FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN RENDAHNYA PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI IUD (INTRAUTERINE DEVICE) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BATURUSA KABUPATEN BANGKA TAHUN 2025
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.54135Keywords:
WUS, Akseptor KB, IUDAbstract
Rendahnya penggunaan alat kontrasepsi pada Wanita Usia Subur (WUS) dapat berdampak pada pertumbuhan jumlah penduduk yang meningkat setiap tahunnya. Metode kontrasepsi jangka panjang seperti IUD dapat mengatur jarak kehamilan dan mencegah kehamilan yang tidak diinginkan. Berdasarkan teori penggunaan IUD bahwa ada beberapa faktor yang memengaruhi yaitu predisposisi, pendukung, dan pendorong. Pada tahun 2024 angka cakupan akseptor IUD di wilayah kerja Puskesmas Baturusa dengan pencapaian terendah 102 orang (2,3%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan rendahnya penggunaan IUD di wilayah kerja Puskesmas Baturusa Tahun 2025.Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei analitik dengan pendekatan “Case Control” dengan teknik pengambilan sampel yaitu random sampling. Variabel independen pada penelitian ini adalah pengetahuan, sikap ibu, pendidikan, dan dukungan suami sedangkan variabel dependen adalah rendahnya penggunaan IUD. Jumlah populasi pada penelitian ini yaitu 4371 orang. Sampel kasus pada penelitian ini adalah akseptor KB yang menggunakan IUD dan sampel kontrol adalah akseptor KB yang tidak menggunakan IUD di wilayah kerja Puskesmas Baturusa Tahun 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa faktor yang berhubungan dengan rendahnya penggunaan kontrasepsi IUD di wilayah kerja Puskesmas Baturusa Tahun 2025 dengan tingkat kepercayaan 95% di antaranya pengetahuan (p=0,000, p<0,05) (ada hubungan) dan nilai OR=12,536, sikap ibu (p=0,00, p<0,05) (ada hubungan) dan nilai OR=4,886, pendidikan (p=0,000, p<0,05) (ada hubungan) dan nilai OR=12,019 , dukungan suami (p=0,000, p<0,05) (ada hubungan) dan nilai OR=4,400. Kesimpulan peneliti adanya hubungan yang bermakna antara variabel independen (pengetahuan, sikap ibu, pendidikan, dukungan suami) dan variabel dependen (rendahnya penggunaan IUD) di Wilayah Kerja Puskesmas Baturusa Kabupaten Bangka Tahun 2025. Faktor yang paling memengaruhi yaitu pengetahuan ibu.References
Adiputra, I. G. N. (2021). Metodologi penelitian kuantitatif: Teori dan aplikasi dalam penelitian ilmiah. Yogyakarta: Deepublish.
Anggreni, D. (2022). Metodologi penelitian: Konsep, teori, dan praktik. Jakarta: Prenada Media Group.
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Profil BKKBN Tahun 2021: BKKBN.
Cindy Graffita. (2021). Desain penelitian: Teori dan aplikasi. Bandung: Alfabeta.
Dina, R. (2024). Faktor-faktor yang mempengaruhi minat wanita usia Ab Marisyah1, Firman2, R (2019). Pemikiran Ki Hadjar Dewantara Tentang Pendidikan 3,2-3.
Fitriani, N. (2022). Faktor-faktor yang berhubungan dengan rendahnya penggunaan kontrasepsi IUD. Jurnal Kesehatan Reproduksi dan KB, 5(1), 45–52.
Hatijar, H., & Saleh, I. S. (2020). Hubungan Anatar pengetahuan dan Sikap Ibu Terhadap Pemilihan Metode Alat Kontrasepsi Dalam Rahim Di Puskesmas Kayamanya Tahun 2019. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 9(2), 1070-1074.
Imella, F., & subur (WUS) dalam menggunakan kontrasepsi IUD. Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan, 8(2), 88–94.
Jusniati, B. (2021). Hubungan pengetahuan dan sikap ibu terhadap penggunaan alat kontrasepsi di wilayah kerja Puskesmas Arungkeke Kabupaten Jeneponto. Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan, 1(1), 117–123.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Pedoman pelayanan kontrasepsi Intrauterine Device (IUD). Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Lisnawati, L., Fitriani, E., & Ramadhani, I. (2023). Hubungan antara dukungan suami, pemberian informasi dan persepsi dengan rendahnya penggunaan alat kontrasepsi IUD di Desa Sukawangi tahun 2023. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(4), 1–12.
Mita, M. (2019). Pengaruh pendidikan ibu terhadap pemilihan alat kontrasepsi Intra Uterine Device (IUD). Jurnal Riset Kebidanan Indonesia, 3(2), 82–86.
Norita, E., Hasanah, N., & Putri, S. (2022). Hubungan pengetahuan, sikap ibu, dan dukungan keluarga dengan penggunaan kontrasepsi IUD. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 22(2), 747–752.
Purwati, L., Aprillia, M., & Sari, R. P. (2024). Hubungan tingkat pendidikan dengan persepsi pemilihan kontrasepsi Intra Uterine Device (IUD) pada akseptor KB IUD di UPT Puskesmas Karangpandan. Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences), 13(2), 105–110.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Maria Montesari, Hendra Kusumajaya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


