PENGENDALIAN PERSEDIAAN OBAT ANTIHIPERTENSI DENGAN METODE REORDER POINT (ROP) PADA APOTEK X

Authors

  • Baiq Haura Audina Ananta Putri Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Mataram
  • Mahacita Andanalusia Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Mataram
  • Amira Amira Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.54544

Keywords:

Antihipertensi, Apotek, Safety Stock, Reorder Point

Abstract

Hipertensi termasuk ke dalam salah satu penyakit tidak menular yang memiliki prevalensi tinggi di Indonesia. Penyakit ini menjadi penyebab utama komplikasi serius seperti penyakit jantung dan stroke.  Secara global, jumlah penyakit hipertensi diperkirakan akan terus meningkat hingga 1,5 miliar  individu pada tahun 2025 dengan angka kematian sekitar 9,4 juta orang akibat hipertensi dan komplikasinya. Berdasarkan Riskesdas tahun 2023, angka prevalensi hipertensi di Indonesia mencapai 30,8%. Pengobatan hipertensi umumnya dilakukan secara rutin dan jangka panjang, sehingga membutuhkan ketersediaan obat yang stabil di fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk apotek. Ketidakterpenuhan stok obat dapat berdampak pada keberhasilan terapi pasien. Oleh karena itu, pengelolaan persediaan obat yang efektif sangat diperlukan agar tidak terjadi kekurangan maupun kelebihan stok obat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengelolaan obat antihipertensi di Apotek X pada bulan Februari 2025 menggunakan metode Safety stock dan Reorder point (ROP). Metode ini digunakan untuk menentukan jumlah cadangan pengaman sertatiti pemesanan ulang obat secara optimal. Hasil analisis menunjukkan bahwa obat Amlodipine 5 mg memiliki nilai ROP tertinggi, yaitu sebesar 56 strip, sedangkan obat Ramipril 10 mg memiliki nilai ROP terendah, yaitu sebesar 13 tablet. Penerapan metode Safety stock dan ROP dapat membantu apotek dalam merencanakan pengadaan obat secara lebih efisien sehingga ketersediaan obat dapat terjaga dengan lebih optimal.

References

Abbas, S. R., Citraningtyas, G., Mansauda, K. L. R. (2021). Inventory Control of Drug With Economic Order Quantity (EOQ) and Reorder Point (ROP) Methods in X Pharmacy, District Wenang. Pharmacon, Vol. 10, No. 3.

Azmiyanti, R., & Putra, N. (2024). Evaluasi Prosedur Audit atas Persediaan Obat-Obatan pada Rumah Sakit X Oleh Kantor Akuntan Publik ZYX. Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Manajemen, 2(10), 16-29.

Baybo, M. P., Lolo, W. A., Jayanti, M. (2022). Analisis Pengendalian Persediaan Obat di Puskesmas Teling Atas. Pharmacy Medical Journal, Vol. 5, No. 1.

Dyatmika, S. B., dan Krisnadewara, P. D. (2018). Pengendalian Persediaan Obat Generik Dengan Metode Analisis Abc, Metode Economic Order Quantity (EOQ), Dan Reorder Point (ROP) Di Apotek Xyz Tahun 2017. Modus, Vol. 30 (1): 71-95.

Goyal, V., Anand, H., Siddharth, V., Koushal, V. K. (2016). Lead Time in Drug Procurement: a Study of Tertiary Care Teaching Hospital of North India. International Journal of Research Foundation of Hospital and Healthcare Administration, 4(1), 16-19.

Haerunnisa, S., Aulia, S., Ryando, M. B., Triono. (2025). Optimalisasi Pengendalian Biaya Persediaan Dengan Metode Reorder Point Untuk Meminimalkan Stok Mati Pada Apotek. Jurnal Sistem Informasi, Vol. 12, No. 1: 72-80. DOI 10.30656/jsii.v11i2.9065.

Hamzah, H., Sapril, Irmayana. (2022). Profil Peresepan Obat Hipertensi pada Pasien Rawat Jalan di Puskesmas X Periode Januari—Juli Tahun 2020. Jurnal Sains dan Kesehatan, Vol. 1, No. 1.

Heizer, J., Render, B., Munson, C. (2017). Operations Management Twelfth Edition. Pearson: United States of America.

Lukitaningtyas, D., & Cahyono, E. A. (2023). HIPERTENSI; ARTIKEL REVIEW. Pengembangan Ilmu Dan Praktik Kesehatan, 2(2), 100–117.

Manik, I. M. (2019). Pengendalian Persediaan Obat dengan Analisis ABC dan VEN di Rumah Sakit Umum Daerah Porsea. TALENTA Conference Series: Energy & Engineering (EE). 2(3), 426-433.

Nababan, O. A., Prasetyawan, F., Saristiana, Y., Muslihk, F. A., Mildawati, R., Oktadiana, I. (2024). Gambaran Penggunaan Obat Tunggal Antihipertensi pada Pasien Hipertensi di Rawat Jalan Puskesmas. JIIC: Jurnal Intelek Insan Cendikia, Vol. 1, No. 1.

Oktaviani, N. (2024). Profil Pengobatan Hipertensi pada Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Aikmel Lombok Timur Periode Januari—Maret Tahun 2023. JIKF, Vol. 12, No. 1.

Paputungan, N. R., Citraningtyas, G., Rundengan, G. E. (2024). Pengendalian Persediaan Obat Dengan Metode EOQ Dan ROP di Rsud Kotamobagu. Pharmacon, Vol. 13, No. 2. DOI: 10.35799/pha.13.2024.54784.

Unger, T., Borghi, C., Charchar, F., Khan, N. A., Poulter, N. R., Prabhakaran, D., Ramirez, A., Schlaich, M., Stergiou, G. S., Tomaszewski, M., Wainford, R. D., Williams, B., & Schutte, A. E. (2020). 2020 International Society of Hypertension Global Hypertension Practice Guidelines. Hypertension, 75(6), 1334–1357. https://doi.org/10.1161/HYPERTENSIONAHA.120.15026.

Downloads

Published

2026-03-24

Issue

Section

Articles