FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STRES KERJA PADA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT BAKTI TIMAH PANGKALPINANG TAHUN 2025

Authors

  • Wulan Safitri Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Keperawatan, Institut Citra Internasional
  • Maryana Maryana Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Keperawatan, Institut Citra Internasional

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.54537

Keywords:

Beban Kerja, Masa Kerja, Perawat, Shift Kerja, Stres Kerja

Abstract

Stres kerja perawat merupakan kondisi tekanan fisik dan psikologis yang timbul akibat ketidakseimbangan antara tuntutan pekerjaan dan kemampuan perawat. Stres kerja yang tidak terkelola dengan baik dapat berdampak pada penurunan produktivitas kerja perawat serta mutu pelayanan keperawatan di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan stres kerja pada perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan rancangan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang. Sampel berjumlah 68 responden yang diambil menggunakan teknik Kuota sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian responden mengalami stres kerja sebanyak 37 orang (54,4%). Terdapat hubungan yang signifikan antara beban kerja (p < 0,02), masa kerja (p < 0,05), serta shift kerja (p < 0,38) pada perawat. Perawat dengan beban kerja tinggi, masa kerja lama, dan yang bekerja pada shift malam cenderung mengalami stres kerja. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa faktor yang berhubungan dengan stres kerja pada perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang tahun 2025 meliputi beban kerja, masa kerja, dan shift kerja. Oleh karena itu, rumah sakit diharapkan melakukan evaluasi dan penataan pembagian beban kerja serta pengaturan jadwal shift secara proporsional, serta menyediakan dukungan psikologis dan pelatihan manajemen stres bagi perawat.

References

Agnes, F., Napitupulu, L. H., & Putra, R. P. (2022). Faktor yang mempengaruhi kelelahan kerja pada perawat di RSU Mitra Medika Tanjung Mulia Medan., 7(1), 329–337.

Allu,D.N.K.,Fahrurazi,&Handayani,E.(2020).Faktor-FaktorYangBerhubungan Dengan Stres Kerja Perawat Di Ruang Rawat Inap Penyakit Dalam Rsud Idaman Banjarbaru Tahun 2020. (Vol. 3, Issue 2, pp.220–229).

Azhari, D. (2024). Faktor yang berhubungan dengan stres kerja perawat di ruang rawat inap RSUD Pringsewu tahun 2024. 2(4), 125–151. https://doi.org/10.59680/ventilator.v2i4.1539

Maraqonitatillah, N., & Mindiharto, S. (2025). Hubungan shift kerja dengan tingkat stres kerja pada perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Tipe B Kabupaten Gresik. https://doi.org/10.51544/jkmlh.v10i1.6026

Nursalam. (2017). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktis. Jakarta: Salemba Medika.

Rewo, K. N., Puspitasari, R., & Winarni, L. M. (2020). Faktor-faktor yang berhubungan dengan stres kerja pada perawat di RS Mayapada Tangerang tahun 2020. 6(2), 34–41.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational Behavior (17th ed.). Harlow: Pearson Education.

Salsabila, N. Q., Situngkir, D., Millah, I., Kusumaningtiar, D. A., Sangadji, N. W., & Rusdy, M. D. R. (2023). Masa Kerja dan Shift Kerja dalam Hubungannya dengan Stres Kerja pada PerawatInstalasi Rawat Inap di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate Maluku Utara Tahun 2022 https://e-journals.unmul.acid/index.php/MJPH/article/view/10433

Verantie Y. , Sarwili, I. , Lannasari (2025) Hubungan Masa Kerja dan Beban Kerja dengan Stres Kerja Perawat Pelaksana di RSUD ASA Depok Tahun 2024 https://doi.org/10.62027/praba.v3i1.333

Wibowo, P., Sasmiyanto, & Asmuji. (2025). Hubungan antara beban kerja perawat dengan tingkat stres kerja di ruang rawat inap kelas III RSD dr. Soebandi Jember. https://doi.org/10.5455/mnj.v1i2.644

Downloads

Published

2026-03-24

Issue

Section

Articles