HUBUNGAN ANTARA PENGGUNAAN GADGET DAN STRES DENGAN KEJADIAN INSOMNIA PADA SISWA KELAS XI DI SMAN 13 KOTA JAMBI
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.54123Keywords:
Gadget, Insomnia, Penggunaan Gadget, Remaja, Siswa SMA, StresAbstract
Masa remaja merupakan fase penting dalam siklus kehidupan yang berperan besar dalam menentukan status kesehatan dan kualitas pertumbuhan individu, salah satunya melalui pemenuhan kebutuhan istirahat dan tidur yang cukup. Namun, pada kenyataannya banyak remaja mengalami gangguan tidur, terutama insomnia, yang ditandai dengan kesulitan memulai tidur, mempertahankan tidur, atau sering terbangun pada malam hari dalam jangka waktu tertentu. Insomnia pada siswa kelas XI menjadi permasalahan yang perlu mendapat perhatian karena dapat berdampak negatif terhadap konsentrasi belajar, prestasi akademik, kesehatan fisik, serta kesejahteraan psikologis. Tingginya penggunaan gadget di kalangan remaja, seperti telepon pintar dan perangkat digital lainnya, diduga berkontribusi terhadap terganggunya pola tidur akibat paparan cahaya layar, kebiasaan tidur larut malam, serta penggunaan yang tidak terkontrol. Selain itu, kondisi psikologis berupa stres yang berasal dari tuntutan akademik, tekanan sosial, dan lingkungan sekolah juga sering dikaitkan dengan meningkatnya risiko insomnia pada remaja. Jika dibandingkan dengan faktor lingkungan lainnya, penggunaan gadget dan stres kerap dianggap sebagai pemicu utama gangguan tidur pada siswa. Oleh karena itu, diperlukan penelitian untuk mengidentifikasi dan menganalisis hubungan antara penggunaan gadget dan tingkat stres dengan kejadian insomnia pada siswa kelas XI, guna menjadi dasar dalam upaya pencegahan dan promosi kesehatan di lingkungan sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara penggunaan gadget dan stres dengan kejadian insomnia pada siswa kelas XI di SMAN 13 Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan desain Analytic Correlational dengan rancangan Cross-sectional. Populasi penelitian sebanyak 287 siswa dengan jumlah sampel 79 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Untuk menguji hubungan signifikan digunakan uji Chi-Square (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden mengalami insomnia berat (18,9%) dan penggunaan gadet (82,3%). Hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan antara penggunaan gadget dengan kejadian insomnia (p=0,606) serta tidak terdapat hubungan antara stres dengan kejadian insomnia (p=0,367). Simpulan penelitian ini adalah penggunaan gadget dan tingkat stres bukan merupakan faktor tunggal yang mempengaruhi kejadian insomnia pada siswa kelas XI di SMAN 13 Kota Jambi.References
Angela Laka, Vonny H. Rumampuk, S. A. B. (2024). Tingkat Stres Dengan Kejadian Insomnia Pada Mahasiswa Skripsi. 3, 52–58.
Badan Pusat Statistik(BPS - Statistics Indonesia). (2024). Proporsi Remeja Dan Dewas Usia 15-24 Tahun Dengan Keterampilan Teknologi Informasi Dan Komputer (TIK) Menurut Provinsi (Persen) 2024. Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/MTQ1MSMy/proporsi-remaja-dan-dewasa-usia-15-24-tahun-dengan-keterampilan-teknologi-informasi-dan-komputer--tik--menurut-pro
Berliana, W. (2022). Hubungan Stres Dengan Kejadian Insomnia Pada Remaja Di SMA Kota Pekanbaru. 08(01), 117–123.
Cahyani, N. P. T., Saraswati, N. L. G. I., & Trisnadewi, N. W. (2021). Gambaran Pola Tidur Pada Remaja Yang Menggunakan Gadget Di Smp N 10 Denpasar. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Wira Medika Bali, 1–8. http://repository.stikeswiramedika.ac.id/id/eprint/84
Christ, A., Tondang, P., Dody Izhar, M., Butar, M., & Akbar, F. (2022). Smartphone Addiction dan Stress dengan Kejadian Insomnia pada Siswa. Jurnal Ilmiah Permas, 12(3), 735–742. http://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/PSKM
Cindy Mutia. (2023). Durasi Tidur Orang indonesia. Databoks. https://databoks.katadata.co.id/layanan-konsumen-kesehatan/statistik/2acdcc341b0a99d/berapa-lama-durasi-tidur-orang-indonesia-ini-hasil-surveinya
Dadang Hardiwan. (2019). Provinsi Jambi Dalam Angka 2019. (BPS-Stati). .doi:10.1088/1751- 8113/44/8/085201.
Dwi Puspasari, S. L. M. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI). Published online 2023:1- 68.
Elly Usman, C. N. W. (2024). Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Insomnia Pada Mahasiswa Program Studi Pedidikan Dokter. 1(04), 333–344.
Enny, E. (2015). Effek Samping Penggunaan Ponsel. Gema Teknologi, 17(4), 178–183. https://doi.org/10.14710/gt.v17i4.8938
Erlina HB, N. I. R. (2024). Intensitas, Hubungan Gadget, Penggunaan Kejadian, Dengan. 7(4), 669–675.
Hisan Khaeratun, Andi Tis’a Ramadhani, Andini, A. S. Y. (2022). Penggunaan Gadget dengan Kejadian Insomnia pada Remaja: Cross Sectional Study pada Siswa SMA di Daerah Urban dan Rural. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 5(12), 1639–1645. https://doi.org/10.56338/mppki.v5i12.2908
Kibona, L., & Mgaya, G. (2015). Smartphones’ Effects on Academic Performance of Higher Learning Students. Journal of Multidisciplinary Engineering Science and Technology, 2(4), 3159–40. www.jmest.org
Maya Indriati, Z. L. L. (2025). Hubungan penggunaan gadget dengan kejadian insomnia pada remaja di smp kristen saparua tahun 2025. 000.
Musdhalifa, D., & Syaifudin, M. (2023). Dampak Penggunaan Gadget Bagi Perkembangan Peserta Didik Di SMPN 1 Bantan. Jurnal Al-Kifayah : Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan, Volume 2 N, 69–83.
Nizar, M., Hamidi, S., & Royadi, A. (2017). FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA KATARAK SENILIS PADA PASIEN DI POLI MATA RSUD BANGKINANG. 1(1).
Nurjihan, N. (2023). Dampak negatif penggunaan gadget pada anak dan cara mengatasinya.
Pane, J. P., Saragih, I. S., & Laoli, T. L. (2022). Hubungan Lama Penggunaan Gadget dengan Kejadian Astenopia Pada Mahasiswa Program Studi Ners. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 4(3), 947–954. http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPPP
Pusparisa Yosepha. (2021). Daftar Negara Pengguna Smartphone Terbanyak, Indonesia Urutan Berapa. Databoks.
Siregar Mukhlidah Hanun. (2020). Mengenal sebab-sebab, akibat-akibat, dan cara terapi insomnia (1st ed.).
Tudu, F. N. B., Tira, D. S., & Landi, S. (2023). Kejadian Insomnia Pada Mahasiswa Fkm. Jurnal Kesehatan, 12(1), 12–19. https://doi.org/10.37048/kesehatan.v12i1.226
Velga Yazia, U. S. (2023). Hubungan Kecanduan Gadget dengan Gangguan Emosi pada Remaja. Jurnal Keperawatan, 15(2), 517–524. https://doi.org/10.32583/keperawatan.v15i2.862
Vivit Sri Rahyuni, V. R. N. (2023). Analisis Penggunaan Smartphone dan Stres dengan Kejadian Insomnia pada Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Universitas Jambi. Jurnal Kesmas Jambi, 7(1), 49–54. https://doi.org/10.22437/jkmj.v7i1.23956
World Health Organization. (n.d.). Adolescent Health. https://www.who.int/health-topics/adolescent-health
Wulandari, A. (2014). Karakteristik Pertumbuhan Perkembangan Remaja dan Implikasinya Terhadap Masalah Kesehatan dan Keperawatannya. Jurnal Keperawatan Anak, 2, 39–43. https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/JKA/article/view/3954
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Lovinka Frashandara, Puspita Sari, Silvia Mawarti Perdana, Muldiasman Muldiasman, Muhammad Rifqi Azhary

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


