HUBUNGAN FUNGSI KOGNITIF OTAK DENGAN KEHILANGAN GIGI PADA LANSIA DI UPTD TRESNA WERDHA KOTA BANDAR LAMPUNG
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.54322Keywords:
edentulous, gigi, kognitif, lansia, otakAbstract
Gigi memiliki fungsi untuk pengunyahan, berbicara dan estetika. Kondis gigi yang sering ditemukan pada lansia tidak jarang berlubang dan hilang yang menyebabkan penurunan terhadap fungsi pengunyahan, berbicara dan estetika. Kehilangan gigi merupakan kondisi umum pada lansia yang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti penyakit periodontal, kurangnya perawatan gigi, serta nutrisi yang tidak optimal. Kehilangan gigi pada lansia berdampak pada persoalan psikologis seperti malu, hilangnya selera makan, malnutrisi, gangguan tidur, kesulitan bergaul dan konsentrasi terganggu. Berbagai penyakit dan faktor lingkungan yang telah berinteraksi sepanjang hidup lansia berdampak pada kerusakan sel-sel di otak. Kelainan yang timbul tergantung jumlah kerusakan serta area otak yang terkena kerusakan. Perubahan besar yang terjadi meliputi lemahnya ingatan, menurunnya kemampuan kognitif, perubahan pola tidur, gangguan penglihatan, pendengaran, kemampuan berjalan dan postur tubuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan fungsi kognitif otak dengan kehilangan gigi pada lansia di UPTD Tresna Werdha Kota Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan desain observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 33 orang dengan alat pengumpulan data berupa kuesioner dan pemeriksaan intraoral pada lansia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah lansia yang mengalami penurunan fungsi kognitif yaitu sebanyak 27 lansia (81,8%) dan yang tidak mengalami penurunan fungsi kognitif yaitu sebanyak 6 lansia (19,2%) dengan status kehilangan gigi kategori sedikit yaitu 6 orang lansia (18,2%), kategori sedang dengan jumlah lansia yaitu 6 orang lansia (18,2%) dan kategori banyak yaitu 21 orang lansia (63,6%). Kesimpulan terdapat hubungan yang signifikan antara fungsi kognitif otak dengan kehilangan gigi.References
Al-Shammari, K. F., Al-Khabbaz, A. K., Al-Ansari, J. M., Neiva, R., & Wang, H. L. (2020). Risk indicators for tooth loss due to periodontal disease. Journal of Periodontology, 91(3), 313–322.
Asher, S., Stephen, R., Ngandu, T., Koskinen, S., Suominen, A. L., & Solomon, A. (2021). Association between tooth loss and cognitive performance: 11‐year follow‐up cohort study. Alzheimer's & Dementia, 17, e052069.
Badan Pusat Statistik. (2015). Statistik penduduk lanjut usia 2014: Hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS). Jakarta: Badan Pusat Statistik.
Baroni, L., Bonetto, C., Rizzo, G., Bertola, C., Caberlotto, L., Bazzerla, G., & dkk. (2019). Association Between Cognitive Impairment and Vitamin B12, Folate, and Homocysteine Status in Elderly Adults: A Retrospective Study. Journal of Alzheimer’s Disease.
Da Rosa, M. I., Beck, W. O., Colonetti, T., Budni, J., Coral, A. S., Meller, F. O., & dkk. (2019). Association of vitamin D and vitamin B12 with cognitive impairment in elderly aged 80 years or older: a cross‐sectional study. Journal of Human Nutrition and Dietetics, 32(4), 518-524.
Furuyama, C., Watanabe, M., Noro, A., & Yoshioka, M. (2014). Mastication and cognitive function: A review of the literature. Gerodontology, 31(1), 1–8. https://doi.org/10.1111/ger.12083.
Harada, C. N., Natelson Love, M. C., & Triebel, K. L. (2013). Normal cognitive aging. Clinics in Geriatric Medicine, 29(4), 737–752.
Indraswari, W., Thaha, A. R., & Jafar, N. (2012). Pola pengasuhan gizi dan status gizi lanjut usia Puskesmas Lawu Kabupaten Maros. Program Pascasarjana Universitas Hasanuddin.
Ide, M., Harris, M., Stevens, A., Sussams, R., Hopkins, V., Culliford, D., Fuller, J., Ibbett, P., Raybould, R., Thomas, R., Puenter, U., & Holmes, C. (2016). Periodontitis and cognitive decline in Alzheimer’s disease. PLoS ONE, 11(3), e0151081. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0151081.
Jain, A., Singh, S., & Chauhan, A. (2023). Tooth loss and associated factors among adults: A cross-sectional study. BMC Oral Health, 23(1), 112.
Kamer, A. R., Pirraglia, E., Tsui, W., Rusinek, H., Vallabhajosula, S., Mosconi, L., Yi, L., McHugh, P., Craig, R. G., Svetcov, S., & de Leon, M. J. (2021). Periodontal disease associates with higher brain amyloid load in normal elderly. Neurobiology of Aging, 105, 69–79. https://doi.org/10.1016/j.neurobiolaging.2021.03.010.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2012). Buku panduan pelatihan kesehatan gigi dan mulut kader Posyandu. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Gambaran kesehatan lanjut usia di Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2003). Pedoman Puskesmas santun usia lanjut. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Livingston, G., Huntley, J., Sommerlad, A., Ames, D., Ballard, C., Banerjee, S., ... & Mukadam, N. (2020). Dementia prevention, intervention, and care: 2020 report of the Lancet Commission. The Lancet, 396(10248), 413–446.
Nalder, L., Zheng, B., Chiandet, G., et al. (2021). Vitamin B12 and Folate Status in Cognitively Healthy Older Adults and Associations with Cognitive Performance. The Journal of Nutrition, Health & Aging, 25, 287-294.
Newman, M. G., Takei, H., & Carranza, F. (2019). Carranza’s clinical periodontology (13th ed.). Elsevier.
Okamoto, N., Morikawa, M., Tomioka, K., Yanagi, M., Amano, N., Kurumatani, N., & Hazaki, K. (2023). Tooth loss is associated with mild cognitive impairment, but not with dementia: Findings from a 13-year longitudinal study in Japan. BMC Oral Health, 23(1), 87. https://doi.org/10.1186/s12903-023-03087-8.
Pili, Y., Utami, P. A. S., & Yanti, N. L. P. E. (2020). Faktor–faktor yang berhubungan dengan kebersihan gigi dan mulut pada lansia. Jurnal Ners Widya Husada, 5(3), 95–104.
Shavitri, N., Asia, A., & Priandini, D. (2024). Korelasi jumlah kehilangan gigi terhadap fungsi kognitif lansia yang tidak menggunakan gigi tiruan: studi cross-sectional. Padjadjaran Journal of Dental Researchers and Students, 8(1), 91-97.
Senjaya, A. A. (2016). Gigi lansia. Jurnal Skala Husada: The Journal of Health, 13(1).
Riadiani, B., Dewi, R. S., Ariani, N., & Farisza, G. (2014). Tooth loss perceived masticatory ability in postmenopausal women. Journal of Dentistry Indonesia, 21(1), 111–115.
Takeuchi, K., Ohara, T., Furuta, M., Iwasa, Y., & Tsuboi, S. (2022). Association between masticatory performance and cognitive function in older adults: A longitudinal study. Frontiers in Aging Neuroscience, 14, 912345. https://doi.org/10.3389/fnagi.2022.912345
Ueno, A., Hamano, T., Enomoto, S., Shirafuji, N., Nagata, M., Kimura, H. & dkk. (2022). Influences of Vitamin B12 Supplementation on Cognition and Homocysteine in Patients with Vitamin B12 Deficiency and Cognitive Impairment. Nutrients, 14(7), 1494.
Weijenberg, R. A., Scherder, E. J. A., Lobbezoo, F. (2019). Mastication for the mind—The relationship between mastication and cognition in ageing and dementia. Neuroscience & Biobehavioral Reviews, 107, 709–728. https://doi.org/10.1016/j.neubiorev.2019.09.029.
Zheng, S., Lin, L., Xie, Y., Zhang, Y., & Li, X. (2023). High-density lipoprotein cholesterol mediates the association between tooth loss and cognitive function among older adults: A cross-sectional study. Frontiers in Aging Neuroscience, 15, 1192465.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 rizki nurul fatimah, Sri Murwaningsih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


