KENDALA YANG DIHADAPI IBU DALAM MERAWAT BALITA DENGAN DIARE
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.54724Keywords:
balita, diare, kendala ibu, fenomenologi, perawatanAbstract
Diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama pada balita yang dapat menyebabkan kesakitan, dehidrasi, hingga kematian apabila tidak ditangani dengan baik. Ibu sebagai pengasuh utama memiliki peran sentral dalam perawatan balita yang mengalami diare, namun dalam praktiknya ibu sering menghadapi berbagai kendala yang dapat mempengaruhi kualitas perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kendala yang dialami ibu dalam merawat balita dengan diare di wilayah kerja Puskesmas Martapura 1. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi deskriptif. Populasi penelitian meliputi seluruh ibu yang memiliki balita usia 12–59 bulan yang pernah mengalami diare dalam enam bulan terakhir di wilayah kerja Puskesmas Martapura 1. Sebanyak 12 partisipan dipilih menggunakan teknik purposive sampling hingga mencapai saturasi data. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, didukung oleh catatan lapangan dan perekam suara. Analisis data dilakukan menggunakan metode Colaizzi yang meliputi proses transkripsi, identifikasi pernyataan bermakna, pengelompokan tema, serta verifikasi hasil melalui member check. Penelitian ini telah memperoleh persetujuan etik dari Komite Etik Penelitian Kesehatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Intan Martapura. Hasil penelitian mengidentifikasi dua kategori utama kendala yang dialami ibu, yaitu kendala terkait kondisi anak, seperti frekuensi diare yang tinggi, anak menjadi rewel, dan gangguan tidur, serta kendala psikososial yang meliputi kesulitan beraktivitas, kecemasan, rasa takut, dan kepanikan. Dukungan keluarga, khususnya dari suami atau orang tua, terbukti membantu meringankan beban fisik dan psikologis ibu. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa ibu menghadapi kendala fisik dan psikososial yang kompleks dalam merawat balita dengan diare.References
Aslan, Iriani, I., & Maryam. (2024). Asuhan Keperawatan pada Anak dengan Diagnosa Gangguan Sistem Pencernaan: Diare di Ruangan Catelia Rumah Sakit Umum Daerah Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(5). https://doi.org/https://doi.org/10.56338/jks.v7i5.4374
Cantika, C., Mita, & Pramana, Y. (2024). Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Diare Pada Balita Di Kecamatan Pontianak Utara. Jurnal Keperawatan BSI, 12(2), 128–137.
Ikasari, F. S., Maria, I., Chrisnawati, Nugraha, F. S., Abdillah, A. R., Kirana, C. I. A., & Wirandi, M. (2024). Mother’s experience of caring for children with stunting in the riverside of Banjar Regency. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia, 7(11), 2666–2682. https://doi.org/https://doi.org/10.56338/mppki.v7i11.6231
Khofifah, N., Yuniarti, & Rizani, A. (2023). Hubungan status gizi dengan kejadian diare pada balita di Puskesmas Martapura 1 Kabupaten Banjar. Jurnal Skala Kesehatan, 14(2), 111–118. https://doi.org/https://doi.org/10.31964/jsk.v14i2.399
Kurniawati, R. D., & Abiyyah, S. F. (2021). Analisis Sanitasi Dasar Lingkungan Dengan Kejadian Diare Balita Di Kelurahan Babakansari Kecamatan Kiaracondong Bandung. Window of Health : Jurnal Kesehatan, 4(1), 75–84. https://doi.org/10.33096/woh.v4i1.683.
Lukitasari, D., Oktarian Pratama, & Nurhidayah, I. (2025). Hubungan Peran Ibu Dengan Status Gizi Balita Di Kelurahan Padasuka. HealthCaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan, 04(01), 14–24. https://doi.org/doi.org/healthcaring.v4n1.2025
Margaretta, S. S., Gayatri, P. R., Isnaeni, E., Santosa, W. R. B., Firmanda, G. I., & Aprilita, N. A. (2024). eningkatan Pengetahuan Penatalaksanaan Dehidrasi Pada Ibu Dengan Balita Riwayat Diare. Jurnal Wiyata: Penelitian Sains Dan Kesehatan, 11(1), 52–62.
Muhsinin, Maisaroh, S., Maharani, G., Putri, Y., Areska, N. B., & Hasanah, M. (2024). Optimalisasi Kesehatan Anak Melalui Program Edukasi Pencegahan Diare. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 67–72. https://doi.org/https://doi.org/10.57101/dimasjurnal.v2i3.55
Nuraeni, N., Julianti, N., Siregar, R., & Musmundiroh. (2025). Determinan Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Desa Jayabakti Kecamatan Cabangbungin. Borneo Nursing Journal (BNJ), 8(1), 1431–1438. https://doi.org/https://doi.org/10.61878/bnj.v8i1.399
Oktariana, M. (2023). Hubungan Status Gizi dan Status Imunisasi dengan Kejadian Diare pada Balita di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi. Jurnal Ilmiah Ners Indonesia, 4(2), 198–206. https://doi.org/https://doi.org/10.22437/jini.v4i2.27518.
Pebriani, T. D., Yuliza, E., & Syifah, N. (2022). PHBS Cuci Tangan Mempengaruhi Angka Kejadian Diare. Journal of Nursing Education and Practice, 1(3), 96–101. https://doi.org/https://doi.org/10.53801/jnep.v1i3.57
Rahmandiani, R. D., Astuti, S., Susanti, A. I., Handayani, D. S., & Didah. (2019). Hubungan Pengetahuan Ibu Balita Tentang Stunting Dengan Karakteristik Ibu dan Sumber Informasi di Desa Hegarmanah Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang. Jurnal Sistem Kesehatan, 5(2). https://doi.org/https://doi.org/10.24198/jsk.v5i2.25661
Saleh, S. (2017). Analisis data kualitatif. Pustaka Ramadhan.
Saputra, G. C., & Haryani, S. (2025). Gambaran Manajemen Diare Melalui Pemberian Asupan Oral pada Anak Toddler dengan Gastroenteritis di RSUD Pandan Arang Boyolali. Journal of Holistics and Health Sciences (JHHS), 7(2), 391–398. https://doi.org/https://doi.org/10.35473/jhhs.v7i2.596
Sarwanto, I., & Molintao, W. (2025). Evidance Based Practice Diare pada Pasien Anak Ansietas dengan Intervensi Terapi Bermain Puzzle. Jurnal Kesehatan Nasional (JKN), 1(1), 52–57.
Timo, R. H. M., Limbu, R., & Romeo, P. (2025). Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Diare pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Tarus. Vitamin: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, 3(2).
World Health Organization. (2024). Penyakit diare. https://www-who-int.translate.goog/news-room/fact-sheets/detail/diarrhoeal-disease?_x_tr_sl=en&_x_tr_tl=id&_x_tr_hl=id&_x_tr_pto=tc
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 jumiyati jumiyati, Filia Sofiani Ikasari, Insana Maria, Rusdiana Rusdiana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


