGRAM DENGAN HARGA DIRI REMAJA
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.54740Keywords:
Remaja, Konten Ideal Life, Instagram, Harga DiriAbstract
Remaja merupakan pengguna aktif instagram yang sangat sering terpapar konten ideal life, seperti gaya hidup menarik, penampilan fisik ideal, dan aktivitas sosial yang tampak sempurna. Paparan konten tersebut secara psikologis dapat memengaruhi cara remaja menilai diri mereka sendiri. Harga diri merupakan bagian krusial dari perkembangan remaja yang rentan mengalami perubahan akibat penggunaan media sosial. Namun, penelitian yang secara khusus membahas hubungan konten ideal life dengan harga diri pada remaja sekolah menengah kejuruan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konten ideal life di instagram dengan harga diri remaja SMK di Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional dan metode cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 81 remaja yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner konten ideal life dan Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki paparan konten ideal life kategori sedang (69,1%) dan harga diri kategori sedang (96,3%). Uji Spearman Rank menunjukkan hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan antara konten ideal life dan harga diri (ρ = 0,818; p = 0,000). Terdapat hubungan positif yang signifikan antara konten ideal life di instagram dan harga diri remaja. Hal ini menunjukkan bahwa pemaknaan konten, dukungan sosial, serta kemampuan literasi media sosial memengaruhi cara remaja menilai diri mereka.References
Alwi, R., & Istiqomah, N. (2022). Validasi Skala Harga Diri Rosenberg Versi Bahasa Indonesia. Jurnal Psikometri Indonesia, 4(1), 15–24.
Arifin, Z. (2023). Metodologi penelitian pendidikan: Teori dan praktik. Bumi Aksara.
Aryandari, R. (2018). Pengaruh Intensitas Penggunaan Instagram terhadap Citra Diri Remaja. Jurnal Psikologi Remaja, 5(2), 33–42.
Azwar, S. (2022). Reliabilitas dan Validitas. Pustaka Pelajar.
Azzidan, C. (2024). Pembuatan konten video pada Instagram PT. Seven Visual Network dalam meningkatkan brand awareness (Skripsi sarjana). Politeknik Negeri Media Kreatif. https://repository.polimedia.ac.id/id/eprint/772/
Baskoro, D., Sari, N., & Pratama, R. (2023). Media Sosial dan Pembentukan Citra Diri Remaja. Jurnal Ilmu Sosial Remaja, 9(2), 88–97. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/11229
Bawono, Y. (2023). Tugas Perkembangan Remaja Menurut Hurlock. Jurnal Psikologi Perkembangan, 11(2), 55–63. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/19443/9336
Dahlan, M. S. (2010). Besar sampel dan cara pengambilan sampel dalam penelitian kedokteran dan kesehatan. Salemba Medika.
Desmita. (2017). Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Evelin, M. (2020). Pengaruh Media Sosial terhadap Harga Diri Remaja. Jurnal Psikologi Remaja, 8(2), 112–120.
Fadhila, N. (2022). Ideal Life Discrepancy dan Ketidakpuasan Diri pada Pengguna Instagram. Jurnal Psikologi Sosial, 10(1), 33–41.
Fardouly, J., Diedrichs, P. C., Vartanian, L. R., & Halliwell, E. (2015). Social comparisons on social media: The impact of Facebook on young women’s body image concerns and mood. Body Image, 13, 38–45. https://doi.org/10.1016/j.bodyim.2014.12.002
Febrianthi, R., & Supriyadi, S. (2020). Hubungan penggunaan Instagram dengan kecenderungan perbandingan sosial pada remaja. Jurnal Psikologi Indonesia, 9(2), 115–126.
Fitria, R. (2021). Gaya Hidup Remaja di Instagram: Kajian Visual dan Sosial. Jurnal Psikologi Remaja, 6(2), 45–53.
Fitriyah, U., & Sari, D. (2023). Frekuensi Penggunaan Media Sosial dan Dampaknya terhadap Harga Diri Remaja. Jurnal Psikologi Sosial, 11(2), 66–74.
Ghufron, M., & Nasir, A. (2025). Intensitas Penggunaan Media Sosial pada Remaja. Jurnal Komunikasi Digital, 8(1), 12–25.
Goffman, E. (1959). The Presentation of Self in Everyday Life. New York: Anchor Books.
Gunawan, I. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif. CV Bumi Aksara.
Gustari, D., & Riswanto, A. (2022). Etika Penelitian dalam Konteks Kesehatan: Tinjauan Prinsip dan Praktik. Jurnal Pendidikan Dan Penelitian Kesehatan, 8(1), 45–56.
Hidayati, K., & Rahmadi, A. (2024). Perbandingan Sosial dan Harga Diri Remaja di Era Digital. Jurnal Psikologi Pendidikan, 9(2), 88–97.
Hurlock, E. (2019). Psikologi Perkembangan. Jakarta: Erlangga.
Hurlock, E. B. (2019). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Erlangga.
Iqbal, M. (2020). Representasi Kehidupan Ideal di Media Sosial. Jurnal Komunikasi Digital, 5(1), 22–30.
Izzani, R., Octaria, D., & Linda, S. (2024). Perkembangan Remaja dan Tantangan Sosial. Jurnal Psikologi Perkembangan, 12(1), 1–10. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/19443/9336
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2022. https://pusdatin.kemkes.go.id/resources/download/pusdatin/profil-kesehatan-indonesia/Profil-Kesehatan-Indonesia-2022.pdf
Muhamad, M., Callysta, A. R., & Putri, A. N. B. (2023). Penyuluhan penggunaan sosial media untuk kelompok informasi masyarakat sebagai sarana berbagi informasi yang efektif bagi desa wisata budaya Beji. Parikesit: Jurnal Kreativitas, Inovasi, dan Perubahan, 3(2), 1–8. https://journal.ugm.ac.id/v3/parikesit/article/download/14052/5157
Mulyani, S. R. (2021). Metodologi penelitian. Widina Bhakti Persada Bandung.
Nasution, F. H. (2023). Penerapan Prinsip Dasar Etika Penelitian Ilmiah. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 27876–27881. https://doi.org/10.31004/jptam.v7i3.11229
Norfai, S. K. M. (2022). Analisis Data Penelitian: Univariat, Bivariat dan Multivariat. Qiara Media.
Nursalam. (2020). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktis. Salemba Medika.
Oktaviani, D. (2022). Penerimaan Diri sebagai Faktor Protektif Harga Diri Remaja. Jurnal Psikologi Humanis, 7(1), 55–63.
Papalia, D. E., & Feldman, R. D. (2016). Human Development. New York: McGraw-Hill.
Pew Research Center. (2024). Teens, Social Media & Technology 2024. https://www.pewresearch.org/internet/2024/05/01/teens-social-media-technology-2024/
Prawiro, R. A. N. U. (2023). Hubungan Karakteristik Penggunaan Media Sosial dan Harga Diri pada Pemuda Usia 15–24 Tahun
Pravita, L. (2025). Peran media sosial dalam pembentukan identitas diri siswa SMK Negeri 3 Pematang Siantar. Jurnal Pendidikan Remaja, 12(1), 77–89.
Puspitasari, R. (2023). Hubungan antara harga diri dengan perilaku penggunaan Instagram pada siswa SMA. Jurnal Mahasiswa UNY, 9(1), 34–41.
Putra, S., Risnita, R., Jailani, M. S., & Nasution, F. H. (2023). Penerapan Prinsip Dasar Etika Penelitian Ilmiah. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 27876–27881. https://doi.org/10.31004/jptam.v7i3.11229
Rahmania, N. (2022). Interpretasi Konsep Harga Diri Menurut Rosenberg dalam Konteks Remaja. Jurnal Psikologi Kognitif, 6(2), 101–110.
Rahmania, N. A. (2022). Validasi Sosial dan Harga Diri Remaja di Era Digital. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 7(3), 88–95.
Rakhmatullah, H. A. (2025). Perbedaan Analisis Univariat, Bivariat, dan Multivariat. https://ebizmark.id/artikel/perbedaan-analisis-univariat-bivariat-dan-multivariat/
Ramdhiani, R. (2023). Perkembangan Psikososial Remaja dan Tantangannya. Remaja Cendekia. https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=1423456
Ramadhani, N., & Kusuma, H. (2021). Fenomena insecure pada remaja perempuan pengguna Instagram. Jurnal Psikologi Remaja, 4(2), 98–107.
Riduwan. (2021). Metode dan teknik menyusun proposal penelitian. Alfabeta.
Ristiyani, R. (2023). Hubungan Penggunaan Media Sosial (Instagram) dengan Harga Diri pada Mahasiswa. https://repository.unissula.ac.id/
Rosenberg, M. (1965). Society and the Adolescent Self-Image. Princeton University Press. https://press.princeton.edu/books/paperback/9780691023941/society-and-the-adolescent-self-image
Santrock, J. W. (2018). Adolescence (16th ed.). McGraw-Hill Education. https://www.mheducation.com/highered/product/adolescence-santrock/M9780078035487.html
Santrock, J. W. (2021). Adolescence. New York: McGraw-Hill.
Santrock, J. W. (2021). Life-Span Development (14th ed.). McGraw-Hill.
Sari, D., & Wulandari, A. (2021). Prosedur Penelitian dalam Pendidikan. Salemba Humanika.
Sari, R. N., & Prasetyo, A. (2023). Metodologi penelitian kuantitatif untuk ilmu sosial dan kesehatan. Pustaka Ilmu.
Sekarlangit, A., & Lestari, R. (2022). Hubungan antara intensitas penggunaan Instagram dan harga diri pada remaja. Jurnal Psikologi Digital, 6(2), 55–66.
Setiawan, T., Riasnugrahani, M., & Rahmani, K. (2021). Teknik pengumpulan data dalam ilmu psikologi.
Sibarani, N. H., & Albina, M. (2024). Etika dalam Penelitian Pendidikan. Karakter: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam.
Suardini, N., Wulandari, R., & Fadliansyah, A. B. N. (2025). Pengaruh kecanduan media sosial terhadap kesehatan mental pada remaja. Jurnal Medika Hutama, 6(4), 122–128.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sugiyono. (2023). Statistika untuk Penelitian. Alfabeta.
Suprayogi, E. C. A. P. (2025). Hubungan antara Intensitas Penggunaan Media Sosial (Instagram) dengan Tingkat Harga Diri pada Karyawan Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang. https://repository.unissula.ac.id/
Suryana, D. (2021). Metodologi Penelitian: Teori dan Praktik. Alfabeta.
Triastuti, S., Rahmawati, D., & Yuliana, T. (2017). Pengaruh media sosial terhadap identitas remaja. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 5(3), 88–96. https://core.ac.uk/download/pdf/599579356.pdf
Twenge, J. M., Joiner, T. E., Rogers, M. L., & Martin, G. N. (2018). Increases in depressive symptoms, suicide-related outcomes, and suicide rates among U.S. adolescents after 2010 and links to increased new media screen time. Clinical Psychological Science, 6(1), 3–17. https://doi.org/10.1177/2167702617723376
Utami, S., & Kartika, D. (2022). Pengaruh Konten Media Sosial terhadap Harga Diri Remaja. Jurnal Psikologi Sosial, 8(1), 60–70.
Wahyuni, S. (2021). Dasar-Dasar Metodologi Penelitian. Unesa University Press.
World Health Organization. (2022). Adolescent Health: Risks and Solutions. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/adolescents-health-risks-and-solutions
World Health Organization. (2023). Adolescent health. https://www.who.int/health-topics/adolescent-health
World Health Organization. (2024). Transforming adolescent health: WHO’s comprehensive report on global progress and gaps. https://www.who.int/indonesia/id/news/detail/01-11-2024-transforming-adolescent-health--who-s-comprehensive-report-on-global-progress-and-gaps
Wulandari, R. (2020). Peran perawat dalam promosi kesehatan mental remaja. Jurnal Keperawatan Jiwa, 8(1), 45–52. https://www.kompasiana.com/marsyamarsya036914/66cf3ee434777c311237d654/peran-perawat-mengatasi-kesehatan-mental-remaja
Yoyoh, I., Rahayu, D., & Wibisana, E. (2022). Keberhasilan Belajar dalam Perspektif Self Regulated Learning dan Efikasi Diri. Jurnal JKFT, 7(1), 59–65. https://jurnal.umt.ac.id/index.php/jkft/article/viewFile/6808/3572
Yuniarni, R., & Amenike, S. (2023). Pencarian Identitas Remaja dalam Perspektif Psikososial Erikson. Jurnal Psikologi Sosial, 10(1), 33–41. https://jurnal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/19443/9336
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Cindy Agus Aulia Putri, Septirina Rahayu, Reni Reni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


