PENGARUH STIMULASI DINI DAN STATUS GIZI TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 2-3 TAHUN

Authors

  • Nanang Muhibuddin S1 Ilmu Keperawatan, Fakultas Kesehatan, STIKes Bhakti Mulia Kediri
  • Sulistyo Dewi Wahyu Rini D3 Kebidanan, Fakultas Kesehatan, STIKes Bhakti Mulia Kediri
  • Erna Nurochim D3 Kebidanan, Fakultas Kesehatan, STIKes Bhakti Mulia Kediri

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v6i4.54561

Keywords:

Mother’s Education, Fine Motor Development, Parenting Style, Nutritional Status, Early Stimulation

Abstract

Perkembangan motorik halus anak usia 2–3 tahun merupakan aspek penting dalam menunjang kesiapan belajar dan kemandirian anak. Perkembangan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik biologis maupun lingkungan, seperti stimulasi dini, status gizi, pola asuh orang tua, dan tingkat pendidikan ibu. Di Kabupaten Kediri masih ditemukan anak dengan keterlambatan perkembangan motorik halus yang diduga berkaitan dengan variasi faktor-faktor tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keempat faktor tersebut terhadap perkembangan motorik halus anak usia 2–3 tahun. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan potong lintang. Populasi penelitian adalah seluruh anak usia 2–3 tahun di wilayah kerja Puskesmas Brenggolo, dengan sampel sebanyak 120 anak yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Variabel independen meliputi stimulasi dini, status gizi, pola asuh, dan pendidikan ibu, sedangkan variabel dependen adalah perkembangan motorik halus anak. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner stimulasi dan pola asuh, pengukuran antropometri untuk status gizi, serta Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Analisis data menggunakan uji regresi logistik multivariat. Hasil analisis menunjukkan bahwa stimulasi dini, status gizi, pola asuh, dan pendidikan ibu berpengaruh signifikan terhadap perkembangan motorik halus anak (p<0,05). Anak yang memperoleh stimulasi baik, status gizi normal, pola asuh positif, dan ibu berpendidikan lebih tinggi memiliki peluang lebih besar mencapai perkembangan motorik halus sesuai usia.. Keempat faktor tersebut secara bersama-sama memengaruhi perkembangan motorik halus anak usia 2–3 tahun, sehingga intervensi terpadu perlu difokuskan pada keluarga dan lingkungan pengasuhan.

References

Bornstein, M. H., & Putnick, D. L. (2012). Parenting cognitions and practices in the socialization of children. Handbook of Parenting, 1, 53–84.

Hoffman, S. D., & Duncan, G. J. (2013). Mothers’ education and children’s outcomes: How dual-generation interventions are more effective. Demography, 50(3), 581–604. https://doi.org/10.1007/s13524-013-0205-5

Lee, H., Kim, S., & Park, J. (2018). Early stimulation and motor development in toddlers. Journal of Child Development Research, 7(2), 45–52. https://doi.org/10.1080/23311908.2018.1473932

Putri, A. S., Wulandari, R., & Hidayat, R. (2019). Hubungan pola asuh orang tua dengan perkembangan motorik halus anak usia dini. Jurnal Psikologi Pendidikan, 8(1), 12–20.

Shankar, A. H., Chung, M., & Black, R. E. (2018). Nutrition and child development: Effects on motor skills and cognition. Current Opinion in Clinical Nutrition & Metabolic Care, 21(4), 285–292. https://doi.org/10.1097/MCO.0000000000000487

Susanti, D., Rahmawati, Y., & Hadi, S. (2021). Pengaruh pendidikan ibu terhadap perkembangan motorik halus anak balita di Kota Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 16(2), 75–83.

Wang, Y., Wu, Y., & Li, H. (2020). Nutritional status and fine motor skills among preschool children: A cross-sectional study. BMC Pediatrics, 20, 120. https://doi.org/10.1186/s12887-020-02045-0

Akmal, F., & Sari, R. (2015). Hubungan status gizi dan stimulasi terhadap perkembangan motorik halus anak balita. Jurnal Kesehatan Anak, 6(1), 21–28.

Handayani, P., & Wicaksono, A. (2017). Peran pendidikan ibu dalam stimulasi dini anak usia 2–3 tahun. Jurnal Psikologi Pendidikan, 5(2), 35–42.

Indrawati, N., & Prasetyo, D. (2018). Hubungan pola asuh orang tua dengan kemampuan motorik halus balita. Jurnal Ilmu Kesehatan, 10(3), 112–119.

Kusuma, A., & Pratiwi, R. (2019). Pengaruh stimulasi dini terhadap perkembangan motorik halus anak usia 2–4 tahun. Jurnal Anak Usia Dini, 4(2), 45–53.

Lestari, Y., & Rahmawati, F. (2020). Faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan motorik halus anak balita di posyandu. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(1), 65–72.

Putra, A., & Sari, D. (2021). Hubungan status gizi dengan kemampuan motorik halus anak balita. Jurnal Nutrisi dan Kesehatan Anak, 9(2), 88–96.

Santoso, B., & Fitriani, A. (2022). Pengaruh stimulasi dan pola asuh terhadap perkembangan motorik halus pada anak usia 2–3 tahun. Jurnal Psikologi dan Pendidikan Anak, 7(1), 15–24.

Yuliana, E., & Hidayat, R. (2023). Interaksi antara gizi dan stimulasi dini dalam perkembangan motorik halus anak balita. Jurnal Kesehatan dan Pendidikan Anak, 11(2), 101–110.

Downloads

Published

2025-12-31