EFEKTIVITAS INTERVENSI KOMPLEMENTER SLOW LIMB ELEVATION DAN ANKLE PUMP EXERCISE DALAM MANAJEMEN EDEMA EKTREMISTAS BAWAH PADA PASIEN HEMODIALISIS DENGAN HIPERVOLEMIA DI RSUD KABUPATEN KLUNGKUNG
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.54625Keywords:
Gagal Ginjal Kronik, Edema, Slow Limb Elevation dan Ankle Pump ExerciseAbstract
Gagal ginjal kronik adalah kerusakan ginjal atau penurunan laju filtrasi glomerulus (GFR) selama 3 bulan atau lebih. Maka diperlukan terapi untuk menangani masalah tersebut, salah satunya dengan terapi slow limb elevation dan ankle pump exercise. Metode yang digunakan penelitian ini yaitu metode studi kasus dengan jumlah pasien satu yang mengidentifikasikan suatu masalah asuhan keperawatan pada pasien yang memiliki keluhan edema pada ekstremitas bawah yang menjalani hemodialisis. Hasil dari penelitian ini yaitu menunjukan bahwa Intervensi yang diberikan sesuai dengan diagnosa yaitu terapi slow limb elevation dan ankle pump exercise. Setelah diberikan terapi klien mengalami penurunan pada derajat edema dari sebelumnya dan merasa lebih nyaman. Secara objektif ditemukan +2 pada kedua tungkai, penurunan berat badan dari BB pre HD 77,4 Kg menjadi 73,5 Kg. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa sesuai analisis pemberian terapi terapi slow limb elevation dan ankle pump exercise efektif untuk menurunkan tingkat edema pada penderita dengan keluhan bengkak pada ekstremitas bawah yang menjalani hemodialisis.References
Annisa, M. N., & Kartikasari, D. (2024). Efektivitas Pemberian Ankle Pump Exercise Dan Elevasi Kaki Pada Pasien CKD Untuk Menurunkan Derajat Edema Di Ruang Nusa Indah RSUD Kraton The Effectiveness Of Providing Ankle Pump Exercise And Leg Elevation In CKD Patients To Reduce The Degree Of Edema In The Nusa Indah Room At Kraton Hospital. 6, 24–30.
Ayu, D., Agung, S., Restu, I. G., Sugiarta, M., Astawa, N. T., & Ekariawan, I. P. (2020). Profil Penderita Chronic Kidney Disease ( CKD ) Stadium 5 Yang Menjalani Hemodialisis Reguler Di Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD ) Klungkung , Bali , Indonesia. 11(2), 613–619. Https://Doi.Org/10.15562/Ism.V11i2.624
Damayanti, A., Sutrisno, R. Y., & Widiyanto, P. (2024). Pengaruh Penerapan Terapi Ankle Pump Exercise Dengan Elevasi Kaki 30 ̊ Terhadap Edema Kaki Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisa Armila Damayanti Cairan Yang Akan Menyebabkan Pasien Mengalami Edema Dibagian Anggota Tubuh . Edema Berge. 2(2).
Gusty, R. P., Rivaldi, F., & Harni, S. Y. (2025). Studi Kasus : Kombinasi Latihan Ankle Pump Dan Elevasi 30 O Pada Edema Kaki Pasien Gagal Ginjal Kronis Pendahuluan Penyakit Gagal Ginjal Kronik ( GGK ) Merupakan Masalah Kesehatan Global Yang Ditandai Oleh Ginjal Kronik Sebagai Bentuk Implementasi Intervensi Keperawatan Berbasis Bukti ( Evidence-Based. 8(2), 269–278.
Ilma Adilla Syahida, Z. (2024). Application Of Ankle Pumping Exercise In Ckd Patients With Edema.
Kusuma, U., Surakarta, H., & Hemodialisa, R. (2024). 1) , 2).
Riskaa, W. M., Noorb, M. A., Suyantoc, & Wahyuningsih, I. S. (2023). Effect Of The Combination Of Ankle Pump Exercise And 30 °. 8(1).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Komang Winda Sukma Pratiwi, Ni Putu Diah Ayu Rusmeni, Putu Indah Sintya Dewi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


