ANALISIS PENERAPAN TERAPI AKUPUNTUR PADA PASIEN PARESTESIA DI KLINIK DAWAN USADHA KLUNGKUNG

Authors

  • Ni Luh Putu Arderima Chintyana Putri Program Studi Profesi Ners, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Buleleng
  • Putu Indah Sintya Dewi Program Studi Profesi Ners, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Buleleng
  • Ni Putu Diah Ayu Rusmeni Program Studi Profesi Ners, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Buleleng

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.53852

Keywords:

akupuntur, nyeri akut, parestesia

Abstract

Parestesia merupakan gangguan sensorik yang ditandai dengan keluhan kesemutan, rasa baal, dan nyeri, yang dapat menurunkan kenyamanan serta kualitas hidup penderitanya. Kondisi ini sering menimbulkan ketidaknyamanan dalam aktivitas sehari-hari, terutama apabila keluhan berlangsung secara persisten. Salah satu pendekatan nonfarmakologis yang dapat digunakan sebagai terapi komplementer adalah akupunktur. Terapi akupunktur bekerja melalui stimulasi titik-titik meridian tertentu yang berperan dalam modulasi nyeri, peningkatan sirkulasi darah, serta perbaikan fungsi sensorik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis asuhan keperawatan pada pasien parestesia dengan penerapan inovasi terapi akupunktur di Klinik Dawan Usadha Kabupaten Klungkung. Subjek penelitian adalah seorang klien laki-laki berusia 56 tahun yang mengeluhkan nyeri dan kesemutan pada ujung jari tangan dengan skala nyeri 4, terutama dirasakan pada malam hari. Hasil pemeriksaan fisik menunjukkan kondisi dalam batas normal. Intervensi keperawatan yang diberikan berupa terapi akupunktur pada titik L12 dan S12 sebagai bentuk manajemen nyeri nonfarmakologis. Pelaksanaan terapi dilakukan selama kurang lebih 30 menit. Setelah pemberian terapi, terjadi penurunan skala nyeri menjadi 2, klien tampak lebih nyaman, dan tidak ditemukan tanda-tanda inflamasi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terapi akupunktur efektif dalam membantu menurunkan intensitas nyeri pada kasus parestesia. Dengan demikian, terapi akupunktur dapat dipertimbangkan sebagai intervensi komplementer dalam praktik keperawatan untuk meningkatkan kenyamanan pasien, mengurangi ketergantungan terhadap terapi farmakologis, serta mendukung penerapan asuhan keperawatan yang bersifat holistik.

References

Aminuddin, A. (2020). Efek Penurunan Tekanan Darah Setelah Terapi Akupunktur.

Arneliwati, A. (2020). Efektivitas Terapi Akupresur pada Gangguan Neurologis.

Cao, M., & Zhang, Z. (2023). Adjuvant music therapy for patients with hypertension: a meta-analysis and systematic review. BMC Complementary Medicine and Therapies, 23(1), 110. https://doi.org/10.1186/s12906-023-03929-6

Dinkes Buleleng. (2025). Profil Kesehatan Buleleng Tahun 2024.

Dória, R. M., Dutra, C. R., Queiroz, G. R. de, & Pereira, C. M. (2023). Estudo das terapias para parestesia em região de cabeça e pescoço: revisão de literatura. Revista JRG de Estudos Acadêmicos, 6(13), 1932–1942. https://doi.org/10.55892/jrg.v6i13.778

Ebenezer, G. J., Chen, L., & O’Brien, P. (2021). Pathophysiology Of Diabetic Neuropathy. Current Opinion In Neurology, 34(5), 697–706.

Handaru Wardoyo, S., & Badri, S. (2024). Pengaruh Terapi Akupunktur Terhadap Perubahan Skala Nyeri Pada Kasus Nyeri Bahu dan Nyeri Pinggang. JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa, 3(1), 31–37. https://doi.org/10.57218/jkj.Vol3.Iss1.1080

Handayani, D., Handayani, Y., & Rukiah, N. (2025). Keefektifan Terapi Akupuntur Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Penderita Low Back Pain Di Poliklinik RSU Bunda Jakarta Tahun 2024. IIC: JURNAL INTELEK INSAN CENDIKIA. https://jicnusantara.com/index.php/jiic

Huang, X., Li, Q., & Sun, Y. (2021). Clinical characteristics and management of paresthesia in peripheral neuropathy. Journal of Neurological Disorders, 28(3), 112–120.

Ningtyas, L. A. W., & Astiti, N. K. E. (2024). Efektivitas Metode Terapi Akupunktur dan Aurikular Akupunktur pada Penurunan Nyeri Disminore Primer. ARTERI : Jurnal Ilmu Kesehatan, 6(1), 25–30. https://doi.org/10.37148/arteri.v6i1.502

Pertiwi, R., & Maryati, H. (2022). Terapi Komplementer Akupresur dan Akupunktur pada Masalah Kesehatan.

Sembiring, R. (2022). Pengaruh Stimulasi Titik Saraf terhadap Perubahan Keluhan Sensorik pada Pasien Neuropati.

Sholihah, I. A., Widyastari, S., Hastuti, W. E., Akupunktur, J., Surakarta, K., Sutoyo, J. L., Jebres, M., & Korespondensi, S. (2021). Pengaruh Terapi Akupunktur dan Akupresur terhadap Penurunan Tingkat Nyeri pada Penderita Nyeri Tungkai Bawah di Dukuh Duwetan. PLACENTUM Jurnal Ilmiah Kesehatan Dan Aplikasinya, 9(2), 2021.

Sucipto, D. (2023). Manfaat Terapi Akupunktur dalam Meningkatkan Sirkulasi dan Mengurangi Nyeri.

Sukmadi, R. (2021). Mekanisme Akupresur dan Akupunktur terhadap Sistem Saraf dan Sirkulasi.

Downloads

Published

2026-03-30

Issue

Section

Articles