EKSPLORASI SENYAWA BIOKIMIA MAKANAN TRADISIONAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL SUKU ANAK DALAM DI KABUPATEN BUNGO

Authors

  • Mutia Queenara Yulianingtyas Program Studi Farmasi, Universitas Adiwangsa Jambi
  • Shafitri, Fika Nasanda Program Studi Farmasi, Universitas Adiwangsa Jambi
  • Dina Oktalia Putri Program Studi Farmasi, Universitas Adiwangsa Jambi
  • Rifka Fadhlina Arifa Program Studi Farmasi, Universitas Adiwangsa Jambi
  • Ardi Mustakim Universitas Adiwangsa Jambi

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.54104

Keywords:

Suku Anak Dalam, local food biochemistry, ethnopharmaceuticals, traditional fermentation, Bungo Regency.

Abstract

Pengetahuan pangan tradisional Suku Anak Dalam (SAD) di Kabupaten Bungo berperan penting dalam menjaga keberlanjutan gizi, pengobatan alami, dan identitas budaya. Berbagai pangan lokal seperti asam kemang, gulai terjun, gulai umbut, ketolo, tapai ubi, jerangau, ikan sale, madu sialang, rusip, labu kuning, keladi, tempoyak, bekasam, tebu hitam, dan asam rebung diketahui mengandung senyawa bioaktif yang memiliki potensi farmasetik. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kandungan biokimia dari makanan tradisional tersebut serta meninjau potensi pemanfaatannya dalam bidang farmasi. Metode yang digunakan berupa eksplorasi... Hasil kajian menunjukkan bahwa pangan fermentasi seperti tempoyak, rusip, dan bekasam kaya bakteri asam laktat dan peptida bioaktif yang berpotensi sebagai probiotik dan antimikroba. Bahan alami seperti jerangau, asam kemang, dan madu sialang mengandung fenolik dan flavonoid yang memiliki aktivitas antioksidan dan antiradang. Umbi lokal seperti keladi dan labu kuning juga memiliki potensi sebagai pangan fungsional antidiabetes dan antioksidan. Temuan ini menegaskan bahwa pangan lokal SAD merupakan sumber berharga untuk pengembangan etnofarmasi dan pangan fungsional berbasis kearifan lokal.

References

Astari, M., & Mustakim, A. (2025). Pengamatan Bakteri pada Tanaman Asam Rebung Dendrocalamus Asper. Jurnal Pendidikan, Kimia, Fisika dan Biologi, 1(4), 206-21

Erwiyani, A. R., Wulandini, R. P. R., Zakinah, T. D., & Sunnah, I. (2022). Formulasi dan Evaluasi Bedak Tabur Daging Labu Kuning (Cucurbita maxima D.). Majalah Farmasetika, 7(4), 314-324.

Frengki, F., Sanjaya, A. M., Hambal, M., Zakiah, N., Aisyah, S., & Rosmaidar. (2022). SKRINING POTENSI SENYAWA AKTIF RIMPANG JERINGAU (Acorus calamus, L) SEBAGAI INHIBITOR TERHADAP RESEPTOR $alpha$-GLUCOSIDASE MANUSIA SECARA IN SILICO. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Veteriner (JIMVET), 6(4), 243-252.

Griana, T. P., & Kinasih, L. S. (2020, September). Potensi makanan fermentasi khas Indonesia sebagai imunomodulator. In Prosiding Seminar Nasional Biologi (Vol. 6, No. 1, pp. 401-412).

Harfiani, E., Pradana, D. L., & Yusmaini, H. (2020). Tinjauan Fitokimia dan Aktivitas Farmakologi dari Gambas Luffa acutangula (L.) Roxb. PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia), 17(02), 396-406.

Koesoemawardani, D., Nurlita, W., Nawansih, O., & Hidayati, S. (2025). Mutu Rusip Pada Lama Fermentasi Yang Berbeda. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 25(1), 46-54.

Nugroho, G., & Wahidin. (2024). SKRINING FITOKIMIA DAN UJI ANTIOKSIDAN SAMPEL MADU HUTAN, MADU BUDIDAYA DAN MADU MEREK DENGAN METODE DPPH (1,1-Diphenyl-2-Picrylhydrazil). Scientica Jurnal Ilmiah Sain dan Teknologi, 2(12), 820-833.

Purwaningsih, I., Yuanti, J., & Ratnawati, G. J. (2020). Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Umbi Talas (Colocasia Esculenta (L) Schott) Metode Dpph (2,2-Diphenyl-1-Picrylhydrazil). JURNAL LABORATORIUM KHATULISTIWA.

Putri, A. F., Sukmono, T., & Nugraha, A. P. (2025). Ethnozoological Study of Malay Tribal Communities in Mersam Village, Batanghari District. Jurnal Biologi Tropis.

Sumaryanto, H., Pratama, R. I., Santoso, J., Muhandri, T., Yuniarti, T., & Assadad, L. (t.t.). Karakteristik Kimia Ikan Salai. Dalam prosiding seminar nasional inovasi teknologi pengolahan produk dan bioteknologi kelautan dan perikanan-III.

Wikandari, P. R., Suparmo, Marsono, Y., & Rahayu, E. S. (2012). Karakterisasi Bakteri Asam Laktat Proteolitik pada Bekasam. Jurnal Natur Indonesia, 14(2), 120-125.

Kurnianto, M. A., Aulia, S. S., Septiana, S., Munarko, F. S. H., Tinh, N. T. T., Chasanah, E., & Rini D, D. M. (2025). Bioactive Peptides from Indonesian High-Protein Fermented Foods: A Promising Source of Functional Compounds. JIPK (JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN), 17(3).

Mastura, E., Rais, M., & Sukainah, A. (2023). Potensi Tape Ubi Jalar Ungu (Ipomea batatas L.) sebagai Bahan Baku Minuman Probiotik. Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian, 9(1), 53-64.

Prastowo, I., Octaviana, S., Moro, H. K. E. P., & Nurusman, A. A. (2025). The scientific and cultural perspectives on Thiwul and Gathot as the revival Indonesian traditional fermented foods. Discover Food, 5(218).

Sarwendah, A. S., & Lindawati, N. Y. (2024). PENGARUH VARIASI WAKTU EKSTRAKSI TERHADAP KADAR SAPONIN TOTAL EKSTRAK AIR AKAR TEBU HITAM (Saccharum officinarum L.) SECARA SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS. KARTIKA: JURNAL ILMIAH FARMASI, 9(2), 147-157.

Sari, L. B., & Mustakim, A. (2025). Isolasi Dan Indentifikasi Bakteri Asam Laktat Dari Tempoyak Sebagai Produk Fermentasi Tradisional. Jurnal Penelitian Nusantara, 1(8), 509-513.

Setiarto, R. H. B., Octaviana, S., Perwitasari, U., Juanssilfero, A. B., & Suprapedi, S. (2024). Development of functional bioflavor based on Indonesian indigenous microbial fermentation products. Journal of Ethnic Foods, 11(28).

Downloads

Published

2026-03-24

Issue

Section

Articles