EFEKTIVITAS TERAPI AKUPUNKTUR TERHADAP NYERI AKUT PADA PASIEN BELL’S PALSY

Authors

  • Luh Putu Mayra Putri Maharani Program Studi Profesi Ners, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Buleleng
  • Made Rismawan Program Studi Profesi Ners, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Buleleng
  • Nuur Fadhilah Program Studi Profesi Ners, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Buleleng

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.54631

Keywords:

Bell’s Palsy, Acute Pain, Acupuncture, Complementary Therapy

Abstract

Bell’s palsy merupakan kelumpuhan saraf fasialis perifer yang sering disertai nyeri akut pada area kepala dan wajah akibat proses inflamasi saraf. Nyeri yang tidak tertangani secara optimal dapat menimbulkan ketidaknyamanan, gangguan aktivitas sehari-hari, serta menurunkan kualitas hidup pasien. Permasalahan ini menuntut adanya intervensi keperawatan yang efektif, termasuk pendekatan komplementer untuk membantu mengurangi intensitas nyeri. Penulisan ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan asuhan keperawatan pada pasien Bell’s palsy dengan masalah keperawatan nyeri akut melalui terapi komplementer akupunktur. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, penetapan diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Pengkajian dilakukan secara komprehensif menggunakan pendekatan IPPA dan PQRST untuk mengidentifikasi karakteristik nyeri. Diagnosis keperawatan yang ditegakkan adalah nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisiologis berupa inflamasi saraf fasialis. Intervensi yang diberikan meliputi pemantauan intensitas nyeri, pemberian terapi akupunktur sesuai prosedur, serta edukasi teknik relaksasi sebagai pendukung terapi. Evaluasi dilakukan menggunakan format SOAP untuk menilai perubahan respons subjektif dan objektif pasien. Hasil menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri yang signifikan, ditandai dengan berkurangnya skala nyeri, wajah tampak lebih rileks, serta peningkatan kenyamanan pasien setelah terapi akupunktur diberikan. Dengan demikian, terapi akupunktur dapat direkomendasikan sebagai intervensi keperawatan komplementer yang efektif, aman, dan mendukung manajemen nyeri akut pada pasien Bell’s palsy.

References

Amalia, S., & Ernawati, T. (2024). Penatalaksanaan Holistik pada Bells Palsy melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Natar. Jurnal Medula, 14(6), 1165–1171.

Atha, F. A., Puspitasari, R. D., & Komala, R. (2025). Bell ’ s Palsy : Tinjauan Pustaka. Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 3(1), 62–68. https://doi.org/https://doi.org/10.55606/detector.v3i1.4838

D, Y. Z., D, T. L., D, S. L., C, J. X., C, H. Z., C, Y. W., C, J. Q., C, D. L., & Sun, Y. (2025). Comparison of glucocorticoids combined with antiviral drugs versus glucocorticoids alone in the management of Bell’s Palsy: A systematic review and meta-analysis of randomized clinical trials. American Journal of Otolaryngology, 46(1). https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.amjoto.2024.104583

Dalrymple, S. N., Row, J. H., & Gazewood, J. D. (2025). Bell’s Palsy. Primary Care, 52(1), 111–121. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.pop.2024.09.012

Duan, W., Chen, D., Huang, Z., Zeng, Y., Liu, S., Wang, C., & Hao Zhou. (2025). Biological effect of acupuncture on peripheral facial paralysis. 2025, 16. https://doi.org/https://doi.org/10.3389/fneur.2025.1516904

Escalante, D. A., Malka, R. E., Wilson, A. G., Nygren, Z. S., Radcliffe, K. A., Ruhl, D. S., Vincent, A. G., & Hohman, M. H. (2022). Determining the Prognosis of Bell’s Palsy Based on Severity at Presentation and Electroneuronography. Otolaryngology--Head and Neck Surgery : Official Journal of American Academy of Otolaryngology-Head and Neck Surgery, 166(1), 151–157. https://doi.org/10.1177/01945998211004169

Fajrunnajah, A., Nugraha, D. A., & Kurnianing Putri, A. (2024). Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Kasus Bells’s Palsy Dengan Menggunakan Modalitas Electrical Stimulation, Massage Dan Terapi Latihan di RS Muhammadiyah Lamongan. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 16(2), 267–275. https://doi.org/10.37012/jik.v16i2.2300

Hassan, A., Mustafa, K., & Suleiman, A. M. (2020). Bell ’ s Palsy : A Prospective Study. International Journal of Dentistry, 2020, 5. https://doi.org/https://doi.org/10.1155/2020/2160256

Hohman, M. H., Warner, M. J., & Varacallo, M. A. (2025). Bell’s Palsy. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK430685/

Kemenkes. (2024). Peraturan Pemerintah RI No. 28 Tahun 2024 tentang Peraturan Pelaksanaan UU Kesehatan. https://kemkes.go.id/id/media/all

Kline, L. B., Kates, M. M., & Mehdi Tavakoli. (2021). Bell Palsy. JAMA, 326(19), 1983. https://doi.org/doi:10.1001/jama.2021.18504

Lestari, A. D., Rahayu, U. B., & Mulyanto. (2025). Penanganan Fisioterapi pada Kasus Bell Palsy Dextra menggunakan intervensi TENS, Massage dan Mirror Exercise : a Case Report. Vitamin: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, 3(3), 335–342. https://doi.org/https://doi.org/10.61132/vitamin.v3i3.1486

Milani, D. A. Q., & Davis., D. D. (2025). Pain Management Medications. StatPearls Publishing. https://doi.org/https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK560692/

Özkan, İ., Kar, M., & Taylan, S. (2025). Exploring the Life Experiences of Bell’s Palsy Patients: A Qualitative Study. Turkish Journal of Ear Nose and Throat, 35(2), 95–102. https://doi.org/10.26650/Tr-ENT.2025.1539120

Qi, P., Li, Q., Han, M., Cui, Y., Zhou, X., Sun, Z., Ding, S., Yu, M., Zhang, H., & Yin, H. (2025). The analgesic mechanism of electroacupuncture at the central level for neuropathic pain : a review of studies based on animal experiments. Front. Neurol, 16, 1–16. https://doi.org/10.3389/fneur.2025.1587471

Rahmania Putri, Z. (2022). Bell’s Palsy: Diagnosis dan Tata Laksana. Cermin Dunia Kedokteran, 49(8), 431–434.

Ramadhani, J. N., Azis, W. R., Ningrum, L. C., & Abdullah, A. (2025). Pelaksanaan Fisioterapi pada Kasus Bell’s Palsy di RS PKU Muhammadiyah Selogiri. Inovasi Kesehatan Global, 2(4), 254–261. https://doi.org/https://doi.org/10.62383/ikg.v2i4.2408

Rim, H. S., Byun, J. Y., Kim, S. H., & Yeo, S. G. (2024). Optimal Bell’s Palsy Treatment: Steroids, Antivirals, and a Timely and Personalized Approach. Journal of Clinical Medicine, 13(1), 1–10. https://doi.org/10.3390/jcm13010051

Shi, J., Lu, D., Chen, H., Shu, M., Xu, Y., Qian, J., Ouyang, K., Huang, H., Luo, Z., Wang, C., & Zhang, Y. (2022). Efficacy and Safety of Pharmacological and Physical Therapies for Bell’s Palsy: A Bayesian Network Meta-Analysis. Frontiers in Neurology, 13, 1–10. https://doi.org/10.3389/fneur.2022.868121

Sofiaputri, A., & Prafitri, L. D. (2021). Gambaran Peningkatan Fungsional Pasien Bell’s Palsy Setelah Pemberian Kombinasi Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (Tens) Dan Exercise : Literature Review. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan, 1, 1243–1249. https://doi.org/10.48144/prosiding.v1i.819

Wang, Z., Zhang, J., Zhang, Z., Liu, Y., Ren, S., Sun, H., Meng, D., Liu, R., & Zhang, Y. (2024). Effects of acupuncture for Bell’s palsy patients in the acute phase and its impact on facial nerve edema: a study protocol for a randomized, controlled trial. Frontiers in Neurology , 15(April), 1–11. https://doi.org/10.3389/fneur.2024.1327206

Downloads

Published

2026-03-24

Issue

Section

Articles