ASUHAN GIZI DAN MODIFIKASI DIET SNACK BAKSO AYAM DAN WORTEL UNTUK ANAK GIZI KURANG DAN STUNTING PASIEN RAWAT JALAN RSD DR. SOEBANDI JEMBER

Authors

  • Aida Naabighotul Ummah Poltekkes Kemenkes Malang
  • Etik Sulistyowati Profesi Gizi, Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Kota Malang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.53885

Keywords:

bakso, modifikasi diet, snack, stunting

Abstract

Masalah kesehatan yang terjadi pada balita salah satunya adalah kejadian stunting. Stunting merupakan proses komulatif yang disebabkan oleh salah satunya kekurangan zat gizi. Kekurangan gizi adalah faktor utama penyebab stunting pada anak. Salah satu cara untuk mengatasi balita stunting yaitu dengan pemenuhan asupan tinggi energi tinggi protein, sehingga memelurkan modifikasi diet yang tidak hanya disesuaikan dengan kebutuhan energi, tetapi perilaku orang tua. Laporan kasus ini bertujuan mendeskripsikan diet tinggi energi tinggi protein 1500 kkal pada pasien anak gizi kurang dan stunting melalui pendekatan asuhan gizi terstandar berbasis homecare. Subjek adalah pasien balita usia 42 bulan. Intervensi yang diberikan yaitu pemberian makanan tambahan kudapan bakso ayam wortel 225 kkal atau 25% dari kalori, penerapan diet TETP 1500 kkal, edukasi gizi orang tua, pre-post test kepatuhan, dan kuesioner kepatuhan diet. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan orang tua dari skor 2 menjadi 4. Asupan energi, protein, lemak, dan karbohidrat menunjukkan peningkatan sesuai kebutuhan. Modifikasi diet TETP 1500 kkal disertai dengan pemberian makanan tambahan berupa kudapan bakso ayam wortel, edukasi gizi, dan contoh menu diet TETP efektif meningkatkan penerapan diet dan kepatuhan orang tua.

References

Afrinis, N., Virgo, G., & Kumala, D. (2021). Perbedaan Konsumsi Energi Dan Protein Balita Stunting Di Pedesaan Dan Perkotaan. PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(2), 1297-1302.

Ayuningtyas, A., Simbolon, D., & Rizal, A. (2018). Asupan zat gizi makro dan mikro terhadap kejadian stunting pada balita. Jurnal Kesehatan, 9(3), 445-450.

Dhaifina, D. (2019). Penanganan Balita Stunting Oleh Orangtua the Overview of Parents Treatment on Stunting Toddlers. JIM FKep, IV (1), 142-148.

Ernawati, A. (2020). Gambaran penyebab balita stunting di desa lokus stunting Kabupaten Pati. Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan Dan IPTEK, 16(2), 77-94.

Haryanto, A. E. P., Purnami, S. W., & Purnomo, J. D. T. Efektivitas Pemberian Asupan Makanan Pada Balita Untuk Menurunkan Persentase Terjadinya Stunting di Indonesia: Analisis Meta. MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA, 24(1), 65-70.

Sofiyatin, R. (2022). Makanan Selingan Berbasis Pangan Lokal Untuk Anak Usia 3-5 Tahun Dalam Upaya Pencegahan Stunting. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo, 3(2), 11-15.

Downloads

Published

2026-03-29

Issue

Section

Articles