HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN AKSEPTOR KB DENGAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI DI DESA SOMBO KECAMATAN GUCIALIT
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.54514Keywords:
Akseptor KB, Pemilihan Kontrasepsi, PengetahuanAbstract
Pemilihan alat kontrasepsi merupakan salah stau tantangan yang dihadapi dalam program keluarga berencana. Ketidaktepatan dalam pemilihan alat kontrasepsi sering kali berujung pada ketidakpuasan, penghentian penggunaan secaa dini, hingga meningkatnya risiko kehamilan yang tidak direncanakan. Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan tingkat pengetahuan akseptor KB dengan pemilihan alat kontrasepsi di Desa Sombo Kecamatan Gucialit. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif, pendekatan analitik korelasi, desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh akseptor KB di desa Sombo Kecamatan Gucialit sebanyak 163 orang, jumlah sampel sebanyak 62 orang, yang ditentukan dengan Teknik simple random sampling. Penelitian ini dilakukan di Desa Sombo pada bulan April 2025. Instrument yang digunakan berupa kuisioner pemilihan alat kontrasepsi dan Tingkat pengetahuan yang telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan uji correlation rank spearman. Berdasarkan Tingkat pengetahuan menunjukkan sebagian besar dengan kategori cukup sebanyak 38 orang (61,3%), berdasarkan pemilihan alat kontrasepsi menunjukkan sebagian besari dari responden memilih KB sebanyak 46 orang (74,2%). Hasil analisis menggunakan uji correlation rank spearman nilai p-value sebesar 0,000 yang berarti signifikan. Simpulannya ada hubungan Tingkat pengetahuan akseptor KB dengan pemilihan alat kontrasepsi di Desa Sombo Kecamatan Gucialit. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi bagi bidan dalam Menyusun program terkait peningkatan pengetahuan wanita usia subur terkait akseptor KB.References
Ali, M., Kiarie, J., & Shah, I. (2023). Priorities for research on family planning impact: recommendations of a WHO Think Tank meeting. Family Medicine and Community Health, 11(4). https://doi.org/https://doi.org/10.1136/fmch-2023-002406
Ariesthi, K. D., Mindarsih, T., & Ulnang, A. (2020). Pengaruh Tingkat Pendidikan dan Dukungan Keluarga terhadap Pemilihan Alat Kontrasepsi Akseptor KB di Kota Kupang. CHMK Midwifery Scientific Journal, 3(3), 209–214.
Aswitami, N. G. A. P., Purnamayanthi, P. P. I., Udayani, N. P. M. Y., & Prameswari, I. G. A. A. (2020). Tingkat Pengetahuan Akseptor KB tentang Metode Kontrasepsi Jangka Panjang dengan Keikutsertaan terhadap Metode Kontrasepsi Jangka Panjang. CARING, 4(1), 50–54.
Barus, E., & Siahaan, J. M. (2024). Keikutsertaan Dosen Dan Mahasiswa Pts Dalam Pelayanan Keluarga Berencana Pada Praktek Mandiri Bidan Di Kotamadya Medan. Jurnal Abdimas Mutiara, 5(2), 219–224.
BPS. (2024). Persentase Wanita Berumur 15-49 Tahun dan Berstatus Kawin yang Sedang Menggunakan/Memakai Alat KB (Persen). Badan Pusat Statistika. https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/MjE4IzI=/persentase-wanita-berumur-15-49-tahun-dan-berstatus-kawin-yang-sedang-menggunakan-memakai-alat-kb.html
Della Octavi, F., Lestari, F., & Munir, R. (2022). Hubungan Tingkat Pengetahuan ibu dengan Minat terhadap Penggunaan Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) Pasca bersalin. Journal of Midwifery Care, 2(02), 133–142.
Fitriana, L., Liliana, A., & Wulandari, I. A. D. (2022). Hubungan Pendidikan dan Paritas Ibu Terhadap Pemilihan KB Di Puskesmas Banjar II Buleleng Bali. Jurnal Ilmu Keperawatan Maternitas, 5(1), 34–45.
Hapsari, D. R., Sulistiawati, A., & Rahmadhony, A. (2023). Pengaruh Keterdedahan Media terhadap Pengetahuan Wanita Usia Subur dalam Program Keluarga Berencana di Indonesia. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 21(02), 73–84.
Iklima, N., Hayati, S., & Audria, D. (2022). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Penggunaan Alat Kontrasepsi Suntik 3 Bulan. Jurnal Keperawatan BSI, 10(1), 80–91.
Jaksa, S., Al-Maududi, A. A., Fauziah, M., Latifah, N., Romdhona, N., Arinda, Y. D., & Aprilia, T. (2023). Hubungan Paritas dan Status Ekonomi Terhadap Pemilihan Kontrasepsi Wanita Usia Subur di Indonesia. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 19(1), 26–32.
Luba, S., & Rukinah, R. (2021). Faktor yang Mempengaruhi Akseptor Kb dalam Memilih Alat Kontrasepsi. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 10(1), 253–258.
Novembriani, R. P., Hasanah, W. K., Puriastuti, A. C., & et al. (2025). Menuju Kesejahteraan Berkelanjutan: KB dan Pelayanan Kontrasepsi Bagi Pembangunan Masyarakat. Kramantara JS.
Nurchahyati, E. V. (2022). Rasionalitas Pengambilan Keputusan KB Suntik sebagai Alat Kontrasepsi Wanita Usia Subur di Kabupaten Tulungagung. Paragdigma, 11(1).
Nurmaliza1, L., Nasution, W. M. S., Lubis, R. C., Yusnanda, F., & Pratiwi, T. A. (2023). Hubungan Pekerjaan, Paritas dan Pengetahuan PUS tentang Kontrasepsi dengan Pemilihan KB Suntik. Al-Tamimi Kesmas Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences), 12(1), 70–76.
Oktavianah, S., Sulistiyaningsih, S. H., & Juhariyah, A. S. (2023). Faktor - Faktor yang Berhubungan dengan Pemilihan Alat Kontrasepsi Implan pada Wanita Usia Subur. Jurnal Penelitan Perawat Profesional, 5(2), 515–528.
Purnami, I. G. A. P., Hindriyawati, W., Ekawati, D., & Kismoyo, C. P. (2023). Tingkat Pendidikan Dan Pengetahuan Pasangan Usia Subur Tentang Metode Kontrasepsi Jangka Panjang. Jurnal Kebidanan Malakbi, 4(2), 114–121.
Rahdiana, F. P., Putri, N. D. R., Maharani, N. A., & Afifah, D. F. (2025). Impelementasi Program Keluarga Berencana di Kabupaten Sumedang. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP), 8(1), 529–536.
Ridawati, I. D., & Nurmala, F. (2021). Hubungan antara pengetahuan dengan sikap ibu terhadap metode kontrasepsi jangka panjang. Jurnal Ilmiah Keperawatan Altruistik, 43–52.
United Nations. (2024). World Contraceptive Use. https://www.un.org/development/desa/pd/data/world-contraceptive-use
Wardani, S. F. P., & Anggraeni, R. S. (2024). Hubungan Pendidikan dengan Pengetahuan Kontrasepsi Pada Remaja. Journal of Midwifery Science, 3(2), 1–8.
WHO. (2019). High rates of unintended pregnancies linked to gaps in family planning services: New WHO study. World Health Organization (WHO).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Susi Dwi Susanti, Tri Iriyani, Iit Ermawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


