PERAN WELLNESS TOURISM DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN MENTAL IBU HAMIL: TINJAUAN LITERATUR
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.54166Keywords:
Ibu hamil, Kehamilan, Kesehatan mental, Wellness tourismAbstract
Kehamilan merupakan proses fisiologis pada wanita yang disertai perubahan fisik, hormonal, dan psikologis, di mana faktor psikologis seperti stres, kecemasan, dan depresi menjadi tantangan utama yang berdampak negatif pada kesehatan mental ibu serta perkembangan janin. Setelah masa pandemi COVID-19, prevalensi gangguan mental pada ibu hamil di Indonesia dilaporkan mencapai sekitar 5-22% untuk depresi dan lebih tinggi untuk kecemasan. Wellness tourism hadir sebagai pendekatan non-farmakologis untuk meningkatkan kesejahteraan mental. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran wellness tourism dalam meningkatkan kesehatan mental ibu hamil melalui tinjauan literatur sistematis. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur naratif terhadap artikel yang terbit tahun 2020-2025 berbahasa Indonesia ataupun inggris yang diperoleh dari PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar. Alat pengumpulan data adalah pencarian kata kunci “Kesehatan mental ibu hamil”, “Kehamilan”, “Wellness tourism”, “Pregnant woman”, dan “Mental Health”. Hasil tinjauan menemukan prevalensi depresi sekitar 5-22%, kecemasan 6-43%, dan gangguan tidur tinggi pada ibu hamil di Indonesia. Intervensi wellness tourism, khususnya yoga prenatal dan meditasi, menunjukkan penurunan kecemasan hingga 15-30%, depresi 20-30%, serta peningkatan kualitas tidur yang signifikan. Wellness tourism efektif sebagai strategi preventif non-farmakologis untuk meningkatkan kesehatan mental ibu hamil dan mendukung perkembangan janin optimal, serta wellness tourism merupakan pilihan strategis untuk mendukung generasi yang lebih sehat secara fisik dan mental.References
Adnyani, K. D. W. (2021). Prenatal yoga untuk kondisi kesehatan ibu hamil. Jurnal Yoga dan Kesehatan, 4(1). Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar.
Adnyani, K., Rahmawati, A., & Pebrianti, A. (2023). Faktor-faktor yang memengaruhi kesehatan mental pada ibu selama kehamilan: Literature review. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 6(6), 1033–1038.
Antonia, O., Hamu, H., Making, M. A., Nugroho, F. C., Betan, M. O., Victoria, R., Roku, R., & Kupang, P. (2024). Edukasi menjaga kesehatan mental pada masyarakat di Desa Oelpuah. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2).
http://bajangjournal.com/index.php/J-ABDI
Bedaso, A., Adams, J., Peng, W., & Sibbritt, D. (2021). The relationship between social support and mental health problems during pregnancy: A systematic review and meta-analysis. Reproductive Health, 18(1), 162. https://doi.org/10.1186/s12978-021-01209-5
Budiawan, M., Widiastini, N. M. A., & Irwansyah, M. R. (2020). How can wellness tourism be developed in Buleleng Regency? Journal of Tourism and Hospitality Management, 8(1). https://doi.org/10.15640/jthm.v8n1a6
Direktorat Kesehatan Jiwa. (n.d.). Kesehatan mental pada ibu hamil dan pasca melahirkan. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/1022/kesehatan-mental-pada-ibu-hamil-dan-pasca-melahirkan
Dwitya, K., & Adnyani, W. (2021). Prenatal yoga untuk kondisi kesehatan ibu hamil. Jurnal Yoga dan Kesehatan, 4(1).
http://ejournal.ihdn.ac.id/index.php/jyk
Fakhri Mashar, M. (2021). Fungsi psikologis ruang terbuka hijau. Jurnal Syntax Admiration, 2(10), 1930–1943. https://doi.org/10.46799/jsa.v2i10.332
Friska, H., Subratha, A., Giri, K. E., Sulyastini, N. K., & Widiarta, B. O. (2023). Anxiety of pregnant women facing childbirth in Busungbiu District, Buleleng. Jurnal Eduhealth, 14(2).
http://ejournal.seaninstitute.or.id/index.php/health
Ghozali, N. A., & Yuliana, E. (2024). Wellness tourism and maternal well-being: Exploring prenatal experiences in Southeast Asia. Tourism Recreation Research, 49(2), 276–290. https://doi.org/10.1080/02508281.2024.2448084
Mohsen Fatemi, S., Shen, Z., Barnhofer, T., Li, S., Chen, J., Chen, B., Wang, T., Wu, Z., & Huang, X. (n.d.). Effect of mindfulness meditation on depression during pregnancy: A meta-analysis. Frontiers in Psychology.
Muzayyana, S. N. (2022). Edukasi mengurangi stres kehamilan dengan prenatal massage dan spa di Ratatotok Muara. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN).
Nuryati, T., & Amir, Y. (2022). Mental health problems of pregnant women, the causes, and the need for social support. Jurnal Biometrika dan Kependudukan, 11(1), 80–88. https://doi.org/10.20473/jbk.v11i1.2022.80-88
Rahmawati, R., Putra, A. P. P., Lestari, D. J., & Saripudin, M. (2020). Ritual budaya selama kehamilan di Indonesia sebagai bentuk local wisdom dukungan sosial. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP, 3(1), 502–514.
Valente-Mosqueda, F., Thakur, P., Calero-Sanz, J., & Orea-Giner, A. (2025). The inspired wellness: Unveiling the connection between mental health and wellness tourism. Tourism Recreation Research. https://doi.org/10.1080/02508281.2024.2448084
Wangsadiputri, S. K. H. G., & Maharani, Y. (2024). Pengaruh pemandangan dan material alam pada rawat inap terhadap kecemasan ibu hamil. Serat Rupa Journal of Design, 8(1). https://doi.org/10.28932/srjd.v8i1.7074
Widyastuti, N. P. S., Lestari, N. L. P. E., & Anom, I. G. P. (2022). Resilience and anxiety levels of pregnant women during the COVID-19 pandemic in tourism destination areas in Buleleng District.
World Health Organization. (n.d.). Maternal mental health.
https://www.who.int/teams/mental-health-and-substance-use/promotion-prevention/maternal-mental-health
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 I Gede Satria Dharma Wijaya, Aditya Prabawa, Made Pradnyandari Adiswarya Putri, Putu Elfira Pratiwi, Luh Putu Prema Sutayani, Ni Made Rahajeng Ayu Narayani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


