KESIAPAN TENAGA MEDIS DALAM MENDUKUNG PENDIRIAN RUMAH SAKIT SWASTA HEINRICH LEVEN

Authors

  • Yosefa Lily Londa S2 Manajemen, Fakultas Manajemen, Univeristas Adhirajaa Reswara Sanjaya, Bandung, Indonesia
  • Purwandhi Purwandhi S2 Manajemen, Fakultas Manajemen, Univeristas Adhirajaa Reswara Sanjaya, Bandung, Indonesia
  • Nining Handayani S2 Manajemen, Fakultas Manajemen, Univeristas Adhirajaa Reswara Sanjaya, Bandung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.54053

Keywords:

Kesiapan Tenaga Medis, Kompetensi Klinis, Pendirian Rumah Sakit

Abstract

Ketersediaan fasilitas kesehatan dan tenaga medis yang terbata menyebabkan akses Masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang komprehensif dan bermutu belum optimal, seehingga diperlukan upaya pengembangan fasilitas pelayanan kesehatan baru. Namun, kesiapan sumber daya tenaga kesehatan dari aspek jumlah, kompetensi dan motivasi masih menjadi tantangan utama dalam rencana Pembangunan rumag sakit. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi latar belakang pendidikan, kecukupan kompetensi, pengalaman kerja, keyakinan personal, serta kendala utama berkaitan dengan kesiapan pendirian rumah sakit swasta Heinrich Leven. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan melibatkan 10 pasrtisipan yang terdiri atas tenaga medis dari berbagai fasilitas kesehatan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan telaah dokumen, kemudian dianalisis menggunakan metode tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar tenaga medis memiliki pendidikan dan legalitas praktik yang sesuai, namun masih memerlukan penguatan pelatihan teknis dan manajerial. Kompetensi klinis dinilai cukup baik, tetapi adaptasi terhadap teknologi medis modern belum merata. Pengalaman kerja menjadi modal penting yang membantu tenaga medis dalam menghadapi tantangan operasional rumah sakit baru. Sementara itu, keyakinan dan motivasi terhadap pendirian rumah sakit cenderung positif, meskipun terdapat sejumlah kendala struktural seperti keterbatasan tenaga spesialis dan fasilitas penunjang. Secara keseluruhan, tenaga medis di Kabupaten Ende menunjukkan kesiapan pada tingkat individu, tetapi kesiapan sistem dan dukungan kelembagaan masih perlu diperkuat agar pendirian rumah sakit swasta dapat berjalan optimal.

References

Afandi, S. H. (2024). Peningkatan Kualitas Pembelajaran Melalui Kompetensi Literasi Digital Dan Continuing Professional Development (Cpd)(Analisis Sequential Explanatory Pada Guru Mts. Negeri 5 Tangerang). Institut PTIQ Jakarta.

Amalia, S. (2019). Kajian kelayakan rumah sakit dengan pendekatan capital budgeting (Tesis tidak dipublikasikan). Universitas Hassanuddin, Makassar.

Bani, P., & Anggiani, S. (2024). Pengaruh Budaya Organisasi terhadap Keterlibatan Tenaga Kesehatan dan Dampaknya pada Kinerja Rumah Sakit: Tinjauan Literatur tentang Tren dan Praktik Terkini. Jurnal Pendidikan Indonesia, 5(12).

Djati, S. P. (Ed. ). (2023). Manajemen Strategis dalam Pelayanan Kesehatan Masyarakat. Indonesia Emas Group.

Elungan, A. N., & Tjenreng, M. B. Z. (2025). Government Policy in Health Services: Kebijakan Pemerintah dalam Pelayanan Kesehatan. Scientific Journal of Reflection: Economic, Accounting, Management and Business, 8(1), 170–177.

Febrianti, I. (2022). Analisis Manajemen Sumber Daya Manusia Kesehatan Terhadap Kualitas Pelayanan Kesehatan di Indonesia. Journal Research Gate.

Kemenkes RI. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 33 Tahun 2019 mengenai Registrasi Tenaga Kesehatan. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kurniawan, F., & Ibu, S. P. (2023). Sistem Kesehatan Masyarakat (Ilmu Keseh).

Marques, R., Almeida, D., & Lopes, P. (2021). Decision-making model for private hospital investment. Health Economics Review, 11(4), 301–320.

Nahl, S. A. Z. A., & Yusuf, H. (2024). Aspek Hukum Administrasi dalam Penyelenggaran Praktik Kedokteran Berdasarkan UU No. 29 Tahun 2004. Jurnal Intelek Insan Cendekia, 1(9), 4988–5007.

Pomeo, W. R. R., & Winarti, E. (2024). Dinamika Implementasi Kebijakan Penempatan Tenaga Kesehatan di Daerah Terpencil: Tantangan dan Realitas Lapangan. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(1), 2309–2329.

Sabuhari, R., & Arilaha, M. A. (2025). Fleksibilitas dan kompetensi sumber daya manusia sebagai pendorong kinerja karyawan. Kamiya Jaya Aquatic.

Sadeghi, M., Bahrami, H., & Hashemi, A. (2020). Public-private partnerships in Iranian hospital development. Iranian Journal of Public Health, 49(4), 720–732.

Sapulette, R. A., Rengifurwarin, Z. A., & Bahasoan, A. (2025). Analisis Efektivitas Pelayanan Kesehatan Pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Masohi Kabupaten Maluku Tengah. Jurnal Ilmiah Global Education, 6(4), 2547–2559.

Von Bertalanffy, L., Rapaport, A., & (Eds.). (1956). General systems: Yearbook of the Society for the Advancement of General Systems Theory. I.

WHO. (2021). Human resources for health framework. WHO Press.

Yochanan, E., Hardhienata, H. S., & Suhardi, H. E. (2024). Kualitas Layanan Dosen Pendidikan di Perguruan Tinggi: Motivasi Kerja, Efektifitas Pelatihan, Komitmen Profesi dan Pemberdayaan Tenaga Pendidik. Mega Press Nusantara.

Downloads

Published

2026-03-24

Issue

Section

Articles