PENGARUH EDUKASI PERTOLONGAN PERTAMA TERHADAP PENGETAHUAN PENANGANAN PINGSAN PADA SISWA SMA BERBASIS VIDEO

Authors

  • Aurora Dhiva Putri Program Studi S1 Ilmu Keperawatan, Fakultas Kesehatan, Universitas Hang Tuah Pekanbaru Pekanbaru
  • T. Abdur Rasyid Program Studi S1 Ilmu Keperawatan, Fakultas Kesehatan, Universitas Hang Tuah Pekanbaru Pekanbaru
  • Bayu Saputra Program Studi S1 Ilmu Keperawatan, Fakultas Kesehatan, Universitas Hang Tuah Pekanbaru Pekanbru
  • Defi Eka Kartika Program Studi S1 Ilmu Keperawatan, Fakultas Kesehatan, Universitas Hang Tuah Pekanbaru Pekanbaru
  • Sandra Sandra Program Studi S1 Ilmu Keperawatan, Fakultas Kesehatan, Universitas Hang Tuah Pekanbaru Pekanbaru

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.54550

Keywords:

First aid education, Fainting management knowledge, High school students, Educational video

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia sekolah yang aktif dalam berbagai kegiatan seperti upacara bendera dan ekstrakurikuler, sehingga memiliki risiko lebih tinggi mengalami kondisi kegawatdaruratan seperti pingsan. Edukasi pertolongan pertama berbasis video menjadi metode yang efektif untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai langkah penanganan pingsan secara cepat dan tepat. Namun, tidak semua sekolah memiliki edukasi yang memadai terkait hal tersebut. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi pertolongan pertama terhadap pengetahuan penanganan pingsan pada siswa SMA Negeri 10 Pekanbaru. Penelitian menggunakan desain kuantitatif pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel berjumlah 50 siswa anggota PMR yang diambil melalui total sampling. Instrumen berupa kuesioner yang telah diuji validitas menggunakan Aiken’s V dengan nilai 0,875 dan dinyatakan valid oleh dua pakar. Analisis univariat menunjukkan karakteristik responden rata-rata berusia 16 tahun, berjenis kelamin perempuan (92%), memiliki pengalaman pingsan (50%), dan pengalaman menolong orang pingsan (54%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan median pengetahuan meningkat dari 66 pada pretest menjadi 93 pada posttest, dengan p-value 0,001 (<0,05). Dengan demikian, edukasi video terbukti berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan siswa mengenai pertolongan pertama pada pingsan. Sekolah disarankan mengoptimalkan edukasi melalui ekstrakurikuler dan media audiovisual.

References

Adri, Z. (2019). Usia ideal masuk SD: Sebuah pendekatan psikologi. Yogyakarta: Gre Publishing.

Ahmad, A. (2021). Tingkat pengetahuan anggota Palang Merah Remaja tentang pertolongan pertama di sekolah. Jurnal Keperawatan Komunitas, 5(2), 89–96.

American Heart Association. (2020b). Highlights Of The 2020 American Heart Association Guidelines For CPR And ECC. Https://Eccguidelines.Heart.Org

Amila, A., Siregar, R., & Nasution, S. R. (2023). Pengaruh pengalaman pribadi terhadap peningkatan pengetahuan siswa setelah edukasi kesehatan kegawatdaruratan. Jurnal Keperawatan Indonesia, 26(1), 45–52.

Anggraeni, D. (2022). Pengaruh media audiovisual terhadap peningkatan pengetahuan dalam pendidikan kesehatan. Jurnal Promosi Kesehatan, 10(1), 45–52.

Anwar, F., Suryani, D., & Putri, L. (2022). Pengaruh edukasi video animasi terhadap pemahaman kesehatan pada remaja usia 14–16 tahun. Jurnal Pendidikan dan Kesehatan Remaja, 8 (2), 123–132.

Anitah, W. (2015). Strategi Pembelajaran Di Sd. Jakarta: Universitas Terbuka

Apriansyah, Muhammad Rdwan, Dkk. (2020). Pengembangan Media PembelajaranVideo Berbasis Animasi Mata Kuliah Ilmu Bahan Bangunan Di Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta. Vol. 9, No. 1. Jurnal Pendidikan Teknik Sipil.

Assyifa, F. N., Rohita, & Nurfadilah. (2020). Pengaruh video pembelajaran interaktif mengenal warna terhadap kemampuan kognitif anak. JIV-Jurnal Ilmiah Visi, 15(2), 137–146.

Beranek, V., Stastny, P., & Novacek, V. I. T. (2021). School Injuries And Their Prevention From The Present Perspective. Baltic Journal Of Health And Physical Activity, 13(1), 45-53. Https://Doi.Org/10.29359/Bjhpa.13.1.06

Depkes . (2024). Pingsan (sinkop): penyebab, gejala, dan penanganan. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Diananda, A. (2020). Psikologi Remaja Dan Permasalahannya. Journal ISTIGHNA, 1(1), 116– 133. Https://Doi.Org/10.33853/Istighna.V1i1.20

Doda, D. V., Assa, Y. A., & Kaseke, M. M.(2021). Peningkatan Pengetahuanmasyarakat Tentang Pencegahancovid-19 Melalui Program Kemitraan Masyarakat. VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin. Https://Doi.Org/10.35799/Vivabio.3.2.2 021.32559

Faizah, N. (2020). Sinkop vasovagal pada remaja dan faktor pencetusnya. Jurnal Keperawatan Anak, 8(2), 75–82.

Febrina, V., Semiarty, R., & Abdiana, A. (2017). Hubungan Pengetahuan Siswa Palang Merah Remaja Dengantindakan Pertolongan Pertama Penderita Sinkop Di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Bukittinggi. Jurnalkesehatan Andalas, 6(2), 435–439. Https://Doi.Org/10.25077/Jka.V6.I2.P435-439.2017

Hamzah, N. (2020). Darurat Membolehkan Yang Dilarang. Jurnal Kajian Islam

Kontemporer,11(2),2737.Https://Journal.Unismuh.Ac.Id/Index.Php/Pilar/Article/View/4920

Hogan TM, Constantine ST, Crain AD. Evaluation Of Syncope In Older Adults. Emerg

Hurilaini, M., Nur, E., Mulyadiprana, A., Fitri Apriani, I., & Naskah, H. (2022). Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Analisis Video Pembelajaran Operasi Hitung Penjumlahan Pecahan Sebagai Media Pembelajaran Matematika Pada Siswa SD.Https://Doi.Org/10.47709/Educendikia.V2i2.1621

Kedokteran Nanggroe Medika, J., Millizia, A., Sawitri, H., & Agustian Harahap, D. (2020). Gambaran Tingkat Pengetahuan Tenaga Medis Dan Tenaga Nonmedis Tentang Resusitasi Jantung Paru Pada Kegawatdaruratan Di RSUD Cut Meutia Aceh Utara. J. Ked. N. Med |, 3(3).

Kemenkes RI. (2020). Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. Jakarta.

Kundre, R., & Mulyadi. (2018). Hubungan pelatihan pertolongan pertama dengan tingkat pengetahuan Palang Merah Remaja (PMR) di sekolah. Jurnal Keperawatan, 6(1), 45–52.

Lasmana, U. D. (2021). Pr-Hospital Life Saver. Tangerang: Pascal Books.

Mahorem, N. (2019). Pengaruh edukasi berbasis video terhadap kemampuan siswa dalam mengenali gejala dan melakukan penanganan kegawatdaruratan. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 8(2), 112–119.

Mokoagow, W., Watung, G. I. V., & Sibua, S. (2020). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Siswa Dengan Penanganan Pertama Pada Siswa Sinkop Di Kelas IX MAN 1 Kota Mobagu. 3(1), 10–17.

Mumek, F. A., Djalil, R. H., & Luneto, H. S. I. (2022). Pengaruh Simulasi Bantuan Hidup Dasar (Bhd) Covid-19 Terhadap Keterampilan Anggota Kepolisian Lantas Polrestamanado. Jurnal Kesehatan Amanah, 6(1), 75-85

Murdiyanto, D., & Faizah, A. (2022). Perawatan Pemulihan Fungsi Sistem Stomatognatik Kedokteran Gigi. Surakarta: Muhammadiyah University Press.

Muthi, A. R., Sari, D. P., & Hidayat, R. (2023). Pengaruh edukasi berbasis video terhadap peningkatan pengetahuan pertolongan pertama pada siswa. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 12(2), 85–92.

Nirmalasari, Vina., & Winarti, Wiwin. (2020). Pengaruh Pelatihan (Bhd) Terhadap Pengetahuan Dan Keterampilan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat. Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia, Vol 4, No.2, Hal. 115-123

Nur, M. S. (2022). Edukasi pertolongan pingsan pada anak sekolah dasar. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 1(1), 1–7.

Notoatmodjo, S. (2020) Promosi Kesehatan Dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta

Notoatmodjo, S.(2020). Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta ; Jakartaokparasta,

Notoatmodjo, S. (2019). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Putra, A. R. (2021). Pertolongan pertama pada pingsan (sinkop) dalam kegawatdaruratan. Jurnal Keperawatan Gawat Darurat, 3(2), 85–92.

Ramli, R. (2022). Perilaku kesehatan berdasarkan jenis kelamin dalam penerimaan informasi kesehatan. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 17(2), 101–108.

Sakti, A. (2023). Dampak kejadian pingsan terhadap keselamatan dan aktivitas belajar siswa di lingkungan sekolah. Jurnal Keperawatan Sekolah, 5(1), 23–30.

Saleh, Y. R., Arya, I. F., & Afriandi, I.(2016). Film Yang Efektif Sebagai Media Promosi Kesehatan Bagi Masyarakat. Jurnal Sistem Kesehatan. Https://Doi.Org/10.24198/Jsk.V2i2.1124 5.

Sihombing, R. M. (2018). Pengaruh pendidikan kesehatan dengan media audiovisual terhadap tingkat pengetahuan siswa. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan, 6(2), 85–92.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. Bandung: PT Alfabet

Sugiyono. (2014). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Susianti, M., Syukur, S. B., & Kadir, S. (2024). Analisis faktor yang mempengaruhi kejadian pingsan. Gorontalo Journal of Public Health, 7(1).

WHO. (2022). Adolescents: Health Risk And Solution. Word Health Organization. Http://Www.Who.Int/Mediacentre/Factsheets/Fs 345/En.

Yunus, P., Damansyah, H., & Kasim, I. (2020). Pengaruh Pelatihan Pertolongan Pertama Sinkop terhadap Pengetahuan dan Sikap Siswa PMR. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 6(3), 1291–1302.

Downloads

Published

2026-03-24

Issue

Section

Articles