HUBUNGAN PENERAPAN MANAJEMEN KESELAMATAN PASIEN DENGAN INSIDEN KESELAMATAN PASIEN DI INSTALASI PELAYANAN INTENSIF TERPADU RS X

Authors

  • mujiadi mujiadi Program Profesi Ners. STIKES Majapahit
  • Nurul Mawaddah Program Profesi Ners. STIKES Majapahit
  • Siti Rachma Program Profesi Ners. STIKES Majapahit

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.54276

Keywords:

insiden keselamatan pasien, manajemen keselamatan pasien, perawat

Abstract

Keselamatan pasien di rumah sakit merupakan jaminan supaya pasien mendapatkan perawatan secara aman. Keselamatan pasien menjadi program utama yang harus diberikan oleh petugas kesehatan yang bekerja di rumah sakit karena sangat mempengaruhi kualitas pelayanan di rumah sakit. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa hubungan penerapan manajemen keselamatan pasien dengan insiden keselamatan pasien di Instalasi Pelayanan Intensif Terpadu (IPIT). Penelitian ini menggunakan desain penelitian korelasional dengan metode pendekatan cross sectional dengan teknik sampling proporsional ramdom sampling dan jumlah sampel 51 tenaga Kesehatan. Pengumpulan data penerapan manajemen keselamatan pasien menggunakan Sasaran keselamatan pasien. Penerapan manajemen keselamatan pasien dalam kategori baik. Seluruh responden yang menjawab  baik, sebagian besar responden sebanyak 35 (68,6%)  melaporkan insiden rendah,   sedangkan sebagian kecil 16 responden (31,4%) melaporkan insiden sedang. Berdasarkan perhitungan dengan uji statistic spearman rho  diperoleh nilai sig = 0,047 sehinga kurang dari r = 0,05 maknanya ada hubungan yang signifikan antara penerapan manajemen keselamatan pasien dengan insiden keselamatan pasien di IPIT RS X. Kekuatan hubungan negative (-280) yang berarti penerapan keselamatan pasien semakin  baik maka semakin rendah kejadian insiden keselamatan pasien. Perlu dilakukan upaya-upaya dalam meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit, diantaranya peningkatan kualifikasi SDM atau peningkatan pendidikan ke S1 Keperawatan lebih banyak dan  evaluasi dan supervisi diruangan yang mencakup tentang keselamatan pasien di tingkatkan.

References

Agustina, N., Nurhasanah, N., & Purwaningsih, E. (2025). Pengaruh Beban Kerja Terhadap Keselamatan Pasien Pada Perawat Di Rsud Inche Abdoel Moeis Samarinda. Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA), 9(1), 1874–1883. https://doi.org/10.31955/mea.v9i1.5234

Baihaqi, L. F. (n.d.). Hubungan Pengetahuan Perawat Dengan Pelaksanaan Keselamatan Pasien (Patient Safe- ty) Di Ruang Rawat Inap Rsud Kardinah Tegal.

Beyene Shashamo, B., Endashaw Yesera, G., Girma Abate, M., Estifanos Madebo, W., Ena Digesa, L., & Chonka Choramo, T. (2023). Patient safety culture and associated factors among nurses working at public hospitals in Gamo Zone, Southern Ethiopia. BMC Health Services Research, 23(1), 670. https://doi.org/10.1186/s12913-023-09671-6

BukuDigital-KeselamatanPasiendanKeselamatanKesehatanKerja. (n.d.).

Darliana, D. (2016). Hubungan Pengetahuan Perawat Dengan Upaya Penerapan Patient Safety Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. 1.

Djariah, A. A., & Andayanie, E. (2020). Hubungan Pengetahuan, Sikap, Dan Motivasi Kerja Perawat Dengan Pelaksanaan Keselamatan Pasien Di Ruang Rawat Inap Rsud Kota Makassar 2020. 1(4).

Ekawaty, D., Samad, M. A., Nuryadin, A. A., Nurdin, F., & Febrianti, D. (n.d.). Analisis Implementasi Patient Safety terhadap Peningkatan Kualitas Pelayanan di RSUD Batara Siang Kabupaten Pangkep.

Fatimah, F. S., & Rosa, E. M. (2016). Efektivitas Pelatihan Patient Safety; Komunikasi S-BAR pada Perawat dalam Menurunkan Kesalahan Pemberian Obat Injeksi di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta Unit II. Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia, 2(1), 32. https://doi.org/10.21927/jnki.2014.2(1).32-41

Kesatria Pratama, M. I. (2021). Penerapan Budaya Keselamatan Pasien Sebagai Upaya Pencegahan Adverse Event: Literature Review. JKM : Jurnal Keperawatan Merdeka, 1(2), 169–182. https://doi.org/10.36086/jkm.v1i2.999

KMK RI NO 1128 (2022). Standart Akreditasi Rumah Sakit. (n.d.).

Lucas, P., Jesus, É., Almeida, S., & Araújo, B. (2023). Relationship of the nursing practice environment with the quality of care and patients’ safety in primary health care. BMC Nursing, 22(1), 413. https://doi.org/10.1186/s12912-023-01571-8

Mawikere, Y., Manampiring, A. E., & Toar, J. M. (2021). Hubungan Beban Kerja Perawat Dengan Tingkat Kepuasan Pasien Dalam Pemberian Asuhan Keperawatan Di Ruang Rawat Inap Rsu Gmim Pancaran Kasih Manado. Jurnal Keperawatan, 9(1), 71. https://doi.org/10.35790/jkp.v9i1.36771

Muda, I. R., Sulistiyowati, Y., & Sangadji, I. (2025). Faktor Yang Berhubungan Dengan Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien Di Rsud Haji Abdoel Madjid Batoe Batang Hari. 9(4).

Nurislami, S., Pramesona, B. A., Wintoko, R., & Oktarlina, R. Z. (2023). Faktor-faktor yang Memengaruhi Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien: Literature Review. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5(2), 551–558. https://doi.org/10.37287/jppp.v5i2.1436

Pambudi, Y. D. W., Sutriningsih, A., & Yasin, D. D. F. (2018). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perawat Dalam Penerapan 6 Skp (Sasaran Keselamatan Pasien) Pada Akreditasi Jci (Joint Commission International) Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Panti Waluya Malang. Nursing News, 3.

Patmawati, T. A., & R Djano, N. A. (2020). Analisis Budaya Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien Pada Perawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sawerigading Palopo. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 5(2). https://doi.org/10.30651/jkm.v5i2.6514

Permenkes RI no. 11 (2017). Keselamatan pasien. (n.d.).

Rivani, B. (2022). Hubungan Pengetahuan Perawat Dengan Pelaksanaan Identifikasi Pasien diInstalasi Gawat Darurat Rumah Sakit X.

Rumah Sakit Tk. II dr. Soepraoen, Anggraeni, D., Ahsan, A., Jurusan Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, Azzuhri, M., & Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Brawijaya. (2016). Pengaruh Budaya Keselamatan Pasien terhadap Sikap Melaporkan Insiden pada Perawat di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Tk. II dr. Soepraoen. Jurnal Aplikasi Manajemen, 14(2). https://doi.org/10.18202/jam23026332.14.2.13

Setyani, M. D., Zuhrotunida, Z., & Syahridal, S. (2017). Implementasi Sasaran Keselamatan Pasien Di Ruang Rawat Inap Rsu Kabupaten Tangerang. Jurnal JKFT, 2(2), 59. https://doi.org/10.31000/jkft.v2i2.63

Somania, S., Hariati, S., & Syahrul, S. (2023). Strategi Peningkatan Budaya Pelaporan Patient Safety di Rumah Sakit. Journal of Telenursing (JOTING), 5(2), 2831–2842. https://doi.org/10.31539/joting.v5i2.6713

Surahmat, R., Neherta, M., & Nurariati, N. (2019). Hubungan Karakteristik Perawat terhadap Pelaksanaan Sasaran Keselamatan Pasien Pasca Akreditasi Rumah Sakit “X” di Kota Palembang Tahun 2018. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 19(1), 1. https://doi.org/10.33087/jiubj.v19i1.493

Tarlianty, Z. S., & Pertiwiwati, E. (2025). Hubungan Penerapan Keselamatan Pasien Dengan Tingkat Kepuasan Pasien Di Rawat Inap Rsd Idaman Kota Banjarbaru. 6(1).

WHO (2021).global patient safety action 2021-2023. (n.d.).

Zees, R. F., Luawo, H. P., & Pakaya, A. (2021). Pengetahuan Perawat Tentang Keselamatan Pasien Dengan Perilaku Kepatuhan Melaksanakan Pencegahan Pasien Resiko Jatuh. Journal Nursing Care Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Gorontalo, 7(2), 87. https://doi.org/10.52365/jnc.v7i2.407

Downloads

Published

2026-03-24

Issue

Section

Articles