EFEKTIVITAS KOMBINASI PEMBERIAN NEBULIZER DAN FISIOTERAPI DADA PADA PASIEN EFUSI PLEURA DENGAN MASALAH KEPERAWATAN BERSIHAN JALAN NAPAS TIDAK EFEKTIF DI RSUD KABUPATEN KLUNGKUNG
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.54118Keywords:
Fisioterapi dada, Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif, NebulizerAbstract
Efusi pleura ialah kondisi paru - paru yang terdapat peningkatan cairan di antara ruang pleura. Pleura merupakan selaput tipis yang melapisi permukaan paru-paru serta bagian dalam dinding dada di luar paru-paru. Dalam pleura, cairan terkumpul di area antara lapisan pleura. Jumlah cairan yang tidak terlihat biasanya terdapat dalam ruang pleura yang memungkinkan paru – paru bergerak bebas dalam rongga dada selama pernapasan (Nurarif, A. H., & Kusuma, 2015). Penelitian ini menerapkan jenis pendekatan deskriptif melalui desain studi kasus dalam proses asuhan keperawatan. Studi dilaksanakan menggunakan 1 pasien yaitu Tn. D di Ruang Pikat RSUD Klungkung selama 3 x 24 jam intervensi dalam 3 hari yang dimulai pada tanggal 21 – 23 Juni 2025. Implementasi dilakukan selama 3 hari dari tanggal 21 – 23 Juni 2025 dengan waktu 10 – 15 menit mampu mengatasi permasalahan bersihan jalan napas tidak efektif, selain itu pemberian terapi nebulizer dan fisioterapi dada juga mampu memperbaiki frekuensi napas yang mula dari 30x/menit menjadi 21x/menit dan meningkatkan saturasi oksigen dari 98% menggunakan nasal kanul 2 lpm menjadi 99% tanpa masker oksigen sehingga mampu mengatasi pola napas yang tidak efektif. Dengan demikian terapi nebulizer dan fisioterapi dada yang dilakukan selama 3 hari dengan durasi 10 hingga 15 menit terbukti efektif dalam mengatasi masalah bersihan jalan napas tidak efektif pada pasien dengan efusi pleura.References
Amanati, S., Najizah, F., & Istifada, J. (2020). Pengaruh Nebulizer, Infrared, dan Chest Physiotherapy Pada Asma Bronchiale. Jurnal Fisioterapi Dan Rehabilitasi, 4(2), 99–105. https://doi.org/10.33660/Jfrwhs.V4i2.125
Aryani, R., Widagdo, W., &, & Suharyanto, T. (2009). Prosedur Klinik Keperawatan Pada Mata Ajar Kebutuhan Dasar Manusia.
Ashriifah, A. (2019). Penatalaksanaan Nebulizer dan Active Cycle Of Breathing Technique Untuk Mengurangi Sesak Napas Pada Asma Akut Di Bbkpm Surakarta. (Doctoral Dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).
Asmadi. (2020). Teknik Prosedural Keperawatan Konsep dan Aplikasi.
Chandra, A. F. (2022). Epidemiologi Efusi Pleura.
Dewi, S. A., Studi, P., Iii, D., Kesehatan, F. I., & Surakarta, U. M. (2019). PENATALAKSANAAN NEBULIZER , LATIHAN BATUK EFEKTIF , DAN SEGMENTAL BREATHING EXERCISES PADA.
Dinarti & Mulyanti, Y. (2017). Dokumentasi Keperawatan. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.
Dugdale, D. C. (2014). Pleural efussion: US international Library of Medicine National Institute of Health. http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/000086.htm
Febrianti, S. (2023). Karya tulis ilmiah asuhan keperawatan pada pasien dengan efusi pleura di ruang dahlia rsud abdul wahab sjahranie samarinda.
Irianto, K. (2014). Anatomi dan Fisiologi. Alfabeta.
Maturbongs, R., & Sira, R. W. (2023). Karya ilmiah akhir asuhan keperawatan pada pasien dengan efusi pleura di ruang perawatan santa bernadeth ii rumah sakit stella maris makassar.
Maylinda, I., & Pujiastuti, D. (2024). Efektivitas Kombinasi Nebulizer Dan Fisioterapi Dada Dengan Open Suction Pada Tn . M Dengan Gagal Napas Terpasang Endotracheal Tube Terhadap Bersihan Jalan Napas Di Salah Satu Rumah Sakit Swasta Yogyakarta : Case Report. 229–237.
Nair, M., & Peate, I. (2015). Dasar - dasar Patofisiologi Terapan Edisi 2.
NANDA. (2012). Nursing diagnoses: definitions and classifications 2013-2014. USA: Wiley-Blackwell.
Nurarif, A. H., & Kusuma, H. (2015a). Aplikasi keperawatan berdasarkan diagnosa Medis & NANDA (north american nursing diagnosis association) NIC-NOC. (1st ed.). Medaction Jogja.
Nurarif, A. H., & Kusuma, H. (2015b). NANDA NIC-NOC edisi refisi jilid 1 2015. Media Action Publishing.
Nurdiyantoro, R. (2020). Studi dokumentasi ketidakefektifan bersihan jalan nafas pada pasien Ny. Y dengan efusi pleura. Akademi Keperawatan YKY Yogyakarta.
Omega, S. (2019). Asuhan keperawatan komperhensif pada Tn.W.B yang menderita efusi pleura di ruangan komodo RSUD Frof. dr. W. Z. Johannes kupang.
PPNI., T. P. S. D. (2017). Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia. Edisi 3. DPP PPNI.
PPNI., T. P. S. D. (2018). Standar Luaran Keperawatan Indonesia (1st ed.). DPP PPNI.
Retnandiyanto, I. R., Dwi, E., Komariyah, N., Yumniah, F., Sari, F. A., Anita, I., &, & Sayelin, K. (2022). Evidence Based Nursing Di Ruang Dahlia Rsd Balung Jember Oleh : Evidence Based Nursing.
Romi, T., & Putra, I. (2022). Jurnal Penyakit Dalam Indonesia Characteristics of Patients with Non-Malignant Pleural Effusion in dr . Zainoel Abidin Hospital Banda Aceh in 2019 Characteristics of Patients with Non-Malignant Pleural Effusion in dr . Zainoel. 9(1). https://doi.org/10.7454/jpdi.v9i1.696
Rozak, F., &, & Clara, H. (2022). Studi kasus : asuhan keperawatan pasien dengan efusi pleura. Ilmiah Bidang Kesehatan., 6(1). https://doi.org/10.36971/keperawatan.v6i1.114.
Rubins, J. . (2013). Pleural Efussion. http://emedicine.medscape.com/article/299959-overview
Syah Fara Dillasani Sirait, Mula Tarigan, D. A. (2025). Asuhan Keperawatan pada Tn . I dengan Diagnosis Medis Efusi Pleura di.
Tika, H. (2020). Asuhan keperawatan pasien dengan efusi pleura yang di rawat di rumah sakit.
Wardiyah, A., Wandini, R., & Rahmawati, R. P. (2022). IMPLEMENTASI FISIOTERAPI DADA UNTUK PASIEN DENGAN MASALAH BERSIHAN JALAN NAPAS DI DESA MULYOJATI KOTA METRO. 5, 2348–2362.
Wedro, B. (2014). Pleural Effusion. http://www.onhealth.com/pleural_effusion/article.htm
WHO. (2022). lgoritm:, global tuberculosis report. 1-68.
Widyasari, S., & Rosida, N. A. (2023). FISIOTERAPI DADA TERHADAP KETIDAKEFEKTIFAN BERSIHAN JALAN NAFAS PADA PASIEN BRONKOPNEUMONIA DI IGD Mahasiswa Program Studi Keperawatan Program Sarjana Universitas Kusuma Husada Surakarta Dosen Program Studi Keperawatan Universitas Kusuma Husada Surakarta.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ni Ketut Verdhiarsini, G. Nur Widya Putra, Ni Ketut Putri Marthasari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


